BEREDAR DI KALANGAN KEPALA DAERAH

Gerindra: Usut Penyebar Dokumen Dukungan ke Jokowi di Sumbar!


Selasa, 18 September 2018 - 01:27:30 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gerindra: Usut Penyebar Dokumen Dukungan ke Jokowi di Sumbar! Sekretaris Gerindra Sumbar, Desrio Putra.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – DPD Gerindra Sumbar bereaksi keras terhadap beredarnya map berisi dukungan terhadap Presiden Jokowi, dalam agenda resmi di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (17/9). Dalang penyebaran map tersebut diminta untuk diusut.

Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Desrio Putra dalam pers rilisnya menyebutkan, perlu ditelusuri siapa yg memerintahkan kepala daerah untuk menandatangani surat itu. “Kalau yang memerintahkan itu pejabat negara, maka yang bersangkutan harus diproses. Harus ada klarifikasi dari pihak terkait, terutama penyelenggara pelantikan Wako dan Wawako Sawahlunto. Peringatan atau sanksi mesti diberikan kepada pelaku,” ungkap Desrio dalam pernyataan tertulisnya yang dikirim pada Senin malam.’

Gubernur Sumbar menurut Desrio juga mesti bereaksi karena penyebaran surat tersebut dilakukan dalam acara resmi pemerintah. “Menurut kami, surat tersebut adalah salah satu bentuk intervensi terhadap kepala daerah atau penggiringan kepada semua kepala daerah untuk memihak salah satu bakal calon presiden,” tegas Desrio.

Diungkapkan Desrio, jika surat tersebut resmi, maka pihaknya meminta surat tersebut dipublikasikan di media cetak, agar seluruh masyarakat Sumatera Barat mengetahuinya. “Harus jelas-jelas. Kalau memang itu sikap resmi, umumkan kepada publik,” paparnya.

Gerindra berkeyakinan tidak semua kepala daerah yang terlibat akan komit dengan surat tersebut. “Walau ditandatangani oleh kepala daerah, tetapi tidak semua akan komit dengan isi pernyataan dikarenakan sebagian dulunya diusung oleh partai koalisi pendukung prabowo - sandi (PKS, Gerindra, PAN, Demokrat). Bahkan ada diantara mereka yang merupakan kader Gerindra,” kata Desrio.

Pernyataan tersebut dianggap tidak memiliki kekuatan hukum karena tidak bermaterai dan tidak memakai stempel. “Itu surat biasa saja. Tidak mengikat dan tidak memiliki kekuatan hukum karena tidak bermaterai, juga tidak memiliki stempel. Gerindra tidak yakin surat tersebut akan berpengaruh luas,” ucapnya.

Desrio juga berkeyakinan, jika surat itu benar untuk mendukung Jokowi, tidak akan memiliki pengaruh kepada masyarakat Sumatera Barat. “Mayoritas masyarakat sumbar tetap cinta Pak Prabowo. Surat itu tidak akan berpengaruh banyak, serta tidak akan mengusik suara Prabowo di Sumbar. Meski demikian, mesti diusut, siapa yang menyebarkannya di acara resmi pemerintah,” ujarnya.

Dipaparkan Sekretaris Gerinda Sumbar itu, jika ditanya ke masing masing kepala daerah pasti diantara mereka ada yang mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidak sungguh-sungguh. “Mereka akan katakan bagaimana juga Jokowi presiden kita sekarang, daerah kita sangat minim anggaran jadi harus pandai-pandai ke pusat agar diberikan anggaran pembangunan lebih. Jadi intinya sebagian kepala daerah itu ada yang pragmatis juga,” papar Desrio.

Desrio malah menantang para kepala daerah untuk mendeklarasikan dukungan secara terbuka. “Kalau mereka sungguh-sungguh dukung Jokowi, coba satu per satu adakan deklarasi dan pernyataan dukungan. Kita lihat saja apakah masyarakat di daerah akan mengikuti atau tidak. Besar kemungkinan mereka akan ditinggalkan pendukungnya,” tantangnya. (h/ben)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM