JNE Dorong Pengembangan UMKM di Sumatra Barat


Sabtu, 30 Juni 2018 - 17:33:15 WIB
Reporter : Tim Redaksi
JNE Dorong Pengembangan UMKM di Sumatra Barat Ilustrasi. (Net)

 

Oleh Holy Adib

 

Sebagai perusahaan yang beroperasi di Sumatra Barat (Sumbar), JNE tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga berupaya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Perusahaan ekspedisi itu memiliki beberapa program untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pesona

Kepala Cabang Utama JNE Padang, Yusran, mengatakan, pihaknya menyediakan situs khusus pemesanan produk UMKM. Dengan membuat situs pemesanan produk UMKM, JNE mendorong pengembangan UMKM Sumbar dengan berkomitmen mendukung pengiriman produk UMKM.

“Di Sumbar, mulai banyak pelaku UMKM. Pangsa pasarnya baru tercipta. Mereka pasti sudah memasarkan produk di dalam Sumbar. Karena itu, JNE membantu pengembangan produk mereka dengan menyediakan situs pemesanan produk UMKM agar produknya dipasarkan di luar Sumbar,” ujarnya di Kantor Cabang Utama JNE Padang, Jalan Nipah Nomor 42C, baru-baru ini.

Yusran mengutarakan, JNE mewadahi produk UMKM, khususnya makanan, dalam program Pesona, akronim dari pesanan oleh-oleh Nusantara. Program tersebut diwujudkan dalam situspesonanusantara.co.id. Melalui situs itu, konsumen bisa memesan produk UMKM di suatu daerah. Kurir JNE menjemput pesanan konsumen ke tempat produsen UMKM, lalu mengirimkannya kepada pemesan.

“Di Sumatra Barat, program Pesona beroperasi sejak 2014. Hingga kini, sudah ada sekitar 80 pelaku UMKM di Sumbar dengan 150 produk makanan, terutama rendang dan keripik, yang tergabung dalam program Pesona. Pelaku UMKM Sumbar yang ingin memasarkan produknya melalui situspesonanusantara.co.id bisa memberitahu JNE. JNE akan mendatangi pelaku UMKM tersebut untuk mendata produk dan memasukkannya ke dalam daftar mitra JNE,” tuturnya.

Yusran menerangkan, apabila mengirim produk melalui program Pesona, pelaku UMKM harus memperhatikan kemasan dan ketahanan produk. Dari sisi kemasan produk, produsen UMKM harus menyediakan kemasan yang aman, tidak mudah terbuka, dan bisa menahan beban minimal 15 kg karena produk tersebut akan dicampur dengan paket kiriman yang lain.

Dari sisi ketahanan, kata Yusran, produsen UMKM harus memperhatikan ketahanan produk dan perkiraan produk sampai di tangan penerima. Misalnya, rendang adalah makanan yang cukup tahan dalam pengiriman beberapa hari, sedangkan gulai hanya tahan dalam pengiriman satu hari.

“JNE tidak menerima produk yang ketahanan produknya tidak cocok dengan perkiraan produk itu sampai di tangan penerima karena hal itu akan mengecewakan penerima,” ucapnya.

Mengenai produk UMKM yang dapat dipesan di situs pesonanusantara.co.id, Yusran menginformasikan, hingga kini, produk yang bisa dipesan di situs tersebut hanya makanan. JNE berencana menerima pesanan produk UMKM lain selain makanan pada program Pesona tersebut.

Salah satu UMKM yang memanfaatkan jasa JNE adalah Itiak Lado Mudo Pak Ayang di Kompleks Pertanian Nomor 31, Bukittinggi. Pemilik usaha itu, Rika Andriani (37 tahun), mengatakan, sejak mengelola usaha tersebut secara profesional pada 2014, ia menggunakan jasa JNE, tetapi masih pelanggan biasa.

“Sejak 2017, saya bekerja sama dengan JNE secara corporate. Saya memilih JNE karena mengirim produk lewat JNE lebih terawasi. Jangkauan JNE luas. Yang paling penting, JNE memiliki layanan YES (Yakin Esok Sampai). Layanan itu penting bagi saya karena daya tahan itiak lado mudo tidak bisa terlalu lama. Produk saya adalah gulai, bukan rendang yang bisa tahan lama. Karena daya tahan gulai tidak lama, saya bekerja sama dengan JNE agar kiriman diprioritaskan,” tuturnya.

Dengan bekerja sama secara perusahaan dengan JNE, kata Rika, produknya dimasukkan ke situspesonanusantara.co.id oleh JNE. Ia mendapatkan keuntungan dari kerja sama itu karena produknya terpromosikan di situs tersebut. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya pesanannya secara pesat daripada biasanya karena penjualan produknya lebih banyak di dalam jaringan (daring/online). Dengan demikian, konsumennya bukan hanya orang di Bukittinggi, Padang, dan sekitarnya, tetapi juga dari seluruh Indonesia. Saat ini, pelanggannya di luar Sumbar paling banyak di Jabodetabek, lalu Pekanbaru, Batam, Medan, Bandung, Yogyakarta, Bali, dan daerah lainnya.

“Setelah bekerja sama dengan JNE, penjualan itiak lado mudo rata-rata 100 ekor per hari. Dari total penjualan itu, 70 persen adalah penjualan online, sedangkan 30 persen adalah penjualanoffline. Sebelum bekerja sama dengan JNE, penjualan kami rata-rata 20 ekor per hari. Penjualan kami meningkat karena dengan bekerja sama dengan JNE, saya bisa meyakinkan pelanggan bahwa produk cepat sampai dan tepat waktu. Selama ini, ia belum mengalami masalah mengirim produk melalui JNE,” ujarnya.

Sebagai informasi, Rika menjual satu paket itiak lado mudo yang berisi 1 ekor bebek dengan berat 1 kg seharga Rp170.000.

Rika menjelaskan, gulai itiak lado mudo(bebek cabai hijau) itu merupakan resep masakan turun-temurun keluarganya. Usaha tersebut dimulai oleh neneknya. Setelah neneknya meninggal, usaha tersebut dilanjutkan oleh ayahnya. Sesudah ayahnya meninggal, ia melanjutkan usaha itu.

Mengenai produknya, Rika mengutarakan, itiak lado mudo adalah masakan khas Sumbar yang dibuat dari bahan baku bebek dan cabai hijau. Proses memasak dan bahan bakunya yang spesifik menjadikan itiak lado mudo menjadi masakan yang spesial. Ia mengklaim itiak lado mudo tidak bisa ada di daerah lain selain Sumbar.

“Dulu, orang harus datang ke Bukittinggi untuk memakan itiak lado mudo. Kini, orang bisa memesannya daring karena bisa dikirim melalui JNE. Melalui layanan YES, pesanan yang dipesan sore bisa sampai di tangan pemesan pada siang keesokan harinya. Dengan layanan itu, jarak bukan lagi halangan untuk menikmati itiak lado mudo,” ucapnya.

Untuk memesan itiak lado mudo, kata Rika, pelanggan bisa memesannya melalui situs itiakladomudo.com danpesonanusantara.co.id. Melalui kedua situs itu, pelanggan bisa mengenal produk tersebut selain mengenal itiak lado mudo dari cerita mulut ke mulut pelanggan. Ia juga mempromosikan produknya melalui media sosial, sepertiInstagram dan Facebook.

“Kadang-kadang, pelanggan memberikan testimoni tentang itiak lado mudo, yang menjadi promosi gratis bagi produk kami,” ujarnya.

Untuk mengirimkan produk melalui JNE, Rika menggunakan kemasan vakum, yakni kemasan hampa udara, agar produk bisa lebih tahan walaupun tidak terlalu lama.

Mengenai layanan YES, Yusran menjelaskan, YES merupakan salah satu produk favorit JNE selain produk Reguler dan Oke. Pada layanan YES, JNE memberikan garansi uang kembali jika kiriman tidak sampai pada keesokan hari. Garansi berlaku apabila terjadi kesalahan operasional JNE. Namun, garansi tidak berlaku kalau kiriman sudah diantar, tetapi penerima tidak berada di tempat.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 05 Juni 2018 - 11:30:46 WIB

    Hadirkan Program Terbaik bagi Pelanggan, JNE dan Traveloka Jalin Kerjasama

    Hadirkan Program Terbaik bagi Pelanggan, JNE dan Traveloka Jalin Kerjasama JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Di era disruptive saat ini, dengan semakin majunya dunia digital, maka setiap perusahaan dituntut untuk melakukan inovasi dan kolaborasi. Hal ini agar perusahaan tersebut dapat terus berkembang d.
  • Kamis, 15 Maret 2018 - 11:27:06 WIB

    JNE Tetapkan Sistem Satu Harga di Sumbar

    JNE Tetapkan Sistem Satu Harga di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN—JNE menetapkan sistem satu harga di Sumbar mulai April tahun ini. Perusahaan jasa pengiriman itu menerapkan sistem tersebut untuk memudahkan masyarakat mengingat harga pengiriman..
  • Selasa, 30 Mei 2017 - 20:51:50 WIB

    Bulan Ramadan Pengiriman Paket Meningkat, JNE Siapakan Pesawat Khusus

    Bulan Ramadan Pengiriman Paket Meningkat, JNE Siapakan Pesawat Khusus JAKARTA, HARIANHALUAN.COM– Ramadan dan Idul Fitri, adalah momen khusus saat kebutuhan pengiriman paket oleh masyarakat meningkat di berbagai daerah. Di momen istimewa yang dirayakan oleh ummat muslim itu, pertumbuhan tingka.
  • Kamis, 24 November 2016 - 00:41:41 WIB

    Rayakan HUT, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman

    Rayakan HUT, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman JAKARTA, HALUAN — Dalam rangka memeriahkan ulang tahun ke-26, JNE menggelar berbagai program menarik. Dengan mengusung tema "Menginspirasi Negeri", JNE ingin memberikan berbagai inspirasi demi kemajuan bangsa serta negara, .
  • Selasa, 21 Juni 2016 - 05:34:42 WIB

    JNE Raih Indonesia Service Quality Award 2016

    JNE Raih Indonesia Service Quality Award 2016 JAKARTA, HALUAN — Ming­­gu lalu, JNE meraih penghargaan bergengsi se­bagai perusahaan jasa pengi­riman ekspres dan logistik nasional dalam kategori ke­pua­san dan loyalitas pelang­gan. Pada Kamis (16/6), JNE kembali .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM