Tingkat Kecelekaan Tinggi, Pemda dan KAI Harus Perhatikan Keselamatan Warga


Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:17:09 WIB
Tingkat Kecelekaan Tinggi, Pemda dan KAI Harus Perhatikan Keselamatan Warga Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Tingginya tingkat kecelakaan kereta api di jalur perlintasan kereta api Padang-Pariaman serta jalur Minangkabau Ekspres yang baru-baru ini mulai dioperasikan mendapat sorotan dari kalangan DPRD.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar Taufik Hidayat meminta, pemerintah daerah dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) konsisten memperhatikan keselamatan masyarakat yang ada di jalur perlintasan. Sebab, Taufik melihat kecelakaan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya karena kelalaian PT KAI, kelalaian pemerintah daerah, dan kelalaian masyarakat sendiri.

Untuk PT KAI, Taufik Hidayat mengimbau instansi ini meningkatkan keamanan di kawasan yang padat penduduk. Ia menilai beberapa langkah bisa diambil, di antaranya memasang papan peringatan, mengurangi kecepatan kereta di daerah pemukiman, kemudian masinis harus lebih sering membunyikan klakson saat kereta melintas.

"Kita menyadari kondisi dan posisi jalur kereta api sangat membahayakan keselamatan, karenanya pemerintah daerah dan PT KAI mesti konsisten memperhatikan persoalan ini, Sementara itu, masyarakat juga harus lebih mawas diri serta waspada terhadap bahaya kecelakaan kereta api," ujar Taufik saat berbincang dengan Haluan, Senin (8/10). 

Anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Ahmad Khaidir meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) meningkatkan sistem keamanan pada jalur perlintasan kereta api. Menurut Ahmad, untuk meminimalisir tingginya kecelakaan salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membangun pagar pembatas pada tepi rel.

Ia menuturkan, banyak faktor yang bisa memicu terjadinya kecelakaan, di antaranya karena lemahnya sistem pengamanan pada perlintasan sebidang dan tidak dipagarnya tepi rel.

"Berangkat dari hal itu perlu adanya pembaharuan pada sistem tersebut,” ujar Ahmad.

Menurut dia sistem keamanan perlintasan kereta api di Sumbar harusnya dibuat seperti di Kota Jakarta. Di Jakarta tranportasi masal seperti KA sangat diminati, intensitas penggunaan rel cukup tinggi. Guna meminimalisir kecelakaan PT KAI memagar seluruh perlintasan.

"Seharusnya hal yang sama bisa diterapkan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman," katanya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Demokrat M Nurnas menegaskan, secara Undang-undang pihak PT KAI memang tak bisa disalahkan saat terjadi kecelakaan dijalurnya. Namun demikian, pemerintah wajib melindungi masyarakatnya. Setiap permasalahan yang membahayakan masyarakat pemerintah harus hadir untuk melindungi. Baik lewat regulasi maupun pemenuhan infrastruktur yang memadai. Apalagi ini menyangkut nyawa manusia.

Untuk persoalan seringnya terjadi kecelakaan kereta api ini, ia mengatakan gubernur harus memanggil pihak terkait dan duduk semeja membicarakan. Evaluasi mesti dilakukan, baik terhadap kinerja masinis PT KAI, mereka yang berkewajiban menyediakan palang pintu, serta sarana prasana penunjang lainnya. Terkait ini, hampir setiap bulan jalur perlintasan kereta api Padang Pariaman yang sekarang ini juga difungsikan sebagai jalur Minangkabau Ekspres selalu memakan korban kecelakaan. (h/len)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 24 Juni 2019 - 16:30:09 WIB

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN UIW Sumbar Tingkatkan Penjualan

    PADANG, HARIANHALUAN.COM - PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat berhasil meningkatkan penjualan sebesar sebesar 3,19% pada akhir Triwulan 1 2019. Hal ini tidak lepas dari komitmen PLN untuk selalu memberikan kemudahan bagi m.
  • Senin, 24 Juni 2019 - 16:22:00 WIB

    Pessel Turun Peringkat di MTQ Tingkat Sumbar

    Pessel Turun Peringkat di MTQ Tingkat Sumbar PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kabupaten Pesisir Selatan harus rela menelan pil pahit atas kekalahan pada MTQ ke-38 tingkat Sumatera Barat (Sumbar) di Kota Solok. Betapa tidak, daerah yang berjuluk "Negeri Sejuta Pesona" itu han.
  • Jumat, 21 Juni 2019 - 17:08:45 WIB

    Tanah Datar Juara Umum MTQ ke-38 Tingkat Nasional

    SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Musabaqoh Tillawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Solok berakhir, Jumat (21/6). Kabupaten Tanah Datar keluar sebagai juara umum pada MTQ ke XXXVIII. Atas keberh.
  • Rabu, 19 Juni 2019 - 14:34:24 WIB

    Siswa ICBS Payakumbuh Juara 1 Cabang Fahmil MTQ Tingkat Sumbar

    Siswa ICBS Payakumbuh Juara 1 Cabang Fahmil MTQ Tingkat Sumbar PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Siswa Insan Cendekia Boarding School  (ICBS) Payakumbuh ukir prestasi dalam ajang MTQ ke-38 Tingkat Provinsi Sumbar di Kota Solok, 14-22 Juni 2019. Tim fahmil putra yang terdiri dari 3 siswa IC.
  • Selasa, 18 Juni 2019 - 14:22:16 WIB

    Kader PKK Dharmasraya Ikuti Jambore Tingkat Sumbar

    Kader PKK Dharmasraya Ikuti Jambore Tingkat Sumbar DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, melepas secara resmi Kontingen TP-PKK Kabupaten Dharmasraya untuk mengikuti Jambore Terpadu Kader PKK Berprestasi dan Gelar TTG Tingkat Provinsi.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM