Menanti Janji, Warga Lambuang Bukik Masih Harap Perbaikan Jembatan


Rabu, 29 Agustus 2018 - 10:39:11 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Menanti Janji, Warga Lambuang Bukik Masih Harap Perbaikan Jembatan BUTUH PERHATIAN—- Seorang warga melintasi jemabatan di kawsan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (10/8). Jembatan tersebut sudah rusak dan butuh perhatian khusus dari pemerintah karena kondisi jembatan yang sudah mulai rapuh . IRHAM

Laporan : Jebri candra

Jembatan yang menghubungkan Lambuang Bukik dengan Kepalo Koto di Kecamatan Pauh masih kurang layak dilalui oleh kendaraan. Tampak jelas  jembatan tersebut mengalami rusak parah dan kini sudah mulai ada yang keropos di beberapa sisi. Jembatan di Jalan Gunuang Nago Kecamatan Pauh yang sudah berusia 45 tahun itu sudah rapuh dimakan usia. Dari pengamatan penahan lantai bawah jembatan hanya diberi kayu sebagai penompang.

Jembatan yang mulai dibangun pada tahun 1973 ini seperti kurang tersentuh oleh perawatan, padahal sudah beberapa kali putus. Tingginya curah hujan dari hulu menjadikan air dari aliran Batang Kuranji ini pada musim hujan sering meluap dan memutus akses jalan yang menghubungkan dua kampung ini.

Sejak akhir Mei lalu, kondisi jembatan ini sudah pernah jadi laporan Haluan. Namun saat dipantau kembali, ternyata tak ada perubahan sama sekali. Padahal masyarakat setempat berharap kepada perwakilan mereka di DPRD dapat segera mengambil langkah, guna memperbaiki jembatan tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Jusrial (62) yang diwawancarai Haluan mengatakan, kabarnya juga akan diperbaiki berbarengan dengan jembatan batu busuak. Namun, jembatan batu busuak selesai dibangun sedangkan jembatan tak tersentuh. Ntah apa kendalanya,"kata Jusrial balik bertanya.

Hal senada dengan Jusrial, warga sekitar lainnya, Suman mengaku pernah menyuarakan hal serupa saat disorot TVRI Padang. Namun suara dan harapan warga itu, kata Suman lagi, seperti tidak ada ditanggapi pemerintah. Perawatan hanya dilakukan sebulan sebelum masuk bulan puasa tahun ini, itupun cuma sekedar saja diperbaikinya.

Oyon (64) salah seorang para tetua di sana juga membenarkan mengenai jembatan tersebut sekaligus warga Lambung Bukik Kecamatan Pauh. Jembatan ini didirikan pada tahun 1973. Artinya, sekarang jembatan itu sudah berusia 45 tahun

”Pernah terjadi kecelakaan di jembatan ini. Salah satu warga yang tercebur masuk ke dalam sungai. Untung saja saat kejadian air tidak begitu besar dan bisa kami selamatkan dengan warga yang lain. Coba lihat di (pusat) Kota Padang. Mana ada jembatan yang seperti ini, jembatan beralas dari lantai yang di bawahnya hanya menggunakan kayu balok yang disejajarkan saja. Mana janji pemerintah yang katanya akan segera memperbaiki jembatan kami ini,”katanya

Ditambah warga lainnya, Iye (40) jembatan ini selain menjadi akses penting, juga dapat menjadi jalur alternative. Akses ini merupakan jalur alternatif untuk menuju ke kampus Unand dan juga menghindari macet yang sering terjadi di Jalan By pass di Perempatan kuranji.

“Kalau pagi hari sering macet di jembatan ini sebab banyaknya kendaraan yang mencari jalan alternatif Yang berbahaya, jika terjadi kebakaran di sekitar sini. Mobil pemadam kebakaran harus berputar arah dulu dan masuk dari Simpang Kuranji untuk sampai di sini. Karena telat akibat akses yang buruk, tentu bangunan yang terbakar itu  sudah ludes dilalap api,”katanya seraya menyebutkan hal ini juga berdampak kepada mobilisasi siswa yang hendak bersekolah.(*)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 05 Juli 2018 - 13:17:37 WIB
    PEDAGANG PANTAI PADANG BALIK KE PUJASERA

    Kembali ke Trotoar, Pidana Menanti

    Kembali ke Trotoar, Pidana Menanti PADANG, HARIANHALUAN.COM—Belasan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar Pantai Padang sudah kembali menggelar dagangan di tempat yang ditentukan. Bagi PKL yang nekat kembali berdagang di sepanjang trot.
  • Ahad, 24 Juni 2018 - 10:27:41 WIB

    TPU Air Dingin Finishing, TPU Bungus Siap Menanti Anda

    TPU Air Dingin Finishing, TPU Bungus Siap Menanti Anda PADANG, HARIANHALUAN.COM - Bagi warga Kota Padang arah selatan yang keluarganya meninggal dunia, saat ini sudah bisa menggunakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus. Tersedia tiga hektar luas tanah yang bisa memakamkan warga m.
  • Rabu, 02 November 2016 - 01:30:31 WIB
    PENGURUS AKP21 SUMBAR DILANTIK

    Abaikan Tax Amnesty, Sanksi Menanti

    Abaikan Tax Amnesty, Sanksi Menanti PADANG, HALUAN — Pe­ngurus Asosiasi Konsultan Pa­jak Publik Indonesia (AKP2I) Sumbar dilantik oleh Ketua Umum AKP2I pusat, Suherman Saleh di Hotel Kriyad Bu­mi­minang, Jalan Bundo Kan­duang, Padang, Selasa (1/11) siang.
  • Selasa, 01 November 2016 - 02:00:16 WIB
    LANGGAR STATUS TAHANAN KOTA

    Hukuman Berat Menanti Bos Gula

    Hukuman Berat Menanti Bos Gula PADANG, HA­LUAN — An­caman tuntutan hukuman lebih berat, kini me­nanti terdakwa kasus peredaran gula tanpa label Standar Na­sio­nal Indonesia (SNI) Xave­rian­dy Sutanto. Po­tensi tuntutan lebih berat dari Jaksa Penu.
  • Sabtu, 28 Mei 2016 - 05:47:33 WIB

    Pungut Zakat Tanpa Izin, Pidana Menanti

    PADANG, HALUAN—Peng­urus masjid dan musala di Kota Padang diimbau segera membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpul za­kat­kan..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM