Walhi Sumbar: Habitatnya Didesak Sawit dan Tambang,  Harimau ke Perkampungan


Jumat, 31 Agustus 2018 - 12:03:35 WIB
Walhi Sumbar: Habitatnya Didesak Sawit dan Tambang,  Harimau ke Perkampungan BKSDA Sumbar Selasa (28/8) malam menangkap, seekor harimau sumatera, di kawasan pertambangan Bukit Karang Putih, Padang. dok. HALUAN

PADANG, HARIANHALUAN-Wahana Lingungan Hidup (Walhi) Sumbar mengingatkan, kehilangan tutupan kawasan hutan yang selama ini jadi habitatnya akibat   desakan perkebunan sawit dan usaha tambang, menjadi penyebab utama makin seringnya harimau  mensasar perkampungan penduduk.

"Penyebab lainnya  adalah tidak tersedianya binatang lain yang jadi makanannya dalam hutan yang sudah beralih fungsi  tersebut, sehingga menjelajah keluar hutan mencari  makanan, dan bertemu dengan manusia," jelas Direktur Eksekutif Walihi Sumbar Uslaini Chaus menjawab Harianhaluan.Com, Jumat (31/8/2018).

Baca Juga : Ratusan Tabung Gas Subsidi 3 Kg Disita Petugas Polsek

Seperti diberitakan,  di beberapa perkampungan di Sumbar  semakin sering penduduk  digemparkan oleh kehadiran harimau. Bahkan  Selama tahun ini saja, Polisi Kehutanan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar  sudah menangkap dua harimau sumatera.

BKSDA Sumbar Selasa (28/8) malam  menangkap, seekor harimau sumatera, di kawasan pertambangan Bukit Karang Putih  Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Baca Juga : Astaghfirullah, TKW di Malaysia Dianiaya Majikan, 5 Tahun Tak Digaji

Sedangkan April lalu, di Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam seekor raja hutan itu juga berhasil ditangkap.

Terhadap harimau  yang sudah diperangkap  tersebut Uslaini berharap dilakukan  pemeriksaan yang seksama. "Harus dipastikan, kalau cidera atau sakit sebaiknya segera masuk ke pusat rehabilitasi harimau," ujarnya.

Baca Juga : Terduga Gembong 500 Gram Sabu Diciduk Polisi

Ia mengatakan, kalau dikembalikan ke habitat langsung harus dicek dulu bagaimana kondisi habitat yang ada. 

"Kalau habitatnya sudah rusak atau dekat dengan pemukiman tentu akan menimbulkan masalah baru. Nah yang jadi pertanyaan, kemana habitat yang cocok bagi harimau yang memiliki area jelajah yang sangat luas," ujar  Chaus. (dn)
 

Baca Juga : Simpan Sabu Dalam Koper, Sepasang Pasutri Dicokok Polisi

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]