Rumah Zakat Sumbar Ikut Bergabung Bantu Korban Gempa Palu dan Donggala


Selasa, 02 Oktober 2018 - 19:39:45 WIB
Rumah Zakat Sumbar Ikut Bergabung Bantu Korban Gempa Palu dan Donggala Dokumentasi Rumah Zakat

JABAR, HARIANHALUAN.COM--Membantu korban gempa dan tsunami di Donggala, Sulawesi Tengah, Rumah Zakat Indonesia menurunkan tim relawan ke lokasi kejadian.

 “Merespon kejadian ini, Rumah Zakat mulai mengirimkan relawan sejak Jumat malam. Relawan dikirim dari 8 provinsi, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sumatera Barat. Relawan yang dikirim terdiri dari tim evakuasi, dan tim medis” ” jelas Chief Program Officer, Murni Alit Baginda dalam press relaase yang diterima harianhaluan.com, Selasa (2/10).

Baca Juga : Arus Balik Lebaran, Polri Alihkan Truk Besar ke Jalur Non Tol

 Ia mengatakan, Rumah Zakat telah mengirimkan 13 orang tim evakuasi, 5 orang tim medis, 2 unit ambulance, 1 mobil klinik, bantuan logistik hingga pengiriman 100.000 kornet Superqurban dan siaga pangan.

“Fokus bantuan kita di masa tanggap darurat ini adalah evakuasi, rapid assessment, layanan medis, bantuan logistik, layanan dapur umum dan layanan kebersihan,” ujar Murni.

Baca Juga : Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Ketua Satgas Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid-19

 Untuk membantu pemerintah dalam penanganan bencana di Sulawesi Tengah mulai dari masa tanggap darurat hingga masa recovery dan rehabilitasi. Rumah Zakat membuat empat gelombang tahapan aksi penanganan bencana di Sulawesi Tengah, yang disesuaikan dengan kondisi dan fase Bencana di lapangan.

Ia menjelaskan, pada gelombang pertama ini, Rumah Zakat mengirimkan relawan untuk membantu evakuasi, assessment, pelayanan medis, penyaluran logistic, dan layanan dapur umum , serta mengirimkan ambulance dan mobil klinik.

Di Gelombang II, penanganan bencana ditambah dengan penyediaan pos pengungsian, mesjid darurat, toilet komunal dan layanan psikososial.

Di Gelombang III yang bertepatan dengan masa recovery, kami akan mulai mendirikan hunian sementara, penyiapan sekolah darurat dan penyediaan layanan kesehatan. Dan di Gelombang IV atau masa rehabilitasi, selain kita masih terus menyediakan hunian sementara dan sekolah darurat, kami juga akan mulai melakukan pendampingan ekonomi untuk warga terdampak .

“Ke depannya, kami berencana akan mendirikan desa berdaya dengan program-program pemberdayaan yang terintegrasi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan, agar warga terdampak dapat kembali pada kehidupannya seperti sebelum terjadi bencana,” terang Murni.(h/rel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]