Melaju Kencang, Angkot di Indarung Ini Tewaskan Pengendara Motor


Selasa, 02 Oktober 2018 - 17:45:52 WIB
Melaju Kencang, Angkot di Indarung Ini Tewaskan Pengendara Motor Kanit Laka Polresta Padang, AKP Muzhendri, saat menujukan oplet yang menabrak pengendara sepeda motor hingga meninggal dunia, Selasa (2/10). Jalan Padang Indarung, Kelurahan Padang Besi Kecamatan Lubuk Kilang, Kota Padang. PERI MUSLIADI.

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Diduga melaju secara ugal-ugalan, angkutan kota (angkot) menabarak dua orang pengendara motor,  akibatnya satu orang meninggal dunia satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Tabrakan angkot berwarna merah itu terjadi Jalan Padang Indarung depan Bengkel Motor Buyung, Kelurahan Padang Besi Kecamatan Lubuk Kilang, Kota Padang, Selasa (2/10).

Baca Juga : Basarnas Padang Perkuat Tim Evakuasi, Pencarian Korban di Tambang Emas Abai Solsel Dilanjutkan Hari Ini

Kanit Laka Polresta Padang, AKP Muzhendri menerangkan, kecelakaan itu terjadi pada Selasa sekitar 12.45 WIB. Korban meninggal bernama Tomi Apriyanto (27) alamat Jalan Sungai Rokan Batu Taba Ampek Angkek Kabupaten Agam, yang berposisi sebagai pengendara.

Sedangkan korban luka-luka bernama Hadib Kurniawan (27) yang berposisi sebagai penumpang, beralamat Kampus Limau Manis Padang.

Baca Juga : Semasa Hidup Ustaz Tengku Zulkarnain Tidak Memiliki Penyakit Serius

“Kendaraannya jenis angkot BA 1521 BU yang dikemudikan oleh Lukman Nur Hakim (27) warga Kelurahan Teluk Nibung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, datang dari arah Timur menuju Barat atau datang dari arah Simpang Lemdadika menuju Simpang Gadut.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) tertabrak sepeda Motor BA 3634 GQ yang berada didepannya, sebelumnya motor tersebut juga datang dari arah yang sama," sebut Muzhendri menjelaskan kronologi, Selasa (2/10).

Dikatakan Muzhendri, saat kejadian tersebut, kondisi Jalan lurus dan penurunan beraspal beton bagus, arus lalu lintas sedang, cuaca cerah. Sehingga sebelumnya pengemudi setelah menabrak sempat melarikan diri dengan angkotnya kerumah bos pemilik angkot tersebut.

"Pengemudi beralasan karena amper panas mobilnya naik. Karena pihak kepolisian meradiokan semua polisi lantas yang bertugas di jalan, akhirnya mobil tersebut bisa dihentikan sebelum sampai di rumah bosnya," ucap Muzhendri.

Pihaknya menduga, pengemudi oplet Lukman Nur Hakim ini mengendarai opletnya dengan kecepatan tinggi, sehingga hilang kendali beberapa saat sebelum menabrak sepeda motor tersebut.

“Saat kejadian, korban Tomi Apriyanto yang meninggal itu terpental, sehingga kepalanya terbentur,” katanya lagi.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk mendapatkan pertolongan segera. Namun, kondisi cidera di bagian kepalanya cukup parah sehingga nyawa korban tak bisa diselamatkan. (h/mg-pmi)

 

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]