Curi Motor, Pelajar SMA di Padang Diciduk Polisi


Jumat, 28 September 2018 - 23:38:59 WIB
Curi Motor, Pelajar SMA di Padang Diciduk Polisi Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Padang Barat menangkap seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) atas dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Penangkapan berlangsung di Matur, Kabupaten Agam, Jumat (28/9) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Pelaku diketahui berinisial IK (17), merupakan pelajar di salah satu SMA swasta di Kota Padang. Dalam proses pencokokan, Polsek Padang Barat berkerja sama dengan Polsek Matur, dan menemukan pelaku bersama satu unit sepeda motor Honda Scopy warna biru putih yang dicuri oleh pelaku di kawasan GOR H. Agus Salim.

Baca Juga : Siman, Korban Terakhir Longsor Lokasi Tambang Emas Solok Selatan Ditemukan Jelang Magrib

“Ada laporan dari korban curanmor dengan nomor LP/338/K/IX/2018, tertanggal 1 September 2018. Korban melaporkan sepeda motornya hilang di GOR H. Agus Salim. Tim Opsnal Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan olah TKP, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang berada di lokasi,” kata Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus.

Dari hasil penyelidikan, katanya lagi, petugas berhasil mengungkap identitas pelaku tersebut. Petugas kemudian melacak keberadaan pelaku yang dinyatakan sudah kabur dari Kota Padang. “Sepekan lebih mengejar, kami mendapatkan informasi pelaku berada di kampungnya di Matur, Agam,” katanya lagi.

Baca Juga : Longsor Terjang Beberapa Wilayah di Bayang Pesisir Selatan Usai Diguyur Hujan

Petugas kemudian berkerja sama dengan Polsek Matur untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Setelah itu, Tim Opnsal Unit Reskrim Polsek Padang Barat berangkat ke lokasi. “Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor hasil curian,” ucapnya.

Firdaus menyatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengungkap adanya tempat kejadian perkara (TKP) yang lain, termasuk siapa saja yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“Kami masih mendalami kasus ini dengan mengorek keterangan dari pelaku. Dari pengakuannya, mengaku baru satu kali beraksi. Tapi itu bisa saja alibi. Pelaku akan kami jerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun kurungan penjara,” ucapnya. (h/mg-rei)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]