Diduga Nyabu di Dalam Lapas, 9 Napi di Dharmasraya Diciduk Polisi


Kamis, 02 Agustus 2018 - 22:22:55 WIB
Diduga Nyabu di Dalam Lapas, 9 Napi di Dharmasraya Diciduk Polisi Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto, didamping Kasat Narkoba IPTU PJ, Nababan, saat pres conference di Mapolres, Kamis (2/8). Badri

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Jajaran Resnarkoba Polres Dharmasraya berhasil menciduk  9 orang warga binaan (napi) di Lembaga Permasyakatan (Lapas) kelas III Kabupaten Dharmasraya,Selasa (31/7) malam.

Mereka ditangkap karena dugaan melakuan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di dalam lapas.

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto, didamping Kasat Narkoba IPTU PJ, Nababan, saat pres conference di Mapolres mengatakan, tersangka diduga menggunakan narkoba di dalam Lapas karena ditemukan barang bukti narkoba dan alat hisap (bong) dan barang lainnya.

Dijelaskannya, dari 9 orang tersangka 6 orang tersangka dinyatakan positif telah menggunakan Narkotika jenis Sabu dan lainnya masih dalam penyelidikan.

Kronologis penangkapan, sebelumnya pihak polisi Polres Dharmasraya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di dalam LP telah terjadi peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Dharmasraya bersama Kasat Resnarkoba serta beberapa orang anggota melakukan pengecetan dan pengeledahan di setiap kabar LP secara paksa ternyata benar.

"Ada tiga kamar LP yang kami geledah yakni kamar, 5,6,7, dari ketiga kamar ini kami dapatkan barang yang tidak semestinya berada dalam kamar LP itu," ujar Kapolres Roedy.

Sementara, lanjut Roedy, ke enam tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu, yaitu Inisial DF Napi dalam kasus curat pindahan LP Solok, DAS sebelumnya kasus Narkoba jenis sabu pindahan dari LP Muaro Sijunjung, AN pindahan LP Payakumbuh, MA dari LP Payakumbuh, Z pindahan LP Payakumbuh, dan W pindahan LP Sijunjung, dengan kasus yang sama pengguna dan pengedar narkotika sabu.

Sedangkan, ke 6 pelaku saat ini telah diamankan di sel tahanan Polsek Pulau Punjung, dan juga beberapa barang bukti, 3 paket sedang sabu, 1 paket kecil sabu dengan berat 2,54 gram, serta 1 buah mencis, 2 buah bong, 18 handphon berbagai merek, dan 2 lembar uang pecahan 50 ribu, 1 lembar uang pecahan 2 ribu, juga telah diamankan.

Pasal yang dikenakan polisi kesemua pelaku yaitu Pasal 114, 112, 127, Undang-undang narkotika No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman 5-20 tahun kurungan penjara.

Kepala Binaan Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya, Ahmad Junaedi, ketika dimintai keterangan oleh wartawan, membenarkan kejadian tersebut, penangkapan itu terjadi saat razia oleh Polres Dharmasraya.

“Saya sangat berterimakasih kepada Pihak Polres Dharmasraya, yang melakukan razia di Lembaga Permasyakatan ini, karena ini merupakan perintah dari Menkuham untuk memberantas narkoba di lapas,” katanya.(h/bdr)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:31:16 WIB

    BNN Sita 30 Ribu Ekstasi di Sumut, Diduga Dikendalikan Napi

    BNN Sita 30 Ribu Ekstasi di Sumut, Diduga Dikendalikan Napi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pengembangan terkait penangkapan dua penyelundup narkotika di Pasaman dan Bukitinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Dari pengembangan itu, BNN mengamankan 30.
  • Jumat, 21 Juni 2019 - 17:21:23 WIB

    Diduga Karena Korsleting Listrik, Rumah Animar Nyaris Jadi Abu

    Diduga Karena Korsleting Listrik, Rumah Animar Nyaris Jadi Abu PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Rumah Animar di Jalan Anggrek Kampung Baru Kota Pariaman nyaris jadi abu dilalab Sigulambai, karena diduga akibat konsleting listrik, Jumat Siang (21/6). Jalan Anggrek yang semula tenang tiba-tib.
  • Sabtu, 15 Juni 2019 - 19:53:58 WIB

    Insiden Kapal Tenggelam di NTT Diduga Kelebihan Muatan

    Insiden Kapal Tenggelam di NTT Diduga Kelebihan Muatan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- KM Nusa Kenari mengalami karam di Tanjung Margeta Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu sekitar pukul 05.00 WITA. Tenggelamnya kapal diduga karena kelebihan muatan..
  • Senin, 27 Mei 2019 - 01:05:12 WIB

    Penanganan Aksi 22 Mei, Diduga Terjadi Pelanggaran HAM oleh Aparat 

    Penanganan Aksi 22 Mei, Diduga Terjadi Pelanggaran HAM oleh Aparat  HARIANHALUAN.COM-  Ditemukan adanya  dugaan pelanggaran HAM terhadap jurnalis, tim medis, penduduk, dan peserta demonstrasi dalam penanganan aksi 22 Mei oleh aparat. Selain itu, ada pula penyimpangan hukum dan dan prosedur.
  • Ahad, 26 Mei 2019 - 22:48:36 WIB

    Diduga Terindikasi Paham Radikal, Polwan NOS Diamankan di Bandara Juanda

    Diduga Terindikasi  Paham Radikal,  Polwan NOS Diamankan di Bandara Juanda SURABAYA, HARIANHALUAN.COM-Polisi wanita (Polwan) berinisial NOS dari satuan Polda Maluku Utara  diamani saat berada di Bandara Udara Internasional Juanda, Minggu (26/5/2019). NOS disebut terindikasi paham radikalisme..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM