TINGKATKAN PROMOSI DI MEDIA

Semen Padang Bidik Pasar Ekspor


Jumat, 14 September 2018 - 14:19:30 WIB
Semen Padang Bidik Pasar Ekspor Dirut PT Semen Padang Yosviandri saat silaturahmi dengan pimpinan media di Taman Palm Resto Padang, Kamis (13/9). HUMAS PTSP

PADANG, HARIANHALUAN.COM – PT Semen Padang (PTSP) terus memaksimalkan pasar ekspor untuk meningkatkan penjualan. Hal itu terkait makin ketatnya persaingan pasar semen dalam negeri.

Direktur Utama PTSP, Yosviandri mengakui terjadinya penurunan di Semen Padang sejak beberapa tahun terakhir. Penurunan terjadi bukan karena kualitas produk yang kurang dan juga bukan kapasitas produksi yang turun. Namun penurunan terjadi akibat persaingan semen nasional yang semakin ketat, karena masuknya produk semen berbagai merk ke tanah air.

Baca Juga : Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Kapal Mati Mesin dan 4 Nelayan dengan Selamat

“Sekarang pasar yang bagus itu ekspor. Itu masih menguntungkan, apalagi dolar sekarang lagi naik, ini berpengaruh terhadap eksport kita," ujar Yosviandri saat silaturahmi dengan pimpinan media di Taman Palm Resto Padang, Kamis (13/9). Turut hadir pada kesempatan itu, Komisaris PTSP, Khairul Jasmi, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum , Oktoweri serta Kepala Biro Humas, Nur Anita Rachmawati.

Dikatakannya, target eksport Semen Padang pada pertengan 2018 ini sudah melebih target. Jika sebelumnya hanya menargetkan 500 ribu ton, kini sudah mencapai 600 ribu ton. Begitu juga penjualan dalam negeri, Semen Padang juga optimis terjadi peningkatan penjualan di semester II seiring proyek-proyek pemerintah yang diselesaikan menjelang akhir tahun.

Baca Juga : Awal Maret 2021, Harga Bawang Putih dan Merah Turun di Pasar Raya Padang

Diakuinya, pasar dalam negeri produk semen makin berat. Apalagi masuknya pemain baru dari China, bahkan pasar Indonesia Timur sudah dikuasai oleh produk China sampai 40 persen, begitu juga dengan basic pasar Semen Padang di Sumatera sudah tergerus semen China.

"Belakangan ini penjualan Semen Padang mulai tergerus karena masuknya semen swasta, ini merupakan tantangan yang dihadapi karena ketatnya persaingan," katanya.

Baca Juga : Harga Emas Antam Tinggalkan Level Tertinggi, Bikin 'Senam Jantung'

Menurut dia bukan berarti Semen Padang tidak mampu bersaing di pasar namun lebih kepada terjadi persaingan luar biasa karena terdapat 15 pabrik semen di Tanah Air dengan kapasitas produksi mencapai 60 juta ton per tahun.

"Kuncinya adalah strategi pemasaran, promosi, melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas serta efisiensi. Makanya, kami mengharapkan dukungan media untuk mempromosikan Semen Padang untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan mutu Semen Padang. Bila perlu, logo Semen Padang tampil terus di halaman depan media surat kabar," ujarnya lagi.

Baca Juga : Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini

Ia juga berharap pemerintah lebih arif menyikapi fenomena industri persemenan saat ini di Tanah Air dengan tetap memperhatikan perusahaan semen milik negara. Pada 2018 Semen Padang memasang target penjualan sebesar 8,3 juta ton dan hingga Agustus sudah terjual sebanyak lima juta ton.

Untuk tetap bersaing, PT Semen Padang melakukan inovasi produk untuk meningkatkan penjualan dan menaklukan ketatnya persaingan pasar di Tanah Air dengan mengembangkan semen yang lebih cepat kering. Salah satu inovasi yang saat ini dihasilkan adalah semen cepat kering sehingga waktu pengerjaan konstruksi lebih cepat. Formulasi semen cepat kering tersebut telah dipakai pada pembangunan jembatan dan jalan di Sumbar dan dalam waktu beberapa hari sudah kering sehingga lebih hemat waktu.

"Kita harus berinovasi, tidak cukup jual semen saja, kita harus buat produk turunan juga nanti," katanya Dirut lagi.

Selain melakukan inovasi PT Semen Padang juga terus melakukan efisiensi pada berbagai bidang. "Kalau tidak bisa bersaing secara harga di pasar maka salah satu caranya adalah mempertahankan harga dengan meningkatkan efisiensi," kata dia lagi.

Sementara itu, kalangan media menyambut baik dan siap mendukung program pengembangan bisnis Semen Padang ke depan. Pemimpin Redaksi Harian Umum Haluan, Zul Effendi pada kesempatan itu menuturkan, di samping kerja kerja keras marketing dan efisiensi yang dilakukan PTSP saat ini, inovasi mendukung pembangunan insfratruktur nagari juga merupakan langkah tepat, karena begitu besarnya anggaran desa/nagari saat ini.

Hal senada juga diperkuat Pemimpin Redaksi Rakyat Sumbar, Revdi Iwan Syahputra dan Pemimpin Redaksi Padang TV, Nasrian Bahzein. “Miliaran rupiah anggaran desa berputar di nagari. Nah, bagaimana kita insan media, Semen Padang dan Nagari bersama-sama mendorong suksesnya penggunaan anggaran, sukses pula percepatan pembangunan insfratruktur nagari,” ujarnya. (dn/*)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]