Banjir Bandang dan Longsor Terjang VII Koto Padang Pariaman


Selasa, 02 Oktober 2018 - 21:57:43 WIB
Banjir Bandang dan Longsor Terjang VII Koto Padang Pariaman Korban banjir dan tanah  longsor saat mengambil barang-barang yang berharga, disela reruntuhan rumahnya, Selasa (2/10). Khairul

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman mengakibatkan banjir bandang dan longsor di Korong Guguak Padang Pauh, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, pada Senin malam (1/10). Akibatnya, empat rumah mengalami rusak berat karena tertimpa reruntuhan tanah. 

Camat VII Koto, Masrimfi Noor, mengatakan, longsor terjadi pada malam hari sesudah salat magrib. Saat longsor terjadi semua warga sudah berada di rumahnya masing-masing. Tidak ada korban jiwa, hanya saja dua orang mengalami luka ringan dan trauma. 

Baca Juga : Banjir Bandang Tapan, Warga Memilih Tidur di Musala

"Totalnya ada empat rumah yang terkena dampak dari longsor tersebut. Namun dari empat tersebut hanya dua rumah yang paling parah terkena timbunan longsor tersebut," tambahnya.

"Ini disebabkan tekstur tanah yang lunak dan berada pada kemiringan, ditambah guyuran hujan, sehingga menyebabkan tanah itu longsor,"ucapnya.

Baca Juga : Menlu Retno: Indonesia Terus Dukung Palestina

Ia mengatakan, saat ini seluruh korban sudah diungsikan ketempat yang lebih aman. Dimana dua kepala keluarga yang rumahnya tertimbun longsor mengalami luka ringan, dan saat ini telah mengungsi ke rumah keluarganya yang lain.

"Kami sudah mengungsi semua korban longsor itu," katanya.

Ia juga menjelaskan, selain longsor, warganya juga terkena banjir bandang. Banjir dengan ketinggian sekitar satu meter itu menyebabkan sawah rusak,tiga sapi, enam kambing, serta sejumlah ayam dan bebek hanyut terbawa arus banjir.

"Itu data sementara, kami masih mengumpulkan data lebih lengkapnya, termasuk luas areal pertanian yang rusak," ujarnya.

Sebuah jembatan di Nagari Koto Dalam Barat, Kecamatan Padang Sago yang menghubungkan daerah itu dengan Kecamatan VII Koto juga putus.

Jembatan tersebut ambruk sekitar17.30 WIB sehingga akses ke daerah tersebut putus. Saat ini sejumlah warga sedang bergotong royong untuk membuat jembatan darurat. (h/rul)

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]