Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Pessel Kena OTT


Kamis, 24 Mei 2018 - 19:43:39 WIB
Oknum Pejabat Dinas Pendidikan Pessel Kena OTT  Kejari Pessel, Yeni Puspita didampingi, Kacab Jari Balaiselasa, Dede Setiawan, Kasi Intel Kejari Pessel, M Miftah Winata, saat memperlihatkan barang bukti berupa uang di ruang Kejari Pessel. Kamis (25/5).

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, melakukan Operasi Tangkap Tangan  (OTT) terhadap seorang oknum pejabat eselon IV pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, pada Rabu (23/5), sekira pukul 17.30 di depan SDN 03 Silaut. 

Kepala Kejari Pessel, Yeni Puspita didampingi Kepala Cabang Kejaksaan Balai Selasa, Dede Setiawan dan Kasi Intel M. Miftah Winata mengatakan, melalui OTT tersebut, pihaknya telah mengamankan barang bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 3.300.000.   

"Karena gerak gerik oknum pejabat dengan inisial N cukup mencurigkan, sehingga Kacab Jari Balaiselasa, bersama lima anggotanya membuntuti mobil Inova warna hitam yang ditumpangi N saat itu. Diketahui N bersama dua stafnya mendatangi sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. Setiap sekolah yang didatangi tersebut, dicurigai ada semacam pungutan yang dilakukan," sebutnya kepada Wartawan di Painan. Kamis (24/5).

"Agar tidak kehilangan jejak, maka dilakukan pemberhentian mobil dengan cara dipepet. Tepatnya di depan SDN 03 Silaut. Setelah dilakukan geledah, ternyata didapatkan BB berupa uang pada laci pintu mobil sebelah kiri dengan total Rp 3.300.000. Uang itu berasal dari sepuluh amplop, dengan masing-masing amplop tertulis nama sekolah yang didatangi. Isinya beragam, mulai dari Rp 200 ribu, hingga Rp 500 ribu," jelasnya. 

Dikatakannya, terkait OTT tersebut, pihaknya belum menyebutkan apa motifnya dan siapa tersangkanya, sebab masih dalam tahap pendalaman. 

"Saat ini kita dari pihak Kejaksaan masih melakukan pendalaman. Saat ini oknum yang diamankan masih dimintai keterangan," katanya. 

Ia mengatakan, dikarenakan oknum N bersama dua staf lainnya masih berstatus dimintai keterangan, sehingga pihak Kejaksaan belum melakukan penahanan terhadap mereka.

"Penahanan tidak kita lakukan, karena oknum N bersama dua staf yang juga ASN masih dalam tahap dimintai keterangan. Siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, itu tergantung dari pengembangan dan keterangan-keterangan saksi nantinya," tambah Kacab Jari Balaiselasa Dede Setiawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Zulkifli melalui Sekretaris, Suhendri ketika dihubungi Wartawan di Painan, menyampaikan bahwa sebagai jajaran pimpinan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, pihaknya menghargai proses hukum sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. 

"Diharapkan ini menjadi pembelajaran bagi ASN dan aparatur lainya supaya tidak bermain-main dengan hukum. Apa lagi sampai melakukan perbuatan yang melanggar sebagai mana indikasi yang dilakukan oleh salah seorang oknum pejabat dengan inisial N tersebut," katanya.(h/kis)

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM