PEDAGANG PANTAI PADANG BALIK KE PUJASERA

Kembali ke Trotoar, Pidana Menanti


Kamis, 05 Juli 2018 - 13:17:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kembali ke Trotoar, Pidana Menanti Sejak empat tahun terakhir Pantai Padang sudah rancak

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Belasan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar Pantai Padang sudah kembali menggelar dagangan di tempat yang ditentukan. Bagi PKL yang nekat kembali berdagang di sepanjang trotoar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang mengaku tak segan untuk memidanakan.

Kepala Disparbud Kota Padang, Medi Iswandi, kepada Haluan mengatakan, pihaknya telah melakukan penertiban terhadap pedagang “nakal” pada Selasa 3 Juli lalu. Pantauan Haluan, Rabu (4/7), memang tampak trotoar pantai sudah kosong dari aktivitas berdagang sehingga pejalan kaki memiliki akses jalan yang cukup.

“Penertiban sudah dilakukan. Syukurnya selama penertiban tidak ada perlawanan. Ada beberapa yang tidak bersedia pindah ke pujasera, lapak dagangannya diangkut ke markas Satpol PP. Patut diingat, bagi yang kembali berdagang di trotoar akan kami pidanakan. Aturan ini tidak main-main," tutur Medi.

Dengan telah tertibnya aktivitas perdagangan di Pantai Padang pascalebaran, Medi pun mengimbau para pengunjung pantai untuk kembali singgah ke pusat jajanan serba ada (pujasera) yang tersedia untuk menyicipi ragam makanan dan minuman yang dijual pedagang.

"Harga makanan dan minuman di pujasera terjangkau, dan cenderung lengkap menunya. Kami harap pengunjung pantai yang ingin bersantai, bisa makan dan minum di sana. Pedagang pun telah kami minta untuk memberi pelayanan yang baik," kata Medi.

Terkait harga yang terjangkau, Komisi I DPRD Kota Padang mengapresiasi langkah Disparbud Kota Padang yang membuat edaran kepada para pedagang di sepanjang Pantai Padang untuk mencantumkan daftar harga menu yang dijajakan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Azirwan, menyebutkan bahwa langkah yang ditempuh tersebut erat kaitannya dengan kepuasan bagi para pengunjung lokasi pariwisata Pantai Padang. Ia pun mengimbau para pedagang untuk mempertahankan sikap memasang label harga pada di masing-masing tempat usaha.

Jika ada pedagang membandel, maka sanksi bagi mereka siap diberikan. Akan diproses tanpa pikir panjang demi mewujudkan kenyamanan bagi pengunjung pantai. Kami imbau pedagang agar  terus mematuhi aturan itu sehingga persoalan ini tidak kembali menjadi sorotan publik,” kata Azirwan.

Di sisi lain, Kepala Pedagang Pantai Muaro Lasak, Ujang (45), mengatakan bahwa aturan ini sangat bagus untuk diterapkan guna menghindari pemalakan pada pengunjung, serta terwujudnya keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung pantai.

Kami  apresiasi,  dengan  penerapan daftar harga bagi pedagang yang dibuat Disbudpar ini. Pengunjung yang merasa dirugikan harus melapor sehingga pedagang nakal bisa diproses,” ujarnya. (h/win/ade).



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM