Bayi Kembar Empat di Pasaman Dirujuk ke RSUP Dr.M.Djamil Padang


Jumat, 28 September 2018 - 11:37:35 WIB
Bayi Kembar Empat di Pasaman Dirujuk ke RSUP Dr.M.Djamil Padang seorang petugas kesehatan melihat kondisi salah satu bayi kembar di di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, Kamis (27/9). Yudhi

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Kamis (27/9), menjadi hari yang paling membahagiakan bagi pasangan suami istri, Dedi (26) dan Asriani (23), warga Pacuan, Nagari Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, 

Sang istri, Asriani tak disangka-sangka melahirkan empat bayi kembar, satu berjenis kelamin laki-laki dan tiga lainnya berjenis kelamin perempuan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksikaping, pukul 05.30 WIB, melalui persalinan normal.

Kelahiran bayi kembar ini merupakan peristiwa langka dan kali pertama ditangani oleh tenaga medis di RSUD Lubuksikaping. Meski pun begitu, penanganan medis terhadap bayi kembar tersebut tetap menjadi prioritas utama. 

Ditemui Haluan, di ruang perawatan anak, raut wajah bahagia memang tak terbendung dari sang ayah, Dedi.  Ia bersama sang istri yang kini tengah menjalani perawatan intensif di ruang kebidanan mengakui bahagia menyambut kelahiran empat bayinya itu.

"Alhamdulillah, kelahiran mereka berempat normal dan lancar. Meski lahirnya kurang dari bobot 1 Kg, tetap bersyukur. Ke empat bayi kembar ini adalah anak kedua. Anak pertama, saat ini berusia 5 tahun," kata Dedi. 

Dedi mengatakan, keempar bayinya itu terpaksa harus berpisah sementara dengan ibunya. Karena harus dirujuk ke RS M Djamil Padang, untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit milik pemerintah pusat itu. 

"Dari keterangan dokter, keempat anak saya ini harus dirujuk sore ini juga (kemaren,red). Karena adanya gangguan pernapasan. Sementara alat medis yang ada di rumah sakit tidak memadai. Keempat bayi ini harus terpisah dulu dari ibunya," katanya. 

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Lubuksikaping, dr Rahadian Suryanta Lubis menjelaskan, kondisi bayi perlu penanganan medis secara intensif, karena fungsi paru-paru belum sempurna, akibat lahir prematur. Sejak lahir, keempat bayi itu ditempatkan di inkubator, diawasi dua orang perawat. 

"Saat ini empat orang bayi kembar sedang mendapatkan perawatan dari tim medis. Satu laki-laki dan tiga perempuan. Kondisi bayi kurang baik karena sistim pernapasannya terganggu" ujar dr, Rahadian.

Dikatakan, pada pukul 05.30, bayi pertama lahir dengan jenis kelamin laki-laki, berat 855 gram. Selang beberapa menit, lahir lagi bayi kedua jenis kelamin perempuan, berat 667 gram. 

Berikutnya, pada pukul 05.50, lahir lagi bayi ketiga jenis kelamin perempuan dengan berat 675 gram dan terakhir, bayi perempuan berat 620 gram sekitar pukul 06.00 WIB.

Ia menyebutkan, ke empat bayi kembar ini perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar dengan peralatan lengkap seperti ke RSUP M Djamil, Padang, untuk penanganan medis selanjutnya. Kepada pihak keluarga, kata dia, hal itu telah disampaikan.

"Terpaksa dirujuk, karena berat badan keempat bayi kembar ini kurang dari 1 Kg, butuh alat bantuan pernapasan. Sementara kita masih keterbatasan alat di RSUD. Kita rujuk sore ini juga ke RSUP M Djamil, Padang. Mereka ini pasien umum," ujar Dr Rahadian. 

Puluhan orang, karyawan dan pengunjung di rumah sakit itu tampak antusias menyaksikan keberangkatan keempat bayi kembar itu menuju Padang. Mereka, memadati area selasar ruangan poliklinik rumah sakit tersebut. (h/yud)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]