Pemilik Sapi Bunting di Padang Bisa Dapat Insentif


Selasa, 03 Juli 2018 - 18:11:14 WIB
Pemilik Sapi Bunting di Padang Bisa Dapat Insentif Ilustrasi (haluan)

 

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Dinas Pertanian Kota Padang tahun ini menyiapkan anggaran senilai Rp200 juta untuk pemberian insentif bagi pemilik sapi bunting usia lima bulan. Jumlah tersebut, mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2017.

“Tahun lalu, anggarannya Rp700 juta, berasal dari APBD Kota Padang ,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri, Minggu (1/7).

Syaiful mengatakan, hampir sama seperti tahun lalu, setiap satu ekor sapi bunting usia lima bulan akan diberi insentif sebesar Rp500 ribu. Artinya, dengan anggaran Rp200 juta tahun ini, sebanyak 400 pemilik sapi bunting usia lima bulan akan memperoleh insentif.

Rencananya mulai Juli akan diserahkan insentif ini pada pemilik sapi bunting usia lima bulan. Diberikan secara bertahap hingga akhir tahun,” katanya.

Sebelum diberikan insentif, tambah Syaiful, sapi tersebut harus melalui proses pemeriksaan dari tim dokter hewan Dinas Pertanian Kota Padang, untuk memastikan kehamilan sapi memang sudah mencapai usia lima bulan.

"Kami tugaskan delapan orang untuk melakukan pemeriksaan terhadap kehamilan sapi ini," kata Syaiful lagi.

Syaiful menginformasikan, program insentif sapi bunting diberikan untuk semua pemilik sapi bunting di Kota Padang. Sehingga selain peternak, pemilik sapi bunting berusia lima bulan yang bukan peternak pun dapat melapor kepada Dinas Pertanian sehingga petugas bisa datang untuk melakukan pemeriksaan.

"Kami harap target pemberian insentif terpenuhi. Untuk itu, bagi masyarakat yang memiliki sapi bunting kami minta segera melaporkan," ucapnya.

Dengan program pemberian insentif ini, Syaiful berharap akan dapat meningkatkan jumlah sapi di Kota Padang yang saat ini berada pada angka lebih kurang 22.000 ribu ekor. Sehingga, bisa menjadi 23 ribu hingga 24 ribu ekor.

"Targetnya bisa 23 sampai 24 ribu. Pemberian insentif ini kami nilai efektif untuk mendidik peternak, agar tidak memotong sapi betina yang dipelihara," katanya lagi.

Selain pemberian insentif, Pemko Padang juga mendorong peternak untuk mengasuransikan hewan ternak yang dimiliki, agar ada jaminan terhadap risiko kematian karena melahirkan, kecelakaan, sakit, atau kehilangan, yang sewaktu-waktu bisa dialami. (h/mel)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]