Formasi Diverifikasi Pusat, Kuota Penerimaan CPNS Sumbar Masih Kabur


Rabu, 04 Juli 2018 - 11:13:16 WIB
Formasi Diverifikasi Pusat, Kuota Penerimaan  CPNS Sumbar Masih Kabur Ilustrasi tes CPNS. NET

PADANG,HARIAN HALUAN.COM – Kepastian jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Sumbar sampai sekarang belum jelas. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah mengirimkan rancangan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), namun berkasnya masih diverifikasi

Kepala BKD Sumbar, Yulitar menyebutkan, Sumbar hanya bisa mengusulkan jumlah formasi sesuai kebutuhan. Keputusannya bergantung pemerintah pusat. “Berkasnya sudah dikirim sesuai kebutuhan. Namun saat ini formasinya masih dalam tahap verifikasi oleh Kemenpan. Nantinya, Kemenpan yang akan menentukan berapa kuota untuk Sumbar," ujar Yulitas, Selasa (3/7) siang.

Namun, ia memastikan kebutuhan seluruh kabupaten/kota dan provinsi sudah diakomodir dan telah dikirim ke pusat. "Kapan akan selesai diverifikasi belum bisa dipastikan. Kita sifatnya hanya menunggu berapa kuota yang didapatkan Sumbar," tuturnya.

Ia mengatakan, awalnya formasi CPNS hanya ditujukan untuk penerimaan guru, kesehatan, konstruksi. Namun, kata Yulitar, Kemenpan mengizinkan untuk menambah usulan terkait dengan skala prioritas yang sesuai dengan RPJM. "Apabila daerah itu prioritasnya pariwisata, mereka boleh menambah usulan terkait itu. Tentunya itu tergantung daerah masing-masing dengan melampirkan RPJMD," katanya.

Untuk Sumbar, ia mengatakan, pengusulan untuk skala prioritas yang diusulkan adalah pariwisata, kebudayaan, dan sumber daya energi. "Selama ini terbalik. Skala prioritasnya pariwisata namun yang diusulkan bagian lain. Untuk itu sekarang Menpan menegaskan untuk mengusulkam skala prioritasnya," ujarnya.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi memastikan bahwa informasi pembukaan seleksi CPNS pada Juli yang beredar di media sosial merupakan informasi palsu atau hoaks. Hingga saat ini, pemerintah belum membuka seleksi CPNS termasuk formasi kementerian dan lembaga untuk tahun 2018. "Belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaraan CPNS tahun 2018. Kabar yang beredar di masyarakat kami pastikan hoaks," Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman.

Herman mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak hanya mencantumkan jadwal pendaftaran, tetapi juga mencantumkan kriteria, susunan formasi, hingga kuota penerimaan CPNS. Sementara Kemenpan-RB, lanjutnya, sama sekali belum pernah mengumumkan segala hal yang berkaitan dengan kuota, susunan formasi, dan jadwal pendaftaran.

Untuk itu, Herman meminta kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut. Masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk penipuan berkedok penerimaan CPNS. "Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id," ujarnya.

Herman mengamini bahwa pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS untuk tahun 2018. Beberapa posisi yang dibuka yakni formasi guru, tenaga kesehatan, serta sejumlah posisi lain. Pendaftaran CPNS akan dibuka dalam rangka menambah tenaga dalam kementerian dan lembaga untuk merealisasikan Nawa Cita.

Herman mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak hanya mencantumkan jadwal pendaftaran, tetapi juga mencantumkan kriteria, susunan formasi, hingga kuota penerimaan CPNS. Sementara Kemenpan-RB, lanjutnya, sama sekali belum pernah mengumumkan segala hal yang berkaitan dengan kuota, susunan formasi, dan jadwal pendaftaran.

Untuk itu, Herman meminta kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut. Masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk penipuan berkedok penerimaan CPNS. "Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id," ujarnya.

Herman mengamini bahwa pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS untuk tahun 2018. Beberapa posisi yang dibuka yakni formasi guru, tenaga kesehatan, serta sejumlah posisi lain. Pendaftaran CPNS akan dibuka dalam rangka menambah tenaga dalam kementerian dan lembaga untuk merealisasikan nawacita.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga sudah memberi peringatan bagi para peminat CPNS 2018 yang akan segera dibuka dalam waktu dekat.  Lewat akun twitter resminya, BKN mengungkapkan agar publik memastikan NIK dan KK Terdaftar di database nasional Ditjen Dukcapil Kemendagri.  "Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK dan KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil atau hubungi kontak di bawah ini. Pendaftaran #CPNS2018 hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi," tulisnya.

Penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, sehingga titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta. Selain mengumumkan peringatan menjelang penerimaan CPNS 2018 itu, BKN juga mengungkapkan telah memersiapkan beberapa perangkat untuk proses penerimaan CPNS mendatang. BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional saat ini tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan menyusul rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS tahun 2018.

Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). (h/mg-mal)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]