Suir Syam: Tahun Politik Rawan Gesekan


Senin, 11 Juni 2018 - 19:55:33 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Suir Syam: Tahun Politik Rawan Gesekan Anggota DPR/ MPR RI, dr H. Suir Syam (tiga kanan), saat menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Nagari Panyalaian X Koto Tanahdatar. IST


Suir Syam: Tahun Politik Rawan Gesekan


PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM-Memasuki tahun politik saat ini, berbagai kerawanan di masyarakat akan turut mengiringinya. Perbedaan-perbedaan kecil terkadang bisa menjadi pemicu terjadinya gesekan-gesekan besar antar kelompok, suku, ras, bahkan antar agama. 

Jika tidak diantisipasi secara bijak dan tepat, kondisi ini dikhawatirkan akan memecah belah persatuan bangsa. "Ditambah lagi dengan kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang terus memburuk, yang membuat negara-negara besar berlomba-lomba untuk menguasai kekayaan kita," ujar anggota DPR/ MPR RI asal Sumbar, dr H Suir Syam M.Kes MMR saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Nagari Panyalaian X. Koto, Kab. Tanahdatar, Kamis.

Sejatinya sebut Suir Syam, perbedaan dan keanekaragaman merupakan salah satu ciri khas yang menjadi aset dan kekayaan bangsa Indonesia, wujud dari kebhinekaan yang harus dijaga dan dipelihara. Disinilah pentingnya pemahaman dan pengaplikasian salah satu pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Bhineka Tunggal Ika. "Saya yakin, hanya dengan memahami dan melaksanakan nilai-nilai empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinnèka Tunggal Ika, kita akan mampu menjaga kekayaan bangsa dan juga merawat kebhinekaan itu," imbuh Suir Syam di hadapan 150 lebih peserta sosialisasi.

Dewan Pembina DPP Partai Gerindra yang duduk di Komisi IX itu mengatakan, para pihak yang berkepentingan di tahun-tahum politik ini, dharapkan bisa mewujudkan demokrasi yang santun dan baik, serta menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan. Dia mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk senantiasa menjadikan empat pilar sebagai pedoman hidup. "Selain kondisi ekonomi yang memburuk, di sisi lain juga tengah marak terjadi aksi teror, adu domba atar ras, suku dan agama. Kondisi ini tentu akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan memecah belah persatuan, sehingga menjadi kesempatan bagi bangsa asing untuk masuk dan menguasai kekayaan bangsa kita," ujarnya.

"Kami yakin, dengan pemahaman empat pilar yang bagus, maka penempatan persatuan bangsa tetap akan ada di atas kepentingan politik," ulasnya. (h/dn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM