Hendak Dilepas ke Asrama Haji, Seorang JCH Pasaman Meninggal


Selasa, 31 Juli 2018 - 22:38:40 WIB
Hendak Dilepas ke Asrama Haji, Seorang JCH Pasaman Meninggal Isak tangis istri (alm) Ramayulis Zulkifli, JCH asal Kecamatan Rao Selatan di Puskesmas Tapus begitu tahu suami tercinta sudah tidak bernyawa lagi. YUDI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 203 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pasaman diberangkatkan menuju Asrama Haji Parupuk Tabing, Padang, Selasa (31/7). Dan, selanjutnya diterbangkan menuju Tanah Suci Mekkah. Pada pelepasan kali ini, salah seorang jemaah calon haji, Ramayulis Zulkifli (47), dari Kecamatan Rao Selatan meninggal dunia, dalam perjalanan menuju Lubuksikaping. Suasana duka-pun menyelimuti para jemaah.

Isak tangis mewarnai pelepasan. JCH Pasaman, bergabung dengan para jemaah calon haji dari Kabupaten Sijunjung dan Kota Padang dalam kelompok terbang (Kloter) 15. Diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah pada 1 Agustus 2018.

Calon tamu Allah itu diberangkatkan dari Masjid Al Muttaqin, Lubuksikaping menggunakan 5 bus. Bus ini merupakan fasilitas yang disediakan Pemkab Pasaman untuk memperlancar jalannya ibadah mereka.

"Semoga semua jemaah diberi kesehatan bisa melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat. Kami juga titip doa, di setiap tempat-tempat yang mustajabah tolong doakan Pasaman untuk selalu aman, sejahtera dan dijauhkan dari segala bencana," kata Yusuf Lubis.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis pada kesempatan itu menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah seorang jemaah calon haji daerah itu. Ia pun meminta, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Yusuf Lubis menyebutkan, JCH yang berangkat merupakan orang pilihan dan beruntung, karena dapat menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji tahun ini.

“Karena itu manfaatkanlah kesempatan yang sangat terbatas ini, sebab jumlah umat Islam yang berkeinginan berangkat ke Tanah Suci lebih besar dari kuota yang ditetapkan,” pesannya.

Dirinya berpesan kepada JCH untuk tetap menjaga kesehatan agar bisa melakukan seluruh rangkaian ibadah haji tanpa ada hambatan, sehingga menjadi haji yang mabrur.

Yusuf Lubis mengaku, beberapa tahun ini Pemkab Pasaman selalu memberikan fasilitas istimewa untuk jemaah calon haji . Selain bus penjemputan, pihaknya juga memberikan fasilitas makan dan sarapan menuju Asrama Haji Padang.

"Fasilitas ini untuk warga Pasaman," ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra mengapresiasi kebijakan Pemkab Pasaman, yang telah menganggarkan biaya keberangkatan dan pemulangan jemaah haji.

Ia mengatakan, jumlah calon jemaah haji yang terdaftar sebanyak 216 orang. Masuk didalamnya cadangan sebanyak 12 orang. Namun, 12 CJH daerah itu batal berangkat.

"Rinciannya, enam orang meninggal dunia. Lima jatuh sakit dan satu mengundurkan diri. Dua jemaah Pasaman mutasi ke daerah lain. Kemudian, tujuh orang mutasi bergabung dengan JCH Pasaman," katanya.

Ia mengatakan, jumlah jemaah calon haji yang berangkat pada tahun 2018 sebanyak 203 orang, termasuk satu petugas TPHD. Jumlah jemaah calon haji laki-laki sebanyak 90 orang dan perempuan 113 orang.

"JCH terbanyak berasal dari Lubuksikaping sebanyak 45 orang jemaah, Padanggelugur 31 orang, Rao 30 orang dan Tigonagari 23 orang," katanya.

Jemaah calon haji termuda bernama Agung Putra Isrial (30), swasta, asal Lubuksikaping. Sementara tertua, Nurhayati Usman Hasyim (75), juga asal Lubuksikaping. (h/yud)

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM