Setelah Meliput Tim Safari Ramadan di Sawahlunto, Motor Wartawan Padek Raib


Rabu, 23 Mei 2018 - 21:14:36 WIB
Setelah Meliput Tim Safari Ramadan di Sawahlunto, Motor Wartawan Padek Raib Korban, Herman Herry Wartawan Padeks Biro Sawahlunto saat melaporkan sepeda motornya yang hilang usai mendampingi TSR ke maPolsek Barangin, Selasa (22/5) malam. Ist

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM--Satu unit sepeda motor wartawan Padang Ekspres biro Sawahlunto hilang dicuri saat meliput acara Tim Safari Ramadan Kota Sawahlunto 2018. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Masjid Nurul Huda, Kelurahan Durian I, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Selasa (22/5) malam.

Korban Herman Herry (64) baru menyadari sepeda motornya hilang setelah selesainya acara Tim II Safari Ramadan Kota Sawahlunto yang dipimpin oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto Adi Ikhtibar.

Baca Juga : Bersiap Edarkan Puluhan Pil Ekstasi, Pria RS Keburu Tertangkap

"Saya baru mengetahui setelah acara tim ramadan selesai sekitar pukul 21.50 WIB," kata Herry biasa ia disapa.

Herry melanjutkan, ada beberapa  sepeda motor yang terparkir saat meletakkan sepeda motornya di lapangan parkir masjid. Namun, usai kegiatan safarai ramadhan, motornya yang bermerek Yamaha Mio dengan Nomor polisi BA 6362 JG tidak berada di tempat.

Baca Juga : Tiga Hari Tenggelam di Laut, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas

"Ada sekitar 15 sepeda motor yang terparkir di sebelah motor saya waktu itu. Setelah acara bubar saya tidak menemukan motor yang saya parkir ditempat semula, namun helm saya ada disekitar parkiran itu," lanjutnya.

Atas kejadian itu, Herman Herry melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Barangin, Kota Sawahlunto.

Baca Juga : Duh Kasihan, Lima Anak Ini Keracunan Makanan di Pesta Ulang Tahun

Kapolsek Barangin Iptu Dani Salam membenarkan, terjadinya kehilangan sepeda motor yang berlokasi di Masjid Nurul Fallah Pasar Baru Kelurahan Durian I.

"Korban melapor 2 jam setelah kejadian, sehingga menyulitkan anggota untuk langsung turun," ujar Kapolsek.

Baca Juga : Seorang Pria Terjatuh Saat Mendaki Gunung Merapi

Dari keterangan saksi, korban dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui bahwa motor korban kunci pengaman stangnya tida berfungsi atau dol, sehingga kunci apa saja bisa masuk dan bisa menghidupkan mesin motor dan diketahui ada gerak gerik mencurigakan dari seseorang yang menggunakan tutup kepala dan muka atau sebo.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, kalau bisa kendaraan diberi kunci tambahan. Kita akan terus melakukan penyelidikan serta upaya melakukan pencarian," ungkapnya.(h/rki)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]