Gawat, Anak 13 Tahun Sodomi Temannya di Padang, Korbannya Belasan


Selasa, 22 Mei 2018 - 11:01:36 WIB
Gawat, Anak 13 Tahun Sodomi Temannya di Padang, Korbannya Belasan Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN – Warga Puruih, Kecamatan Padang Barat, Padang dihebohkan dengan kasus sodomi berantai yang dilakukan anak di bawah umur. Belasan anak diduga jadi korban predator seks. Mirisnya, prilaku menyimpang ini “menular”, dan terjadi secara berkelanjutan. Korbannya adalah anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Prilaku ini terungkap setelah ada orangtua yang merasa ada yang janggal dengan prilaku anaknya ketika bermain. Sang anak memperagakan perbuatan seolah-olah sedang melakukan sodomi. Setelah ditelusuri, rupanya sang anak jadi korban praktik seks menyimpang, dan memiliki keinginan pula untuk melakukannya pada anak-anak lain.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

Kasus ini lalu dilaporkan ke polisi, dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polresta Padang.

“Memang, sekarang sedang ada penyelidikan kasus seks menyimpang yang terjadi di lingkungan Puruih. Korban dan terduga pelakunya anak-anak bawah umur. Kasus ini sedang ditangani secara khusus,” terang Kapolresta Padang, AKBP Yulmar Tri Himawan, Senin (21/5).

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

Dijelaskan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polresta Padang, Iptu Rozsa Irwandi, sejauh ini, ada tiga anak yang sedang diselidiki perbuatannya. Satu orang dengan inisial MK (13), diduga sebagai pelaku sodomi. Sedangkan korbannya adalah GM (10) dan ND (6). Perbuatan itu dilakukan di bawah jembatan di kawasan Padang Barat.

“Dua korban diduga telah berulang kali di sodomi oleh pelaku. Kemungkinan korbannya tidak hanya dua, tapi masih ada yang lain,” ungkap Rozsa.

Baca Juga : Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

Dalam pemeriksaan, dijelaskan Iptu Rozsa Irwandi, MK rupanya juga pernah menjadi korban sodomi dari lelaki lain.

“Sehingga perilaku menyimpang tersebut menular. Satu persatu diantara mereka yang ada dalam kelompok anak-anak sepermainan di lingkungan tempat tinggalnya, melakukan hal yang sama secara berantai. Para korban disodomi ketika sedang bermain bersama-sama. Ada kemungkinan awalnya mereka coba-coba karena sudah pernah menjadi korban. Dalam penanganan kasus ini korban maupun pelaku akan diberikan pendamping,” tutur Kanit PPA.

Baca Juga : Pemerintahan Joe Biden Tuding Putra Raja Salman Dalang Pembunuhan Jurnalis AS

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]