Kapolres Solsel Pakai Deta, Dikukuhkan Jadi Pembina Tuo Silek


Kamis, 12 Juli 2018 - 15:52:55 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kapolres Solsel Pakai Deta, Dikukuhkan Jadi Pembina Tuo Silek Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto dilewakan (dikukuhkan.red) sebagai pembina perhimpunan tradisi Minangkabau, Solsel oleh Tuo Silek di Mako Polres setempat, Rabu (11/7). 

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM --Perhimpunan Tuo Silek (Silat) Tradisi Minangkabau Solok Selatan (Solsel) melewakan (mengukuhkan.red) Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto sebagai pembina.

Prosesi melewakan Kapolres sebagai pembina Tuo Silek itu dihadiri oleh Pamuncak dari 8 aliran dan 12 sasaran silek tradisi yang ada. Ditandai dengan pemberian piagam penghargaan dan pemasangan 'Deta'.

"Secara Surat Keputusan (SK) sudah lama menjadikan Kapolres Solsel sebagai pembina, bahkan sejak berdirinya perhimpunan Tuo Silek tradisi di Solsel 2016. Akan tetapi, yang dilewakan atau dikukuhkan baru saat ini dilakukan, dengan cara memasangkan 'Deta' dikepala Kapolres," kata Sekretaris (Tangkai.red) Perhimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau, Solsel, Irwan Pandeka Sutan Sati pada Haluan, Kamis (12/7).

Irwan Pandeka Sutan Sati, menyebutkan, dengan dilewakannya Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto sebagai pembina pihaknya berharap upaya kelestarian seni budaya Minangkabau bisa terwujud dan animo generasi muda juga tinggi dalam pelestarian. "Artinya, semakin banyak pejabat yang bergabung dengan perhimpunan Tuo Silek tentunya berdampak terhadap dukungan pelestarian seni budaya Minangkabau," katanya.

Ia mengatakan, untuk pemberian gelar penghargaan secara tradisi Tuo silek, terhadap Kapolres tidak tertutup kemungkinan. "Namun, tentu ada proses yang harus dilalui. Dan tidak lupa kata musyawarah dan mufakat ditubuh perhimpunan silek tradisi Solsel," katanya.

Kemudian, sejak perhimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau berdiri pada 2016, hingga sekarang masih tetap solid. Mulai dari anggota hingga pucuk Tuo silek tradisi. "Program kedepan kita bakal menggelar festival silek tradisi yang sinkronisasi dengan pariwisata daerah," ucapnya.

Terpisah, Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto mengapresiasi proses pengukuhan yang dilakukan oleh perhimpunan Tuo Silek tradisi Minangkabau, Solsel terhadapnya. "Saya tertarik dengan keindahan gerakan yang ditampilkan oleh perhimpunan silek tradisi ini. Jenis gerakan juga berbeda tiap aliran. Sebelumnya, saya sudah mengenal juga jenis silat tradisi Minangkabau. Seni beladiri ini bukan untuk dipertandingkan," ucapnya.

Ia berharap, dengan melestarikan kearifan budaya lokal mampu menciptakan atau membangun kepercayaan ditubuh polisi. "Disamping itu kita juga mendukung sektor pariwisata daerah," katanya. (h/jef)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 15 Mei 2018 - 21:30:54 WIB

    Kapolres Padang Panjang Resmi “Bagala” Sutan Bagindo Rajo

    Kapolres Padang Panjang Resmi “Bagala” Sutan Bagindo Rajo PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM--Setelah menjalani berbagai proses adat dalam malewakan gala, Kapolres Kota Padang Panjang AKBP. Cepi Noval SIK, resmi menyandang gelar adat kehormatan atau gala sako dari kenagarian Lareh Nan.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM