Inggris vs Kroasia, It’s Coming Home akan Nyata?


Rabu, 11 Juli 2018 - 10:19:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Inggris vs Kroasia, It’s Coming Home  akan Nyata? Laga Inggris vs Kroasia nanti malam. TWT.COM

MOSKOW, HARIANHALUAN.COM- Kroasia dan Inggris akan saling berhadapan di Luzhniki Stadium untuk menentukan siapa di antara mereka yang pantas dan berhak maju ke final Piala Dunia 2018, Kamis (12/7) 01.00 WIB. Akankah slogan 'It’s Coming Home' yang disuarakan para fans Inggris semakin mendekati kenyataan?.

 

Inggris awalnya diragukan bisa meraih prestasi bagus di Rusia. Mengingat sepak terjang mereka dalam beberapa turnamen besar terakhir, pesimisme itu merupakan hal yang wajar. Terlebih lagi, ini adalah tim yang relatif muda. Namun pasukan Gareth Southgate mampu mengubah pesimisme itu menjadi optimisme tinggi. Keyakinan bahwa Three Lions bakal sanggup membawa pulang trofi Piala Dunia pun menyelimuti seantero negeri.

Kolombia sudah mereka atasi lewat adu penalti di babak 16 besar. Berikutnya, Swedia dipukul 2-0 melalui gol-gol Harry Maguire dan Dele Alli di perempatfinal. Kini, hanya Kroasia yang memisahkan Inggris dengan final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966, ketika Three Lions meraih gelar juara dunia pertama dan satu-satunya hingga sekarang.

Selain memiliki striker tajam pada diri kapten Harry Kane, yang memimpin daftar top scorer sementara dengan enam golnya, Inggris juga merupakan tim yang solid dan begitu kompak. Semua berjalan menuju satu tujuan yang sama. Kane memang andalan utama untuk membobol gawang lawan. Namun saat Kane bisa dimatikan, rekan-rekannya yang lain mampu mengambil alih tugas tersebut, seperti yang kita lihat ketika mereka menang atas Swedia.

Dengan Jordan Pickford yang tangguh di bawah mistar, John Stones dan rekan-rekannya yang cukup disiplin di jantung pertahanan, serta barisan tengah yang siap bekerja keras tanpa kenal lelah, Inggris boleh optimistis bakal mengalahkan Kroasia. Namun bukan berarti mereka boleh memandang Vatreni sebelah mata.

Saat Inggris mencapai semifinal Piala Dunia pertamanya dalam 28 tahun, Kroasia sukses mengulangi prestasi fenomenal di Piala Dunia 1998. Waktu itu, Zvonimir Boban dan kawan-kawan lolos sampai semifinal sebelum dikalahkan tuan rumah Prancis 1-2, lalu menang atas Belanda dalam perebutan tempat ketiga. Davor Suker finis sebagai top scorer dengan enam golnya.

Pasukan Zlatko Dalic berpeluang melampaui prestasi bersejarah itu di Rusia 2018. Bek Dejan Lovren bahkan percaya kalau tim Kroasia ini lebih baik daripada pahlawan Kroasia 1998. Klaim itu bukan omong kosong belaka. Dengan Danijel Subasic sebagai benteng terakhir yang sangat bisa diandalkan, lini belakang tangguh yang dikomandoi Lovren dan Domagoj Vida, Ivan Rakitic dan kapten Luka Modric sebagai motor permainan, sayap-sayap berbahaya pada diri Ivan Perisic dan Ante Rebic, serta Mario Mandzukic sebagai ujung tombak, Kroasia adalah lawan yang sangat berat.

Menjuarai grup neraka yang dihuni Argentina, Nigeria dan Islandia adalah salah satu bukti betapa kuatnya Kroasia. Argentina dengan Lionel Messi-nya sudah membuktikannya ketika mereka dihajar tiga gol tanpa balas.

Kroasia ini juga punya mental baja. Dua kemenangan beruntun lewat adu penalti melawan Denmark di babak 16 besar dan tuan rumah Rusia di perempat final adalah buktinya."Kami menguras begitu banyak energi selama enam hari terakhir. Kami memainkan dua pertandingan, total 240 menit, dan itu jelas akan jadi kendala. Kami akan lakukan segalanya demi memulihkan tenaga dan saya yakin kami mendapatkan energi untuk melawan Inggris," kata Dalic seperti dilansir FIFA.com.

"Inggris bermain fantastis di Piala Dunia ini. Mereka punya banyak pemain muda yang hebat. Namun kami sadar kalau kami ini kuat, dan kami tidak takut melawan siapapun. Harry Kane adalah top scorer Piala Dunia ini. Dia sulit dihentikan, tapi Lovren sangat paham dia dari Premier League dan saya tidak cemas. Kami telah menunjukkan kalau kami bagus dalam bertahan. Respek pada Kane, dia telah mencetak enam gol, tapi kami sudah menghentikan Messi dan Eriksen. Saya harap kami juga bisa menghentikan Kane,” sebutnya.(h/bln


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 08 Juli 2018 - 09:13:49 WIB

    Pickford Cemerlang, Kalahkan Swedia 2-0 Inggris Melaju ke Semifinal

    Pickford Cemerlang, Kalahkan Swedia 2-0 Inggris Melaju ke Semifinal MOSKOW, HARIANHALUAN.Com-Timnas Inggris akhirnya maju ke babak semifinal Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan  Swedia 2-0 pada laga  perempat final di Samara Arena, Sabtu (7/7).
  • Ahad, 24 Juni 2018 - 22:35:02 WIB

    Kane Top Skor, Inggris Bantai Panama 6-1

    Kane Top Skor, Inggris Bantai Panama 6-1 NOVGOROD, HARIANHALUAN.COM- Timnas Inggris membantai  Panama 6-1  dalam lanjutan Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Minggu malam (24/6). Kane sementra  menjadi top skor Piala Dunia 2018..
  • Selasa, 20 Desember 2016 - 00:08:47 WIB
    UNTUK TUNAWISMA SAAT NATAL

    Muslim Inggris Sumbangkan 10 Ton Makanan

    LONDON, HALUAN — Aksi mulia atas nama kema­nusiaan dilakukan oleh Komu­nitas Muslim London yang beranggotakan 7.500 orang. Ratusan umat Islam meme­nuhi Masjid London Timur pada Jumat 16 Desember 2016 untuk mengumpulkan 1.
  • Sabtu, 02 Juli 2016 - 01:40:51 WIB

    27 Negara Larang Inggris Akses Pasar Bebas

    BRUSSEL, HALUAN — Para pemimpin Uni Eropa (UE) pada Rabu (29/06) waktu setempat sepakat bahwa Inggris tidak boleh mengakses pasar tunggal setelah meninggalkan uni itu tanpa menerima aturan kebe­basan bergerak blok tersebut.
  • Jumat, 01 Juli 2016 - 05:09:40 WIB

    Panas, Persaingan Berebut Kursi PM Inggris

    Panas, Persaingan Berebut Kursi PM Inggris LONDON, HALUAN — Menteri Dalam Negeri The­resa May dan mantan Wali­kota London Boris Johnson akan bersaing ketat untuk memimpin Partai Konservatif dan menggantikan David Cameron sebagai Perdana Menteri Inggris..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM