FADLY – ASRUL MENUNGGU DILANTIK

Gugatan Hendri Arnis Kandas di MK


Jumat, 10 Agustus 2018 - 11:33:18 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gugatan Hendri Arnis Kandas di MK Fadly Amran

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang dilayangkan pasangan calon Wako dan Wawako Padang Panjang Hendri Arnis-Eko Furqani, Kamis (9/8). Penolakan ini sekaligus memastikan pasangan Fadly Amran – Asrul sebagai pemenang sah Pilkada Padang Panjang. Keduanya tinggal menunggu jadwal pelantikan.

Majelis hakim yang diketuai Anwar Usman menerima eksepsi termohon dan pihak terkait atas kedudukan hukum pemohon. Mahkamah menilai pemohon tidak memiliki kedudukan hukum. “Menyatakan Permohonan tidak dapat diterima,” ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan putusan didampingi delapan hakim lainnya.

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh hakim konstitusi Maria Farida Indrati, jumlah penduduk Kota Padang Panjang adalah sebanyak 53.094 jiwa. Sehingga perbedaan perolehan suara antara pemohon dengan pasangan calon peraih suara terbanyak untuk dapat diajukan permohonan perselisihan hasil paling banyak sebesar 2 persen dari  total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh termohon. Maria menyebut jumlah perbedaan perolehan suara antara Pemohon dengan pasangan calon peraih suara terbanyak adalah paling banyak 2 persen, atau 514 suara.

“Sementara, perolehan suara Hendri Arnis dan Eko Furqani adalah 9.338 suara, sedangkan perolehan suara pihak terkait adalah 10.191 suara, sehingga perbedaan perolehan suara adalah 853 suara (3,31 persen) sehingga melebihi dari 514 suara. Ini lebih dari dua persen. Ini tentu bertentangan dengan Pasal 158 ayat (2) huruf a UU Nomor 10/2016 dan Pasal 7 ayat (2) huruf a PMK Nomor 5/2017,” jelas Maria.

Sebelumnya, Hendri Arnis–Eko Furqani melalui kuasa hukumnya Ardyan meminta pemungutan suara  ulang di 23 TPS, karena menilai  ada politik uang, saksi bayangan, ada yang berhak memilih, tetapi tidak bisa memilih dan yang tidak punya hak pilih bisa menyalurkan suaranya.

Atas gugatan itu, kuasa hukum KPU Padang Panjang, Sudi Prayitno dan kuasa hukum Fadly Amran sebagai pihak terkait, Defika Yufiandra cs, tuduhan tersebut tak bisa dibuktikan. Atas putusan hakim konstitusi itu, Defika Yufiandra menyatakan sudah memprediksi jauh sebelumnya. “Kami sudah prediksi putusan mahkamah seperti itu, karena memang dasar gugatan tersebut lemah, terlebih soal selisih hasil suara,” ujarnya saat dihubungi. (h/nas)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 21 Maret 2017 - 10:26:37 WIB

    Hari Ini, KPU Jawab Gugatan W-Fi

    PAYAKUMBUH, HALUAN – Proses persidangan sengketa hasil Pilkada Payakumbuh berlanjut hari ini, Selasa (21/3) di Mahkamah Konstitusi (MK). Agenda sidang yakninya mendengarkan jawaban dari KPU Kota Payakumbuh sebagai termohon .
  • Jumat, 24 Juli 2015 - 19:34:28 WIB

    Golkar ARB Menangi Gugatan di PN Jakarta Utara

    JAKARTA, HALUAN — Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan mengabulkan gugatan pengurus Partai Golkar hasil Munas Bali di bawah pimpinan Aburizal Bakrie (ARB) dan menyatakan pelaksanaan Munas Golkar di Ancol, Jakarta o.

  • Jumat, 27 Maret 2015 - 19:28:30 WIB

    PN Gugurkan Gugatan Praperadilan Bhatoegana

    JAKARTA, HALUAN — Pengadilan Negeri Jakarta Sela­tan memastikan gugatan praperadilan yang diajukan Sutan Bhathegana terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gugur. Berdasarkan Pasal 82 ayat 1 KUHA.

  • Rabu, 25 Februari 2015 - 20:01:12 WIB

    PTUN Kabulkan Gugatan PPP Kubu SDA

    JAKARTA, HALUAN — Gu­gatan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pem­ba­ngu­nan (PPP), Suryadarma.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM