Polisi Pasbar Ciduk Bandar Sabu, Ini Penangkapan Terbesar di Pasbar


Senin, 13 Agustus 2018 - 15:02:43 WIB
Polisi Pasbar Ciduk  Bandar Sabu, Ini Penangkapan Terbesar di Pasbar  Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Aleyxi Aubeyddillah bersama tersangka bandar narkoba, DLJ (31) memperlihatkan barang bukti sabu-sabu yang diamankan sebanyak 83 gram.IDENVI SUSANTO
PASBAR,HARIANHALUAN.COM- Polres Pasaman Barat (Pasbar)  menangkap bandar narkoba inisial DLJ (31), berikut 83 gram sabu. Ini penangkapan sabu-sabu terbesar sepanjang sejarah Pasbar.
 
Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso didampingi Kasat Resnarkoba AKP Aleyxi Aubeyddillah menyampaikan, tersangka masih diperiksa di Mapolres Pasbar.

Iman mengatakan tersangka  diciduk pada Jumat (10/8) malam sekitar pukul 21.15 WIB.
 
Tersangka merupakan bandar narkoba sekaligus pemakai. Sabu-sabu tersebut sudah dibungkus plastik putih dengan jumlah 13 paket besar siap diedarkan kepada calon pembelinya. Polisi juga menyita barang bukti berupa uang Rp115.000 dan bong alat pengisap sabu-sabu.
 
"Ini penangkapan sabu-sabu terbesar sepanjang sejarah Pasaman Barat. Kita sangat prihatin dengan maraknya peredaran narkoba berbagai jenis di daerah ini dengan sasaran anak-anak muda," sebutnya.
 
Iman menambahkan, penangkapan bandar narkoba ini memang sudah lama menjadi incaran kepolisian. Saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan kasusnya untuk mencari tersangka lainnya.
 
Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi sabu-sabu tersebut dipesan di daerah Medan, Sumatera Utara (Sumut) dan sempat transit di Pekanbaru.
 
Selanjutnya dikirim ke Pasaman Barat setelah uang ditransfer melalui rekening bank. Sabu-sabu itu kemudian dikirim ke Pasaman Batat melalui jasa travel.
 
"Pemesanan sabu-sabu ini melalui transfer bank. Begitu uang dikirim, maka barang siap dipaketkan sesuai alamat pemesan,” tambahnya.
Menurutnya jika dinilai dengan uang, maka harga sabu-sabu yang ditangkap tersebut mencapai Rp100 juta.
 
Tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 114 ayat (2) jo ayat (2) Undang-UndangNo 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 18 tahun penjara karena tersangka diduga bandar sabu-sabu.
 
Iman menjelaskan pihaknya sekarang memang sedang gencar melakukan Operasi Tumpas Bandar Singgalang 2018.
Dengan operasi tersebut, jajaran Polres Pasaman Barat memang berkomitmen untuk memberantas bandar narkoba di Pasaman Barat menyelamatkan generasi masa depan.
 
Pasaman Barat memang menjadi sasaran pengedar narkoba dari berbagai daerah sebab terletak di perlintasan Sumatera.Umumnya narkoba masuk dari Aceh, Medan, dan Pekanbaru.
 
Iman menambahkan sejak Januari 2018 jajaran Satres Narkoba Pasaman Barat telah memperkarakan 25 perkara kasus narkoba dengan 30 orang tersangka, yang didominasi kasus sabu.  (h/idn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]