Sejumlah Takjil Diduga Kandung Boraks


Rabu, 23 Mei 2018 - 12:23:13 WIB
Sejumlah Takjil Diduga Kandung Boraks Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang saat ini tengah melakukan intensifikasi pengawasan pangan yang akan berlangsung selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1439 H. Sasarannya adalah produk-produk illegal, kedaluwarsa, serta yang dianggap melanggar ketentuan.

Untuk itu, sejak 18 Mei yang lalu BBPOM berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang telah melakukan sidak ke sejumlah pasar atau tempat-tempat yang menjual penganan berbuka puasa (takjil). Dari hasil sidak tersebut ditemukan sejumlah takjil yang dicurigai mengandung zat-zat berbahaya.

Baca Juga : Museum Raja Ali Haji, Sumber Ilmu Generasi Milenial

“Di Pasar Kuranji dan Nanggalo ditemukan kerupuk nasi yang diduga mengandung boraks. Namun untuk kepastiannya, kita masih harus menunggu hasil dari laboratorium,” ujar Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri kepada Haluan, Selasa (22/5).

Martin mengatakan bahwa kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun. Selain menjelang Ramadan dan Idul Fitri, intensifikasi pengawasan pangan juga dilakukan menjelang hari-hari besar lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga : Para Ulama Besar Terdahulu juga Pernah Ditangkap Penguasa Zalim, Begini Kisahnya

“Kalau untuk Natal dan Lebaran kita lebih fokus ke produk-produk parsel yang masa kedaluwarsanya pendek. Masyarakat kan biasanya membuka parsel itu 10 atau 15 hari pasca Lebaran. Takutnya kalau masa kedaluwarsanya pendek, produk yang bersangkutan akan keburu kedaluwarsa sebelum sempat dibuka,” ucapnya.

Bagi mereka yang tertangkap basah memproduksi atau memasarkan produk-produk yang menyalahi aturan, maka akan diberi peringatan. Namun jika terdapat unsur-unsur pidana di dalamnya, kata Martin, kasus yang bersangkutan akan segera dilimpahkan ke pihak yang lebih berwenang.

Baca Juga : Irwandi Dt. Batujuah Letakkan Standar Baru Etika Politik di Bukittinggi

Terakhir, Martin menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumbar untuk menjadi konsumen yang cerdas. “Gunakan aplikasi Ceklik. Cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek tanggal kedaluwarsa. Jangan teperdaya dengan harga murah. Jangan teperdaya MLM online yang belum terjamin keamanan produknya,” pungkasnya. (h/mg-dan)

 

Baca Juga : Tak Menyerah pada Pandemi Covid-19, Penghasilan Jutaan Rupiah Diraup Penjual Tanaman

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]