Picu 88 Gempa Susulan, Gempa Lombok 6,9 SR dari Sumber Baru


Senin, 20 Agustus 2018 - 12:29:27 WIB
Picu 88 Gempa Susulan, Gempa Lombok 6,9 SR  dari Sumber  Baru Proses evakuasi korban gempa Lombok
 
JAKARTA, HARIAN HALUAN.COM-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa kuat yang kembali  mengguncang Pulau Lombok,  merupakan aktivitas sumber gempa baru.
 
Gempa  terjadi  Ahad malam (19/8)  pukul 21.56 WIB dengan magnitudo 6,9 (data awal magnitudo 7). Hingga Senin pagi (20/8) gempa itu  telah memicu 88 kali gempa susulan.
 
Dalam keterangannya di situs BMKG,   Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan, sumber gempa baru ini sejak tadi malam hingga Senin pagi ini pukul 7.00 WIB sudah membangkitkan 88 kali gempa susulan.
"Sebanyak delapan kali gempa susulan di antaranya memiliki kekuatan signifikan dan dirasakan guncangannya oleh masyarakat," jelasnya .
 
Dia  mengatakan,  dengan memperhatikan lokasi episenter gempa M=6,9 tadi malam yang terletak di ujung timur Pulau Lombok dan diikuti oleh sebaran episenter gempa yang mengikutinya dan membentuk kluster episenter dengan sebaran ke arah timur (di laut) hingga di sebelah utara Sumbawa Barat maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi tersebut merupakan aktivitas “gempa baru” yang berbeda dari gempa berkekutan M=7,0 dan susulanya yang terjadi sejak 5 Agustus 2018.
 
"Antara gempa M=7,0 yang terjadi pada 5 Agustus 2018 dengan gempa M=6,9 yang terjadi pada 19 Agustus 2018 tadi malam memiliki keterkaitan yang erat," jelasnya.

Munculnya aktivitas gempa baru dengan pusat di ujung timur Pulau Lombok yang berkekuatan M=6,9 kata dia, diduga kuat akibat dipicu oleh trigger statis (static stress) dari rangkaian gempa-gempa kuat di Lombok berkekuatan M=6,4 M=7,0 M=6,3 dan M=5,9 yang terjadi sebelumnya.
 
"Menariknya, rekahan (rupture) batuan yang diciptakan oleh kedua gempa tersebut masih terjadi pada satu sistem sesar yang sama yaitu masih dalam kerangka sistem Sesar Naik Flores, ini tempak jelas dari mekanisme pusat gempa yang terjadi," jelasnya.
 
Dalam ilmu gempa bumi/seismologi aktivitas kedua gempa kuat semacam ini disebut sebagai “gempa kembar” (doublet earthquakes) mengingat kekuatanya tidak terpaut besar, lokasi dan kedalamannya yang berdekatan, serta terjadi dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama. "Tetapi jika melihat banyaknya rangkaian gempa kuat yang terjadi maka boleh saja menyebutnya sebagai aktivitas “multi gempa” (multiplet earthquakes)," katanya. (dn/*)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 03 April 2019 - 17:18:56 WIB

    Duel Maut Tukang Ojek di Solok, Dipicu Karena Uang Rp 50 Ribu

    Duel Maut Tukang Ojek di Solok, Dipicu Karena Uang Rp 50 Ribu SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Gara- gara uang lima puluh ribu rupiah, Bermawi panggilan  alias Buya (65)  tega menghabisi nyawa temannya sendiri dengan sebilah belati..
  • Selasa, 27 November 2018 - 11:14:27 WIB

    Alih Fungsi Lahan di Pasaman Picu Longsor

    Alih Fungsi Lahan di Pasaman Picu Longsor PASAMAN, HARIANHALUAN.COM – Alih fungsi lahan serta sistem perladangan yang berpindah-pindah diduga salah satu pemicu terjadinya bencana tanah longsor di Kabupaten Pasaman, beberapa waktu lalu. Alih fungsi dianggap mempenga.
  • Senin, 05 November 2018 - 15:43:37 WIB

    Wagub: Banjir Dipicu Pembangunan Jembatan

    Wagub: Banjir Dipicu Pembangunan Jembatan BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menduga banjir yang merendam ratusan rumah di sepanjang Banda Bakali, Padang dipicu tertahannya material sungai oleh tiang penyanggah jembatan rel kereta ap.
  • Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:21:07 WIB

    Picu Gelombang Protes, Analisis Pakar Teroris Timbulkan Kontroversi

    Picu Gelombang Protes, Analisis Pakar Teroris Timbulkan Kontroversi PADANG, HARIANHALUAN.COM – Analisis yang dikemukakan pengamat terorisme Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Al Chaidar memicu gelombang protes dari lintas organisasi masyarakat Sumbar. Pernyataan Al Chaidar yang menyebu.
  • Rabu, 01 Agustus 2018 - 10:33:43 WIB

     Dipicu Sesar Mentawai, Gempa  Kembali Mengguncang

     Dipicu Sesar  Mentawai, Gempa  Kembali Mengguncang PADANG,HARIANHALUAN.COM-Gempabumi tektonik kembali mengguncang wilayah Painan dan Padang,  Rabu (1/8) 2018. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 03:28:56 WIB dengan kekuatan M=4,8 Skala Richter.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM