Mantan Napi Ungkap Resep Ganja Beracun Serangga


Rabu, 12 September 2018 - 14:47:42 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Mantan Napi Ungkap Resep Ganja Beracun Serangga Ilustrasi (haluan)

Oleh: Rendi Hakimi

Ganja, dalam UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika termasuk golongan I. Dalam peredarannya, ganja yang paling banyak dipakai oleh orang yang ingin mencoba narkoba untuk pertama kalinya.

Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2016, riwayat penyalahangunaan narkoba berdasarkan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), 45 persennya mereka menggunakan daun ganja.

Meski terus diperangi, tapi peredarannya masih berjalan. Pengedar dan bandar bahkan mempunyai trik khusus untuk membuat para pencandu "betah" menikmati daun kering itu. Meski daun tersebut sudah dicampur racun.

Inilah yang diakui, seorang mantan pengedar ganja lintas provinsi, yang juga mantan narapidana bernama Muzakir alias Joko.

"Sebelum daun ganja sampai dilentingan jari pemakai, terlebih dahulu dicampuri dengan cairan racun pembasmi serangga tanpa disadari pemakai," ujarnya kepada harianhaluan.com, Senin (10/9).

Pria yang tinggal di Kawasan Maninjau, Kabupaten Agam ini mengakui, racun serangga itu semacam resep rahasia untuk pengolahan daun ganja oleh para pengedar. Racun pembasmi nyamuk yang dikenal luas berwarna hijau itu disemprotkan ke daun ganja.

Hanya berselang beberapa menit untuk proses pengeringan, setelah itu bius daun ganja akan memberikan sensasi uforia yang memuncak, tapi berefek fatal bagi pemakai.

"Itu yang tak disadari para pemakai atau pecandu," ucap pria 71 tahun asal Aceh ini.

Sudah malang melintang di dunia hitam narkoba, Joko bahkan memiliki tato di kedua kelopak matanya. Ia menceritakan, polisi sengaja menggoreskan tinta tato sebagai tanda pengenal bagi pengedar yang sering keluar masuk penjara kala itu.

Di usia mudanya atau sekitar tahun 90 an, ia merupakan pengedar ganja lintas provinsi yang terbilang punya omset besar.

"Tiap bulannya saya bisa meraup ratusan juta. Dan perkiraan saya, cara mencampuri cairan racun serangga itu masih tetap dilakukan oleh para pengedar sampai hari ini," tutur Joko yang sudah mulai hidup normal kembali.

Ia mengatakan, banyak para pemakai yang ketagihan dengan barang (ganja) miliknya. Pesanan daun ganja dari pemakai pada waktu itu tak pernah putus.

"Dulu pemakai memesan ganja pada saya setiap hari. Masih ingat saya, banyak uang dari hasil penjualan itu. Banyak sekali. Namun, kini penyesalan terus datang. Sebab ada beberapa peristiwa yang tak bisa saya lupakan," kata seperti mengenang sesuatu.

Ia menuturkan, satu peristiwa sebelum ia ditangkap polisi untuk terakhir kalinya. Kala itu ada seseorang pemakai yang meninggal dunia setelah menghirup daun ganja hasil semprot racun yang dipesan darinya.

"Saya mendengar dari seseorang teman kalau si korban itu meninggal dengan mengeluarkan buih dari mulutnya hingga memuntahkan darah, seperti orang keracunan. Sebelum meninggal korban tersebut sedang menghisap daun ganja yang dipesan dari saya," ujarnya pria yang berkeinginan membangun masjid itu.

Ia menyesal atas perbuatannya tersebut. Dan kini ia khawatir mengenai proses jadinya olahan daun ganja kering tersebut yang mengintai korban jiwa lainnya.

"Perlu diketahui, bahwa pengolahan daun ganja kering yang disemprotkan cairan racun sejenis lainnya masih marak dilakukan. Cara itu masih dipertahankan oleh pengedar dari tahun ke tahun untuk mempertahankan bisnis penjualan ganja," tutur pria yang lengan kirinya terlukis tato kubah masjid.(**)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 17 Desember 2015 - 04:07:06 WIB
    AKBP H Hendrajoni SH MH

    Mantan Polisi Itu Jadi Bupati Pesisir Selatan

    Mantan Polisi Itu Jadi Bupati Pesisir Selatan Hit andalan vokalis grup selawat Tabina 165, Lisda Rawdha berjudul ‘Pulanglah Uda’. Entah apa maksud Lisda memilih lagu yang dipopulerkan Hetty Koes Endang tersebut. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM