Bupati Hendrajoni: Jangan Menjelek-jelekkan, UU ITE Berbicara


Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:49:13 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Bupati Hendrajoni: Jangan Menjelek-jelekkan, UU ITE Berbicara Bupati Pessel Hendra Joni saat memberikan keterangan pers di kantor Bupati Pessel, Senin (9/10). Okis Mardiansyah

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni, melakukan klarifikasi dengan sejumlah media, terkait tidak memenuhi surat pemanggilan yang dilayangkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar, terhadap dirinya.

"Saya bukannya tidak ingin memenuhi pemanggilan Bawaslu Sumbar, tapi saya sebelumnya kan sudah diperiksa dan memberikan keterangan sedetil detilnya kepada Bawaslu kabupaten," ujar Hendrajoni, saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah awak media, di Painan. Senin, (8/10).

Terkait hal itu, ia menilai seharusnya Bawaslu Sumbar berkoordinasi dengan Bawaslu Pesisir Selatan, jika memang hendak meminta keterangan lebih lanjut.

Ia juga mengklarifikasi dugaannya kampanye, yang menyebabkan videonya viral di Facebook ketika memberi bantuan sosial dari Presiden Joko Widodo.

Video tersebut menjadi perhatian Bawaslu, setelah menerima laporan adanya dugaan pelanggaran Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Saya menolak itu dikatakan upaya kampanye. Sebab, tidak ada kata kata saya yang mengajak masyarakat untuk memilih Jokowi," katanya.

Ia menjelaskan, penyebutan nama Joko Widodo dalam video tersebut, untuk mengingatkan agar para wali nagari yang menerima bantuan pusat saat itu, tidak menyelewengkan anggaran tersebut.

"Untuk itu saya tegaskan sekaligus mengingatkan para wali nagari kalau bantuan itu dari presiden, jangan sampai nanti disalahgunakan," ucapnya.

Para penerima bantuan pusat dengan nominal ratusan juta rupiah itu, adalah sejumlah wali nagari di Pesisir Selatan, yang didahului dengan pengajuan proposal ke pemerintah pusat.

"Saya sebagai kepala daerah tentu sangat senang ada bantuan dari pusat kepada masyarakat," tuturnya.

Meski demikian, ia mengajak agar masyarakat menahan diri menyikapi perbedaan pandangan serta pilihan politik.

"Kalau gak ada bukti, jangan menjelek-jelekan orang, jangan dipelintir. Nanti UU ITE berbicara. Enam tahun penjaranya. Nanti berbalik arah, saya orang ITE. Kalau gak suka, ya tolak saja, ini negara demokratis, siapapun berhak menentukan pilihannya. Sampai saat ini saya tidak pernah mengajak masyarakat untuk memilih Jokowi. Sebab, saya bukan orang politik," ujarnya dengan tegas.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Sumatera Barat (Sumbar), melayangkan surat panggilan kedua kepada Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, terkait videonya yang dilaporkan warga.

"Besok Bawaslu provinsi akan melayangkan surat kedua untuk terlapor, sebagai prosedur penanganan pelanggaran yang kami lakukan," kata Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efrimen, saya dikonfirmasi awak media di Padang.

Hal itu disampaikannya ketika diwawancarai pada kegiatan sosialisasi peraturan Bawaslu pengawasan tahapan Pemilu 2019.

Ia berharap agar terlapor bisa memenuhi panggilan kedua dari pihaknya.

"Jika tidak datang itu akan merugikan terlapor sendiri, karena kehadirannya untuk menjelaskan dan menerangkan peristiwa dari sudut pandangnya," katanya.

Ia menyebutkan penanganan persoalan yang menyangkut Hendrajoni sekarang diproses di Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu). (h/kis)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 09 Oktober 2018 - 22:02:26 WIB

    Bupati Pessel Hendrajoni: Bubarkan Saja Bawaslu di Kabupaten

    Bupati Pessel Hendrajoni: Bubarkan Saja Bawaslu di Kabupaten PADANG, HARIANHALUAN.COM --Kesal karena dianggap meminta keterangan secara berulang-ulang oleh Bawaslu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni minta bubarkan saja Bawaslu di kabupaten..
  • Kamis, 27 September 2018 - 13:08:04 WIB

    Mendagri Dalami Video Bupati Pessel

    Mendagri Dalami Video Bupati Pessel PADANG, HARIANHALUAN.COM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku sudah mengetahui video Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni yang viral di media sosial. Dalam video berdurasi 41 detik ini, Hendrajoni tampak sedang memberik.
  • Rabu, 26 September 2018 - 20:43:40 WIB
    BAWASLU DIMINTA BERTINDAK

    Soal Video Bupati Pessel, Kubu Prabowo: Jangan Memancing Kisruh

    Soal Video Bupati Pessel, Kubu Prabowo: Jangan Memancing Kisruh Terkaitt videonya yang beredar, Hendrajoni belum memberikan penjelasan secara panjang lebar. Hendrajoni belum menjelaskan di mana dan kapan kegiatan penyerangan bantuan tersebut berlangsung.  Namun, ia membantah bantuan ters.
  • Rabu, 19 September 2018 - 21:37:41 WIB

    Bupati Limapuluh Kota: Kita Suka, Kita Senang dengan Jokowi

    Bupati Limapuluh Kota: Kita Suka, Kita Senang dengan Jokowi PADANG, HARIANHALUAN.COM--Sejumlah kepala daerah di Sumbar menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk maju kembali menjadi presiden periode kedua..
  • Rabu, 19 September 2018 - 12:17:05 WIB

    Dukung Jokowi Dua Periode, Bupati Sijunjung: Kita Butuh Bantuan Keuangan

    Dukung Jokowi Dua Periode, Bupati Sijunjung: Kita Butuh Bantuan Keuangan PADANG, HARIANHALUAN.COM--Sebanyak 10 orang bupati dan wali kota di Sumbar, deklarasi mendukung Joko Widodo untuk maju jadi presiden untuk dua periode di Hotel Inna Muara, Padang, Kamis, (18/9) malam..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM