Polisi Amankan 4 Kg Ganja, Napi Disebut Kontrol Peredaran dari Lapas


Kamis, 17 Mei 2018 - 12:01:15 WIB
Polisi Amankan 4 Kg Ganja, Napi Disebut Kontrol Peredaran dari Lapas Jajaran Polresta Pariaman merilis hasil pengunkapan kasus peredaran ganja yang dikendalikan dari Lapas, Rabu (16/5). Chairul

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Satnarkoba Polres Kota Pariaman berhasil menangkap pengedar empat pengedar narkotika jenis ganja. Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita 4 Kg ganja kering siap pakai. Hebatnya, dari penelusuran petugas, peredaran ganja tersebut dikendalikan dari Lapas Klas IIB Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan didampingi Kabag Ops Polres Pariaman dalam keterangan persnya mengatakan, lima tersangka yang diamakan merupakan jaringan berbeda. Setidaknya 4 kg narkotika jenis ganja, 2, 48 gram narkotika jenis shabu, uang tunai dan beberapa unit telepon genggam ikut diamankan dari kelima tersangka.

Baca Juga : Astaga! Akibat Virus Corona Covid-19, Pria Ini Ereksi 3 Jam dan Meninggal Dunia

Satu orang tersangka yang diamakan yakni DS, 40 tahun, warga Kelurahan Kampung Pondok Kota Pariaman. DS diamankan dalam kasus kepemilikan narkoba jenis shabu pada Sabtu (12/5) pukul 20.00 WIB. Dari tersangka, polisi mendapati narkoba jenis shabu-shabu seberat 2,48 gram yang disembunyikan dalam kotak permen merek Pagoda.

"Tersangka DS kita kenakan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," ujarnya.

Baca Juga : Longgarkan Karantina Covid-19, Israel Mulai Buka Restoran

Dalam kegiatan ciptakondisi itu, personil yang tergabung dalam tim 3CN Pegasus Polres Pariaman juga mengamankan 4 orang jaringan narkoba lintas provinsi yang kerap beroperasi di sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Penangkapan hanya berselang 1 hari setelah dilakukannya penangkapan terhadap tersangka DS.

Pengungkapan jaringan narkoba jenis ganja tersebut didasarkan informasi dari masyarakat. Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Tepat pada Minggu (13/5) pukul 23.00 WIB, satu orang tersangka, yakni RP, 21 tahun, berhasil diamankan petugas di rumahnya di Kelurahan Kampung Pondok, Pariaman Tengah, Kota Pariaman.

Baca Juga : Menlu China Nyatakan Serius Bantu Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN

Dari tersangka RP, diamankan barang bukti berupa narkoba jenis ganja kering yang disimpan dalam gulungan plastik dan beberapa paket kecil yang disimpan dalam kotak rokok.

Pengembangan pun terus dilakukan. Berjarak 15 menit, tepatnya pukul 23.15 WIB, tersangka kedua yakni IA, 23 tahun, warga Kelurahan Jalan Baru Kota Pariaman berhasil ditangkap. Beberapa barang bukti berupa uang Rp250.000 yang diduga hasil penjualan narkoba dan 2 unit hp diamankan.

Baca Juga : Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web

Dari penyidikan terhadap tersangka, diketahui IA merupakan penjemput paket 15 kg ganja yang diturunkan di Simpang Apar. Sisa paket ganja 5 kg dijual kepada tersangka lain, DTP, 30 tahun warga Kampung Baru Kota Pariaman yang melakukan transaksi di Gor Karan Aur Pariaman.

"IA ini berperan sebagai penjemput paket ganja seberat 15 kg. 10 kg dia pecah dan kirim ke daerah Solok, sedangkan 5 kg sisa dijual ke tersangka DTP. Namun dalam penggeledahan terhadap tersangka DTP, ternyata paket tersebut disimpan oleh tersangka lain yakni FAI. Namun dari tersangka FAI kita hanya menemukan 4 kg yang dibagi dalam 4 paket. 1 paket telah diturunkan di dekat Rumah Sakit TMC Pariaman," terang AKBP Andry.

Menurut AKBP Andry, hasil pemeriksaan pada empat orang tersangka, jaringan narkoba jenis ganja tersebut dikendalikan dari dalam Lapas Klas IIB Pariaman. Dari pengakuan tersangka, mereka hanya mengikuti instruksi pengambilan paket dan pembuatan dari salah seorang narapidana di Lapas Klas IIB Pariaman.

Kini seluruh tersangka dipastikan akan menghabiskan Ramadan dan berlebaran di balik jeruji besi Polres Pariaman. (h/rul)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]