Pernyataan Al Chaidar Rugikan Sumbar, Boy Lestari: Orang Minang Rasional dan Objektif


Senin, 20 Agustus 2018 - 17:41:50 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pernyataan Al Chaidar Rugikan Sumbar, Boy Lestari: Orang Minang Rasional dan Objektif Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerakan Ekonomi Budaya (Gebu) Minang Sumbar, Boy Lestari

PADANG, HARIANHALUAN.COM— Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerakan Ekonomi Budaya (Gebu) Minang Sumbar, Boy Lestari menilai pernyataan pengamat terorisme, Al Chaidar, yang menyebut ada 3.000 bibit teroris di provinsi ini melukai hati masyarakat Minang. Pendapat Al Chaidar dianggap tidak berdasar.

Menurut Boy tidak ada bibit teroris di Sumbar karena tidak ada jejak kegiatannya, misalnya penyerangan rumah ibadah dan kantor polisi, seperti aksi terorisme yang terjadi di daerah lain. Kalau ada, hal itu dilakukan bukan oleh orang Minang, seperti usaha pembakaran Kantor Polres Dharmasraya yang dilakukan warga Muaro Bungo, Jambi, pada tahun lalu.

“Orang Minang itu rasional dan objektif. Orang Minang tidak melakukan hal-hal yang vulgar. Kalau ada teroris di Sumbar, itu pendatang, atau orang yang tidak menetap di Sumbar,” ujar Boy di Kantor Gebu Minang Sumbar, Kamis (16/8).

Karena itu, Boy menilai pernyataan Al Chaidar, pengamat yang merupakan dosen Universitas Malikussaleh Aceh, sebagai sebuah konspirasi untuk mengganggu stabilitas di Sumbar, baik stabilitas keamanan, politik, ekonomi, sosial, maupun agama. Boy juga berpendapat bahwa pernyataan Al Chaidar itu bisa jadi sebagai komoditas politik.

“Sumbar dikenal sebagai daerah yang aman, tetapi suhu politiknya tinggi karena orang Minang pintar-pintar. Pernyataan pengamat terorisme tentang adanya 3.000 teroris di Sumbar itu ingin mengganggu stabilitas di Sumbar yang berkaitan dengan pileg dan pilpres karena ini tahun politik,” ucapnya.

Boy menyatakan bahwa Sumbar merupakan daerah yang aman. Buktinya, Presiden Jokowi sudah lima kali ke Sumbar aman-aman saja karena polisi melibatkan masyarakat dan tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan.

“Kinerja kepolisian di Sumbar sudah optimal untuk menjaga keamanan. Buktinya pemilihan wali kota/bupati beberapa bulan yang lalu berjalan lancar dan aman,” katanya.

Dari semua itu, Boy memandang bahwa ada usaha untuk mengacaukan Sumbar karena provinsi ini diperhitungkan dari segala sisi, misalnya politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama meskipun jumlah penduduknya tidak sebanyak provinsi besar lainnya. Hal itu karena Sumbar adalah provinsi yang penting. ]

“Sumbar ini penting karena pernah jadi ibu kota negara (Bukittinggi). Salah satu proklamator adalah orang Minang (Bung Hatta). Banyak pendiri bangsa dan tokoh nasional orang Minang. Minang. Kekuatan Minang adalah filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Filosofi ini akan terus diganggu orang,” tuturnya.

Karena itu, Boy mengharapkan pemimpin dan semua pihak di Sumbar untuk menolak teroris dan teroris di Sumbar, dan memeranginya kalau ada kegiatan di provinsi ini. Ia juga mengharapkan semua pihak untuk berhati-hati  mengeluarkan pernyataan terkait dengan teroris dan terorisme karena pernyataan tersebut merugikan daerah,.

“Pertanyaan Al Chaidar itu merugikan Sumbar. Misalnya, dari segi pariwisata, orang akan takut datang ke Sumbar. Investor juga takut menanamkan modal. Itu berdampak pada ekonomi,” katanya.

Meskipun menolak pernyataan pengamat terorisme tersebut, Boy tetap mengimbau masyarakat untuk mewaspadai aktivitas terorisme di lingkungan masing-masing. (h/dib)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 16 November 2017 - 09:14:00 WIB

    Polisi Diminta Hati-hati Buat Pernyataan

    Polisi Diminta Hati-hati Buat Pernyataan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) meminta polisi tidak kalut menghadapi kasus terbakarnya Mapolres Dharmasraya. Hal itu sehubungan pernyataan Kapolres Dharmasraya, AKBP Ru.
  • Jumat, 29 September 2017 - 10:51:41 WIB

    Pernyataan Pihak Keluarga, Siswi SMKN 3 Payakumbuh Murni Diculik

    Pernyataan Pihak Keluarga, Siswi SMKN 3 Payakumbuh Murni Diculik PADANG,  HARIANHALUAN.COM - IA (15), siswi SMK 3 Payakumbuh yang ditemukan dalam kondisi setengah sadar di semak-semak kawasan Limau Puruik, Kelurahan Batang Kabung Ganting,  Kecamatan Koto Tangah,  Rabu (27/9) dipastikan .
  • Senin, 31 Juli 2017 - 21:22:57 WIB

    Viral Video Kadis Ngamuk, LBH Keluarkan Pernyataan

    Viral Video Kadis Ngamuk, LBH Keluarkan Pernyataan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Terkait aksi Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang yang melempar buah-buahan milik pedagang. LBH Padang mengecam arogansi dan tindak perusakan yang kepada pedagang di pasar raya Kota Padang tersebut..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM