Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum ASN Pariaman Tunggu Sanksi


Senin, 02 Juli 2018 - 13:27:39 WIB
Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum ASN Pariaman Tunggu Sanksi Ilustrasi (haluan)

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Dua orang Aparatur Sipir Negara (ASN) Kota Pariaman yang terlibat politik praktis pada Pilkada Kota Pariaman beberapa waktu lalu, masih menunggu keputusan dari Komisi Apratur Sipir Negara (KASN) terkait sanksi yang akan diterima.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pariaman Irmadawani kepada Haluan, kemarin.

“Kami masih menunggu surat terkait sanksi terhadap dua ASN tersebut. Sanksi itu sendiri ada 3, ada yang berat, sedang, dan ringan. Itu yang sedang ditunggu. Kalau sudah turun suratnya, akan langsung kami tindaklanjuti,” katanya.

Sebelumnya, ada sembilan orang ASN yang diadukan ke Bawaslu. "Ada 9 orang ASN yang masuk laporan ke Bawaslu terkait tidak netral dalam Pilkada. dari 9 orang itu, tiga di antaranya bekerja di Pemko Padang. Lalu satu orang di Sawahlunto, tiga orang di Padang Panjang, dan dua orang di Kota Pariaman," kata Anggota Bawaslu Sumbar, Alni, kepada Kumparan.

Laporan tersebut diteruskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Para ASN yang masuk ke laporan Bawaslu telah kita teruskan ke KASN. Selanjutnya, KASN akan menentukan apakah mereka diberi sanksi atau malah dinilai tidak melanggar aturan yang telah ada," sebutnya.

Pemerintah Provinsi Sumbar telah menjatuhkan sanksi kepada dua ASN yang melanggar di Kota Pariaman. Mereka bekerja di Dinas Pekerjaan Umum dan di Kantor Kecamatan Pariaman Tengah. “Kalau yang di Dinas PU diberi sanksi ringan sedangkan yang bekerja di kantor camat diberi sanksi sedang," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. (h/mg-mal)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Februari 2020 - 18:42:00 WIB

    Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Pasaman Laporkan Bacalon Bupati

    Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Pasaman Laporkan Bacalon Bupati PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Nasib salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Pasaman kini berada diujung tanduk. Itu seiring dengan dilayangkannya surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Badan Pengawas Pem.
  • Rabu, 01 Mei 2019 - 13:59:26 WIB

    Diduga Curangi Pemilu, Rizieq Minta Jokowi Tobat 'Nasuha'

    Diduga Curangi Pemilu, Rizieq Minta Jokowi Tobat 'Nasuha' BOGOR, HARIANHALUAN.COM-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab meminta Presiden RI yang juga capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh pendukungnya melakukan tobat 'nasuha' meminta pengampunan lantaran tela.
  • Ahad, 15 November 2015 - 19:31:40 WIB

    Dokter Diduga Terima Gratifikasi

    KPK TERIMA PENGADUAN MASYARAKAT

    JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait .

  • Jumat, 18 September 2015 - 19:59:31 WIB

    FPKS: Diduga Ada Mafia Bermain

    DI BALIK PELONGGARAN PENJUALAN MIRAS

    JAKARTA — Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, mengatakan pihaknya menolak keras upaya pelonggaran penjualan minuman keras (miras). Sebab, pelonggaran penjua.

  • Selasa, 17 Februari 2015 - 20:20:22 WIB

    Budi Gunawan Diduga Palsukan KTP

    ABRAHAM SAMAD TERSANGKA

    Ketua KPK Abraham Samad ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemal.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]