Longsor di Tengah Hutan Kapur IX, Seorang Petani Tewas Terjepit Pohon


Ahad, 01 Juli 2018 - 21:21:15 WIB
Longsor di Tengah Hutan Kapur IX, Seorang Petani Tewas Terjepit Pohon Tim SAR gabungan bersama masyarakat mengevakuasi korban yang tewas di tengah hutan didi kawasan hutan Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, atau tepatnya di Jorong  Tanjuang Bungo, Nagari Koto Lamo, Minggu (1/7). TIM SAR

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM--Tim gabungan SAR akhirnya berhasil mengevakuasi korban bencana alam tanah longsor, di tebing perbukitan di kawasan hutan Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, atau tepatnya di Jorong  Tanjuang Bungo, Nagari Koto Lamo, Minggu (1/7).

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir mengatakan, tanah  longsor tersebut terjadi, Sabtu (30/6) 17.00.WIB.

Kata Joni, korban yang awalnya sempat dinyatakan hilang, akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi masih hidup.

“Korban longsor sudah ditemukan, sekarang tim bergerak ke lokasi untuk evakuasi korban,”ucap Joni Amir.

Katanya lagi, lokasi longsor berada jauh ditengah hutan. Sekitar 4 jam perjalanan.

“Kendaraan roda empat tidak bisa masuk ke lokasi. Tetapi, BPBD sudah kerahkan beberapa unit motor trabas untuk menelusuri ke lokasi longsor. Minggu (1/7) sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan  yang terdiri dari TNI,Polri, BPBD, SAR serta masyarakat setempat menelusuri hutan Nagari Koto Lamo, Kecamatan Kapur IX untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban," tuturnya.

Empat unit sepeda motor trabas turut dikerahkan. Sulitnya medan serta jauhnya lokasi kejadian, sehingga menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi.

Ia menjelaskan, Minggu (1/7) sekitar 15.00 WIB rombongan yang berjumlah ratusan orang bersampai sampai ke lokasi kejadian. Tetapi, nyawa korban Rendi Syahputra tidak terselamatkan. Pemuda asal Nagari Sialang tersebut, tewas terjepit di pohon akibat dibawa material longsor sehari sebelumnya.
 
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Koordinator Pos Limapuluh Kota, Robbi Syahputra mengatakan, salah satu korban selamat dari bencana.

“Korban Rendi tewas setelah ada upaya pertolongan dari warga setempat. Korban tersangkut dipohon tepi sungai Batang Lolo,”ujarnya.

Diterangkan Robbi, sejak ditemukan korban oleh rekannya yang lain, kondisi Rendi masih bernyawa dengan posisi tersangkut dipohon. Pada siang harinya, sejumlah warga setempat berupaya menolong Rendi dengan memotong pohon tempat dia tersangkut tersebut. Tetapi, karena kondisi korban dalam luka parah, akhirnya tubuh korban sulit untuk dikeluarkan dari jepitan pohon.

“Korban tewas ketika ditolong warga setempat saat pemotongan kayu yang melekat pada tubuhnya. Korba luka parah. Sedangkan temannya, Frengki hanya luka goreng,”kata Robbi.

Koordinator Pos Limapuluh Kota pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang itu mengatakan, korban Frengki sudah dievakuasi ke Puskesmas Sialang pada siang harinya. Sedangkan korban yang tewas, Rendi Syahputra baru bisa dievakuasi dari dalam hutan pada Minggu (1/7) sore.

“Sampai malam ini, kami masih evakuasi jenazah korban dari dalam hutan dengan cara  digotong dan dibawa menggunakan kendaraan roda dua. Diperkirakan, nanti sampai pukul 21.00 WIB, jenazah korban sampai di Nagari Sialang,”ucapnya lagi. (h/ddg)

Baca juga: Longsor-di-kapur-ix-dua-petani-gambir-lukaluka



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM