Ada Padi Ungu di Nagari Kasang Padang Pariaman


Jumat, 10 Agustus 2018 - 17:43:45 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ada Padi Ungu di Nagari Kasang Padang Pariaman Panen perdana padi Ungu Organik, Prof. Bohari (USIM), Novizar Nazir (SAFE Network)), Prof. Rahmat (Unand), Prof. Nurul Huda (Univ. Trenggano Malaysia), dan Sekretaris LPPM Unes dan Dekan Pertanian Unes tengah memotong padi. Ka Humas

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Dusun Tong Blau, Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, ternyata mempunyai padi berwarna ungu. Bahkan pada Kamis (9/8) sudah dilakukan pemotongan pemotongan atau panen perdana.

Dusun Blau ini dijadikan pilot proyek pengembangan padi organik, yaitu padi merah, padi hijau, padi hitam dan padi ungu, serta tempat penelitian dan riset dosen bersama mahasiswa.

Rektor Universitas Ekasakti Padang diwakili Sekretaris LPPM Unes Dr. Ir. Nita Yesirita,M.P. menyebutkan, terwujudnya padi ungu organik ini atas kerjasama Unes dengan SAFE, Universitas Sain Islam Malaysia (USIM), Universitas Andalas dan Korem 032/Wirabraja serta Kelompok Tani Saiyo Sakato Dusun Tong Blau, Kanagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Penanaman Padi Ungu Organik ini kata Nita Yesirita, menggunakan konsep pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Diharapkan kerjasama itumenghasilkan teknologi budaya padi sawah yang ramah lingkungan, produktif danmeningkatkan pendapatan petani.

"Kerjasama ini tidak cukup diatas kertas saja, harus ditindak lanjuti dan berkelanjutanterus, ada lagi riset - riset terbaru dari dosen-dosen yang bermanfaat bagi ilmupengetahuan dan teknologi yang dapat menambah pendapatan petani," ujar Nita Yesirita.

Prof. Dr. Bohari M. Yamin dari Universitas Sain Islam Malaysia (USIM) menyebutkan, Indonesia kaya dengan kekayaan alamnya, terutama beras dimana padinya mengunakan pupuk organik seperti padi merah, padi hijau, padi hitam dan padi ungu. Padi itu banyak terkandung zat dan protein yang belum diketahui, dan diperlukan penelitian lebih mendalam.

"Padi Ungu organik merupakan hasil perpaduan antara padi hijau dengan padi merah,berasnya berkualitas dan istimewa bila dibandingkan dengan beras padi organik lainnya. Perlu dilakukan penelitian oleh dosen bersama mahasiswa untuk mewujudkan manfaat dari padi ungu organik itu. Padi ungu ini perlu dipublikasikan dan diminta Universitas Ekasakti Padang memfasilitasi mahasiswa melakukan penelitian dan riset tentang padi organik ini," ujar Prof. Bohari.

Guru Besar Universitas Sain Islam Malaysia (USIM) itu mengukapkan, sudah dua kali di datang ke Dusun Tong Blau ini dan tertarik untuk melakukan riset dan penilitian padi ungu organik yang ditanam oleh Ketua Kelompok Tani Indah Sakato Marsilan.

Sementara Ketua SAFE Prof. Novizar Nasir mengharapkan, lokasi padi ungu ini dijadikanAgrowisata. Potensi yang ada di daerah ini perlu dikembangkan dan digali terus sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat Dusun Tong Blau Kenagarian Kasang Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang Dr. I Ketut Budaraga menyebutkan padi organik yang ditanam di Dusun Tong Blau itu mulai tahun 2014 atas kerjasama Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang dengan Korem 032/Wirabraja dan Kelompok Tani Indah Sakato. Perkembangan tanaman padi organik itu cukup berhasil,kemudian dilanjutkan dengan tanaman padi ungu organik kamis, 9 Agustus 2018 panen perdana.

I Ketut Budaraga berharap, agar Dosen Fakultas Pertanian Unes berkabolarasi dengan mahasiswsa meningkatkan daerah Kasang menjadi Sentra panen padi unggu dan perlu dikaji untuk penelitian dosen dan mahasiswa. Kepada Mahasiswa yang sedang ber KKNPPM di Kenagarian Kasang Kecamatan Batang Anai agar mengali potensi daerah dan prosespenanaman padi organik untuk dikembangkan di kampung halamannya.

Panen perdana itu dilakukan secara simbolis oleh Prof. Dr. Bohari M. Yamin (Universitas Sain Islam Malaysia), Prof. Dr. Novizar Nazir Koordinator Network Asia Pasifik untuk Pertanian Pangan dan Energi Berkelanjutan (SAFE-Network), Prof. Dr. Rahmad (Unand), Prof. Dr. Nurul Huda (Univ.Trenggano Malaysia) dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang Dr. I Ketut Budaraga, M.Si. Kegiatan ini dihadiri para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Ekasakti Padang yang berlokasi di daerah tersebut, para dosen Fakultas Pertanian Unes. (h/rel)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 16 Oktober 2018 - 13:35:48 WIB

    Masyarakat Nagari Malalo Berjuang Wujudkan Hutan Adat

    Masyarakat Nagari Malalo Berjuang Wujudkan Hutan Adat TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat adat Malalo Tigo Jurai yang semakin tersadarkan dengan potensi alam Malalo dengan bantuan oleh LSM Qibar, INSIST, dan HUMA yang kemudian berjuang bersama untuk terwujudnya Hutan Ada.
  • Ahad, 07 Oktober 2018 - 08:23:16 WIB

    Ada 737 Kasus Perceraian di Payakumbuh, 75 Persen Digugat Istri

    Ada 737 Kasus Perceraian di Payakumbuh, 75 Persen Digugat Istri PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM--Angka perceraian di Payakumbuh semakin meningkat saja. Hal itu terlihat dari jumlah perkara gugatan perceraian di wilayah hukum Pengadilan Agama (PA) Payakumbuh. Hingga Oktober 2018, jumlah perka.
  • Selasa, 02 Oktober 2018 - 15:08:36 WIB

    Pendaftar CPNS di Kota Pariaman Capai 1000 Orang, Ujiannya di Padang

    Pendaftar CPNS di Kota Pariaman Capai 1000 Orang, Ujiannya di Padang PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Kota Pariaman per tanggal 2 Oktober sudah mencapai 1000 orang yang mendaftar via online. Hal ini merupakan angka terbanyak dibandingkan Kabupaten/K.
  • Selasa, 25 September 2018 - 16:20:49 WIB

    Proyek Kota Pintar Padang Pariaman Mulai Berjalan

    Proyek Kota Pintar Padang Pariaman Mulai Berjalan PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni secara resmi menyerahkan Surat Keputusan steering commitee kepada Dassault Systèmes sebagai bentuk dimulainya pengerjaan proyek pmplementasi kota pintar.
  • Kamis, 13 September 2018 - 16:27:12 WIB

    Kuota CPNS di Padang Panjang Hanya 57 Formasi

    Kuota CPNS di Padang Panjang Hanya 57 Formasi PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah sudah mengeluarkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masing-masing daerah..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM