Berani Tampil, Siswa SMA 4 Padang Terima Netbook Presiden


Selasa, 22 Mei 2018 - 11:14:37 WIB
Berani Tampil, Siswa SMA 4 Padang Terima Netbook Presiden Diyon Darmawan

Laporan : Yesi Deswita

Dikenal sebagai siswa yang aktif berorganisasi dan selalu mendapat peringkat 10 besar di sekolahnya, anak dari pedagang ikan itu mendapatkan sebuah netbook setelah berani menjawab pertanyaan dari Presiden Indonesia Joko Widodo.

Baca Juga : Pendaftaran Mahasiswa Baru Politeknik ATI Padang Melalui Jarvis Prestasi Dibuka Sampai 31 Maret, Ini Syaratnya

Diyon Darmawan namanya, salah seorang dari 3 siswa yang memperoleh netbook langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo saat peresmian Kereta Api Bandara di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (21/5). Siswa Kelas 8 IPS di SMAN 4 Padang ini mengatakan dirinya bersama dua orang siswa lain, yang berasal dari SMA N 15 dan SMAN 9 Padang mendapatkan mendapatkan hadiah netbook dari Jokowi setelah berani mengutarakan cita-cita nya di hadapan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Saya cuma berani saja saat ditanya cita-cita. Siswa dari SMAN 15 jawab ingin jadi presiden, sedangkan yang dari SMAN 9 ingin jadi Menteri Keuangan. Saya jawab ingin jadi TNI AD," imbuhnya.

Baca Juga : Inspiring Webinar, Telkomsel Dorong Pertumbuhan Digipreneur Mahasiswa dan Pelajar di Sumatra 

Anak ke-10 dari 12 bersaudara itu menyatakan rasa senangnya kepada Haluan dengan senyum sumringah yang terus menguntai di wajahnya. "Alhamdulillah. Saya sangat senang. Baru kali ini dapat hadiah sebesar ini. Sangat berharga untuk saya dan akan saya pergunakan dengan sebaik-baiknya. Orang tuapun juga sangat senang," tukasnya.

Diyon pun menuturkan awal mula kehadirannya pada peresmian tersebut.

Baca Juga : Wikan Sakarinto: Utamakan Passion Anak, Jangan Persoalkan S1 dan D4

 "Peresmian tersebut mengundang seluruh ketua OSIS se-Sumatera Barat beserta masing-masing dua orang perwakilannya. Kebetulan saya merupakan anggota OSIS Bidang Keagamaan di SMAN 4 Padang sehingga hadir pada peresmian tersebut," sambungnya.
Ia menceritakan bahwa telah hadir dari pukul 07.00
WIB bersama utusan sekolahnya. Pukul 09.20 barulah Jokowi datang dan kurang dari jam 11.00 WIB kereta yang dinaiki Jokowi tersebut akhirnya sampai di Simpang Haru.

Remaja kelahiran 15 Juni 1999 ini mengaku banyak mengikuti organisasi lah yang membuatnya berani berbicara di depan khalayak ramai.

Baca Juga : Sepekan Pembelajaran Tatap Muka di Palalawan, Dikbud: Aman

Diyon banyak ikut organisasi. Diantaranya OSIS, Forum OSIS Kota Padang, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Assalam Sumbar, ITP (Indonesia Tanpa Pacaran), Relawan Padang Peduli Bencana (RP2B), dan masih banyak lagi. Mungkin karena itu berani ngomong tadi," tutupnya. (*)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]