Kue Rose Siap Layani Permintaan Kue Lebaran


Rabu, 30 Mei 2018 - 14:03:24 WIB
Kue Rose Siap Layani Permintaan Kue Lebaran Kue khas lebaran dari Rose siap layani permintaan di selama lebaran di tokonya di di Jalan H.O.S. Tjokroaminoto Nomor 75, Padang, Selasa (29/5). Atviarni

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Lebaran hampir tiba. Saat berburu tabungan kue Lebaran sudah datang. Menjelang Lebaran, salah satu merek kue yang selalu dicari sejak lebih dari 50 tahun lalu di Padang adalah Kue Rose.

Pemilik Kue Rose, Roslaini, serta putrinya, Merry, Janita, dan Linda, sudah menyiapkan kue-kue khas Lebaran produksi mereka. Mereka memproduksi sekitar sepuluh jenis kue kering andalan setiap hari, antara lain, kue semprit, kacang tumbuk, kue benang, kue dahlia, nastar, keju, skippy, cornflakes, spekulas, dan kue koya. 

Baca Juga : Museum Raja Ali Haji, Sumber Ilmu Generasi Milenial

Tempat produksi sekaligus pemasaran Kue Rose di Jalan H.O.S. Tjokroaminoto Nomor 75 sejak awal Ramadan sudah siap melayani pelanggan setianya. Di tempat tersebut, kesibukan terlihat sejak 09.00—20.00. Pelanggan datang silih berganti memasuki toko itu.

“Sudah lebih dari 50 tahun, saya selalu membuat kue kering ini. Momentum yang paling besar adalah untuk Idulfitri,” kata Roslaini ke Haluan, Minggu (27/5). Perempuan yang masih terlihat awet muda pada usia lebih dari 80 tahun itu tetap gesit mengawal proses pembuatan kue dari awal hingga selesai pengepakan (packing).

Baca Juga : Para Ulama Besar Terdahulu juga Pernah Ditangkap Penguasa Zalim, Begini Kisahnya

“Beginilah kesibukan kami dari awal puasa hingga akhir Ramadan: mengawal semua proses pembuatan kue hingga penjualannya. Semuanya demi menjaga kualitas dan memberikan hasil terbaik buat para pelanggan kami,” ucapnya.

Cita rasa kue yang lezat, gurih, dan renyah menjadi daya tarik Kue Rose sejak awal diproduksi. Pembakaran kue dengan panas yang sempurna dari oven batu membuat Kue Rose awet hingga beberapa bulan jika kemasannya belum dibuka.

Baca Juga : Irwandi Dt. Batujuah Letakkan Standar Baru Etika Politik di Bukittinggi

Merry, putri Roslaini, menginformasikan, setiap hari pada Ramadan ini, mereka memproduksi sekitar 150—200 kg kue kering dengan harga jual sebesar Rp55.000 sampai dengan Rp130.000 per pak.

“Harga yang kami patok terbilang standar untuk jenis kue Lebaran. Kualitasnya tetap kami perhatikan. Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas dan sangat menjaga higienis produk. Yang terpenting, semua bahan yang digunakan halal,” tutur Merry yang kini dibantu sekitar 15 pekerja dari lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : Tak Menyerah pada Pandemi Covid-19, Penghasilan Jutaan Rupiah Diraup Penjual Tanaman

Mengenai pemasaran, Linda mengatakan, mereka juga memasarkan Kue Rose ke berbagai toko kelontong serta oleh-oleh khas Padang, misalnya Toko Ayu, Christine Hakim, Tiki (Jl. Nipah), Sherly, Nan Salero, Toko Ida, dan Toko On.

Santi, pelanggan Kue Rose, mengutarakan, ia mengenal Kue Rose sejak kecil. Keluarganya tiap tahun selalu membeli Kue Rose sebagai kue Lebaran di rumah.

“Mulai dari mama, kemudian saya, dan sekarang anak-anak saya, sangat menyukai kue Rose. Ini kue wajib keluarga kami,” ujarnya. (h/atv)

Teks foto: KUE ROSE—Pelanggan membeli Kue Rose di tempat produksi kue tersebut, Jalan H.O.S. Tjokroaminoto Nomor 75 Padang, Minggu (27/5). Setiap hari pada Ramadan ini, Kue Rose memproduksi sekitar 150—200 kg kue kering. ATVIARNI

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]