Bupati Beri Izin, Wabup 50 Kota Tolak Imunisasi MR


Rabu, 08 Agustus 2018 - 13:05:20 WIB
Bupati Beri Izin, Wabup 50 Kota Tolak Imunisasi MR SEORANG pelajar berusaha ditenangkan oleh petugas medis sebelum menjalani suntik imunisasi rubella, Senin (6/8). Di Limapuluh Kota, imunisasi ini akhirnya dihentikan setelah adanya temuan pelajar yang dijangkiti herpes setelah menjalani imunisasi. IRHAM

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan meminta imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) ditunda. Penolakan ini disuarakan Ferizal usai Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melakukan pencanangan imunisasi. Sikap kedua pemimpin itu saling bertolak belakang.

Penolakan yang dilakukannya, menurut Ferizal Ridwan bukan tanpa alasan. Dia ingin sebelum imunisasi dilakukan, persoalan halal atau tidaknya vaksin clear. Sampai sekarang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengeluarkan fatwa terkait kehalalan vaksin tersebut.

"Dibeberapa daerah lain telah ada yang menyatakan sikap untuk menunda, untuk itu, saya telah menyampaikan kepada Sekda untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak yang berkompeten seperti, MUI, Dinas Kesehatan, rumah sakit, pimpinan Puskesmas, sekaligus dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menentukan sikap dari segi kedaerahan," ujarnya

Saat ditemui di ruang kerjanya, Wabup Ferizal Ridwan mengaku menolak untuk dilaksanakannya vaksin Measles Rubella (MR) sampai ada kejelasan hasil pemeriksaan dan ditetapkan fatwa halal dari MUI. "Saya telah melakukan penolakan, tadi pagi sebetulnya saya ada agenda menghadiri pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Lareh Sago Halaban. Tapi saya membatalkan. Sebelum imunisasi dilakukan ada baiknya persoalan kehalalan vaksin dituntaskan dulu. Tunggu lah sikap MUI," terangnya

Dia menekankan saat ini yang dibutuhkan masyarakat ialah pernyataan resmi dari daerah sehingga masyarakat tidak gaduh.

"Dilaporkan sudah ada empat anak yang diduga pingsan setelah diberi vaksin. Mereka demam, panas tinggi, ada yang gatal-gatal. Bupati seharusnya mengadakan pertemuan dengan Forkopimda, dan sekaligus bersama pihak terkait, berembuk mencari jalan terbaik. Jangan sampai ketinggalan dan jangan sampai terjadi korban. Kita mesti tingkatkan kepedulian dan cepat tanggap untuk persoalan yang akan menimpa masyarakat,” jelas Ferizal.

Dihentikan sementara

Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk menghentikan imunisasi rubella. Hal ini diambil menyusul seorang siswi kelas VI SD Negeri 01 Situjuah Ladang Loweh terkena Herpes yang diduga setelah mendapatkan Imunisasi. "Tadi saya dapat informasi ada pelajar kami yang sakit usai imunisasi rubella. Memang belum dipastikan apakah itu karena efek imunisasi atau tidak. Tapi yang jelas, imunisasi saya hentikan di sekolah-sekolah," kata Plt Kadis Pendidikan, Indrawati, dilansir Covesia, Selasa (7/8).

Dinas Pendidikan hanya sebagai objek dari program imunisasi rubella yang dilakukan oleh dinas kesehatan, katanya.

"Kami hanya objek, bukan pelaksana. Sekarang sudah ada korban dan kami memilih untuk menutup pintu untuk program imunisasi ini sekolah-sekolah. Seluruh kepsek sudah saya instruksikan agar menolak imunisasi. Walaupun hanya sebatas sosialisasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Tien Septino mengatakan Vega terkena virus herpes dan tidak ada hubungannya dengan imunisasi Rubella. "Siswi itu terkena virus herpes dan tidak ada hubungannya dengan imunisasi rubella. Seandainya memang benar efek rubella, akan berimbas ke seluruh tubuh. Tetapi ini hanya herpes yang menyerang syaraf di dekat mata kanannya," kata Tien.

Sebelumnya, Vega (13) terserang virus herpes usai mendapatkan Imunisasi Measles dan Rubella (MR) pada Kamis (2/8). Vega akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Suliki pada Selasa (7/8). Walinagari Situjuah Ladang Loweh, Mawardi Dt Sinaro Paneh menuturkan usai menjalani imunisasi MR di sekolah, kondisi tubuh Vega kian melemah. Bahkan, Kamis malam, Vega sudah demam tinggi. 

"Kamis siang kemarin diimunisasi, malamnya langsung demam tinggi. Besoknya mulai ada bintik-bintik hitam di wajah dekat mata sebelah kanan," kata Mawardi.

Sebelumnya, orang tua Vega menganggap gejala itu hanya demam biasa. Vega dirawat di rumah. Sejak Jumat (3/8) sampai hari ini tidak masuk sekolah. "Tetapi karena semakin parah, akhirnya meminta bantuan pihak kantor Walinagari untuk di rujuk ke Rumah Sakit Suliki," katanya.

Secara umum, di Sumbar menurut Yusmayanti, Kepala Seksi Imunisasi Dinas Kesehatan Sumbar, pencapaian imunisasi di Sumbar sudah lebih dari target.

"Untuk imunisasi pada siswa SD, hingga hari keenam ini sudah 12.68 persen. Sudah lebih dari target. Sebelumnya kita tetapkan target 12,3 persen," ungkap Yusmayanti.

Dia mengungkapkan, imunisasi tersebut seremtak dilaksanakan di 19 kabupaten/kota.

“Seluruh daerah sedang melaksanakan imunisasi campak dan rubella. Sampai sekarang kita masih akan menjalankan kampanye massal. Terakhir untuk Sumatera barat sendiri sampai (4/8) lalu, sudah mencapai target perharinya yaitu 1,9 persen dari sekitar 1.5 juta anak di Sumbar," ucap Yusmayanti. (h/ddg/mg-yes)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 10 November 2019 - 14:41:27 WIB

    Bupati Sijunjung Serahkan Bantuan BPNT

    Bupati Sijunjung Serahkan Bantuan  BPNT SIJUNJUNG, HARIAN HALUAN.COM- Bupati Sijunjung Yuswir Arifin bersama Wakil Bupati Arrival Boy, unsur forkopimda, Sekdakab, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK setempat menyerahkan secara simbolis kartu Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
  • Ahad, 03 November 2019 - 17:47:56 WIB

    Baminantu,  Bupati Limapuluh Kota Baralek Gadang di  Auditorium Bung Hatta Bukittinggi

    Baminantu,  Bupati Limapuluh Kota Baralek Gadang di  Auditorium Bung Hatta Bukittinggi BUKITTINGGI,HARIANHALUAN.COM-Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, baralek gadang. Putri tercintanya, Putri Irfendi, SE resmi dipersunting Andika Helmi Indra, putra dari pasangan Mochammad Nasir (Alm) dan Endang Haryati (almh).
  • Selasa, 15 Oktober 2019 - 22:49:45 WIB

    OTT Bupati Indramayu, KPK Sita Sepeda yang Diduga Fee Proyek

    OTT Bupati Indramayu, KPK Sita Sepeda yang Diduga Fee Proyek JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Lagi-lagi kepala daerah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hari ini, Selasa (15/10) giliran Bupati Indramayu terjaring OTT oleh tim komisi anti rasuah ters.
  • Selasa, 00 0000 - 10:02:45 WIB

    Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK Dini Hari Tadi

    Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK Dini Hari Tadi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (0TT ) terhadap Bupati Indramayu Supendi. Total ada delapan orang yang diamankan KPK dalam OTT dini hari tadi tersebut. Saat ini, lima orang termasuk Supendi suda.
  • Senin, 14 Oktober 2019 - 21:25:48 WIB

    Kasus Korupsi Proyek Pelabuhan, KPK Tetapkan Mantan Bupati Darwin Ali Jadi Tersangka

    Kasus Korupsi Proyek Pelabuhan, KPK Tetapkan Mantan Bupati Darwin Ali Jadi Tersangka JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Mantan Bupati Seruyan, Darwin Ali telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pelabuhan Laut Teluk Segintung Kabupaten Seruyan, Kal.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM