Mahasiswi Asal Sumbar Wafat di Kairo


Senin, 11 Juni 2018 - 15:53:35 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Mahasiswi Asal Sumbar Wafat di Kairo Mahasiswi asal Pasaman Barat, Fatimah Darsan Abdul Malik yang sedang menuntut ilmu di Fakultas Syariah, Universitas Al Azhar, dikabarkan meninggal dunia usai ditabrak mobil di kawasan Hay Sabi, Kairo, Mesir Sabtu (9/6) (Foto PPMI Mesir)

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Mahasiswi asal Pasaman Barat, Fatimah Darsan Abdul Malik yang sedang menuntut ilmu di Fakultas Syariah, Universitas Al Azhar, dikabarkan meninggal dunia usai ditabrak mobil di kawasan Hay Sabi, Kairo, Mesir Sabtu (9/6) malam waktu setempat. Kini, jasad Fatimah sedang dalam proses pengurusan untuk diterbangkan ke Tanah Air.

Mahasiswi semester empat tersebut tertabrak mobil sedan abu-abu sesaat setelah turun dari bus tidak jauh dari Masjid Ibadurrahman. Dia sempat tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Ta'min Sihhiy-Rab'ah. Namun karena luka yang cukup parah, Fatimah menghembuskan nafas terakhirnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, Ardy Manda Putra, membenarkan informasi kecelakaan yang menimpa anggotanya. Peristiwa ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian lokal. Sampai berita ini diturunkan, pihak PPMI Mesir bersama KBRI Kairo masih berada di Kantor Polisi guna memberikan informasi dan menngantar saksi untuk keterangan lebih lanjut.

"Saat ini, kami masih mengantar saksi untuk terlibat. Kami belum bisa berbicara lebih jauh takutnya salah informasi," ujar Ardy dikutip dari RRI.co.id.

Sementara pihak KBRI Kairo saat dikonfirmasi mengaku masih belum dapat memberikan keterangan resmi. Pihak KBRI menjanjikan akan memberikan keterangan segera, setelah menghimpun semua data dan informasi yang diperlukan. "Pihak KBRI sudah turun untuk menindaklanjuti. Sementara itu yang bisa kami sampaikan. Perkembangan selanjutnya akan kami kabarkan segera," terang Pensosbud KBRI Kairo, Arum Primasty.

Sementara itu, Ketua Kesepakatan Mahasiswa Minang (KMM) Mesir, Abdul Rahman Taufik menyebutkan, persoalan ini sedang ditangani aparat berwajib.

"Saat ini proses hukum masih berjalan sekitar 50 persen. Untuk saat ini kami belum bisa memberikan informasi secara lebih detail," katanya.

Ia mengatakan, ketika tertabrak mobil, Fatimah berjalan sendiri. Sampai saat ini pihak KBRI dan KMM Mesir masih kesulitan untuk mencari saksi mata.

"Untuk informasi kronologis secara detail akan kami informasikan ketika proses hukum sudah selesai. Namun untuk saat ini kami bisa menginformasikan bahwa ia tertabrak ketika mau menyeberang," ujarnya.

Ia mengutarakan, kecelakaan terjadi pada sabtu malam sekitar pukul 21.00 waktu Kairo. Fatimah menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. "Ketika kami tadi di kantor polisi dan di mahkamah. Diberitahukan informasi bahwa kasus ini sudah berjalan 50 persen dan akan kembali dilanjutkan selesai Lebaran," ujarnya.

Proses penyelenggaraan jenazah akan dilaksanakan pada pukul senin pagi pukul 09.00 waktu Kairo. "Nanti setelah proses hukum selesai, kelanjutan informasi akan diinfokan," ungkapnya.

KMM Mesir bersama KBRI akan mengawal selalu proses hukum ini smpai selesai dan ada kepastian. Ia meminta dan mengimbau kepada mahasiswa-mahasiswa yang lain agar berhati-hati klau di jalan raya. "Fokus kepada keselamatan supaya tidak terjadi lagi korban selanjutnya," ujarnya. (h/mg-mal)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM