Tebang Pohon di Cagar Alam Maninjau, Dua Pria Diciduk Polisi


Kamis, 30 Agustus 2018 - 14:36:10 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Tebang Pohon di Cagar Alam Maninjau, Dua Pria Diciduk Polisi Penangkapan penebang hutan Cagar Alam di Padang Lantiak Jorong Malabur Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari.

AGAM, HARIANHALUAN.COM- Kepolisian Resor Agam menangkap dua orang pelaku penebangan hutan (ilegal logging) di dalam Kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau. Penebangan berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Agam, AKBP Ferry Suwandi didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Agam, Ardian, mengatakan telah mengamankan dua orang yang melakukan aktivitas penebangan persisnya di Padang Lantiak Jorong Malabur Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari. 

" Lokasi tempat penebangan merupakan kawasan hutan cagar alam Maninjau. Penangkapan dilakukan pada hari ini Rabu, 29 Agustus 2018 sekira pukul 13.00 WIB, mereka tidak mengelak karena ditemukan barang bukti," katanya, Kamis (30/8).

Ia menjelaskan, kedua orang yaitu berinisal  NA berusia 46 tahun warga Jorong Malabur Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam.  Kemudian SU 30 tahun warga Sitanang Jorong Pasar Batu Kambing Nagari Batu Kambing Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam.

Menurutnya, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya  penebangan hutan. Berdasarkan informasi itu Kasat Reskrim Polres Agam, Tim Gabungan dari petugas BKSDA Resor Agam, Unit Tipidter Sat Reskrim, Opsnal Sat Reskrim, turun ke lokasi.

Menurutnya, sesampai di lokasi tim mendapati dua orang sedang melakukan penebangan hutan. Setelah pengecekan koordinat oleh petugas dari BKSDA Resor Agam didapat fakta bahwa pohon yang ditebang masuk dalam Kawasan Cagar Alam Maninjau. 

" Mereka tertangkap tangan tengah melakukan penebangan. Dari keterangan pelaku dari pagi sudah menebang sebanyak empat pohon kayu jenis Madang. Saat ini  pelaku sudah diamankan di Mapolres Agam untuk menjalani proses hukum," katanya. 

Menurut Ferry, mereka dikenakan pasal 82 ayat (1) huruf b yo pasal 84 ayat (1) yo pasal 12 huruf b dan huruf f UU nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan atau pasal 40 ayat (1) yo pasal 19 ayat (1)  UU Nomor 5 tahun 1990 tentang  KSDAHE.

Dari keduanya diamankan satu unit sinso beserta peralatannya. Kemudian sebanyak 12 batang kayu olahan ukuran 6x6 siap jual. Kemudian satu unit motor merek honda. Berdasarkan perbuatan tersebut  keduanya terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (h/yat)


 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Juni 2018 - 18:24:02 WIB

    Warga Tebang Pohon Kelapa di Ulakan, Mobil Ini Remuk, Satu Keluarga Luka-luka

    Warga Tebang Pohon Kelapa di Ulakan, Mobil Ini Remuk, Satu Keluarga Luka-luka PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satu unit mobil minibus merek Terios dengan nomor polisi B 1992 KZM, ditimpa pohon kelapa yang ditebang oleh warga di Nagari Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman,  Kamis (28/6). Akib.
  • Senin, 28 Agustus 2017 - 17:20:24 WIB
    PENELUSURAN DISHUT SUMBAR DI HALABAN

    Warga Tebang Hutan, Galodo Datang

    Warga Tebang Hutan, Galodo Datang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Hendri Oktavia, telah menurunkan timnya ke lokasi galodo yang menghantam empat jorong di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota, beberapa hari yang lalu..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM