Kasus Ratna  Berbohong, Amien Rais Jalani  Pemeriksaan 


Rabu, 10 Oktober 2018 - 17:51:03 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kasus Ratna  Berbohong, Amien Rais Jalani  Pemeriksaan  Alumni 212 gelar aksi mengawal pemeriksaan Amien Rais, Rabu. Fb


JAKARTA, HARIANHALUAN.COM--Tokoh  Reformasi yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais telah selesai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Rabu petang (10/10). 

Amien diperiksa sebagai saksi kasus berita bohong tersangka Ratna Sarumpaet. Amien tanpak keluar dari Mapolda sekitar pukul 16.00 WIB. Dia didampingi oleh kuasa hukum dan anaknya.
 

Amien tidak merinci apa saja yang ditanyakan oleh polisi kepadanya. Usai memberikan keterangan, dia bersama anaknya Tasniem Rais pergi dengan mobil sedan hitam. 
Sebelum masuk ke ruang penyelidikan Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018), Amien bicara di depan wartawan ditemani sejumlah elite PAN, putrinya Tasniem Fauzia Rais, dan menantunya Ridho Rahmadi.
 Amien memulai pernyataannya dengan mengutip pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang menyebut pemanggilan Amien berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet.

"Ini surat panggilan untuk saya tanggal 2 Oktober yang katanya berdasarkan keterangan Sarumpaet, padahal Sarumpaet ditangkap tanggal 4 Oktober. Ini sangat janggal. Tanggal 2, Sarumpaet belum memberi keterangan apapun ke polisi," ujar Amien seprti dikutip detik.com. 

"Apakah ini upaya kriminalisasi? Wallahualam," tutur Ketua Dewan Kehormatan PAN itu.

Tak Ada Untungnya 

Menangggapi pemeriksaantokoh reformasi itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan, tidak ada untungnya bagi polisi melakukan pemeriksaan terhadap  Amien Rais dalam kasus kebohongan aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet.

"Mestinya polisi fokus saja memeriksa Ratna Saumpaet, tidak usah memutar-mutar. Apa pula ceritanya, memeriksa pak Amien Rais," kata Fahri kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Fahri menyarankan polisi agar merujuk saja dengan apa yang disampaikan Ratna Sarumpaet yang meminta agar fokus kedirinya saja, tidak usah mutar-mutar. "Apalagi pak Amien kan tidak tahu apa-apa, karena dia orang yang diajak oleh Prabowo untuk menjenguk Bu Ratna," kata Fahri.

 Menurut Fahri, dalam kasus Ratna Sarumpaet, yang diperlukan adalah pemeriksaan dari psikiater terhadap Ratna secara mendalam sebelum polisi mengembangkan kasus tersebut kemana-mana, supaya tidak salah dari awal. "Saya malah mendengar soal-soal lain, Bu Ratna itu perlu pendampingan, dan pemeriksaan psikiater," ujar anggota DPR asal NTB itu lagi. (sam/dtc)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:54:51 WIB

    Penyidik Kementerian Pastikan Proses Berjalan Kasus Mandeh Tetap Lanjut

    Penyidik Kementerian Pastikan Proses Berjalan Kasus Mandeh Tetap Lanjut PADANG, HARIANHALUAN.COM –Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan proses penyidikan kasus dugaan perusakan Kawasan Wisata Terpadu Bahari (KWTB) Mandeh.
  • Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:46:42 WIB

    Bawaslu Sumbar Bawa Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Nevi Zuairina ke Penegak Hukum

    Bawaslu Sumbar Bawa Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Nevi Zuairina ke Penegak Hukum PADANG, HARIANHALUAN.COM – Hasil pleno dua perkara dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret calon anggota DPR RI Nevi Zuairina dan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni akhirnya diteruskan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu.
  • Sabtu, 22 September 2018 - 20:07:01 WIB

    Pasca Kasus Cabul, Jalur Pendakian Gunung Singgalang Ditutup Sementara

    Pasca Kasus Cabul, Jalur Pendakian Gunung Singgalang Ditutup Sementara TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Jalur pendakian ke Gunung Singgalang di Kabupaten Tanah Datar ditutup sementara. Penutupan dilakukan terkait kasus pencabulan oleh seorang pendaki pada Selasa (18/9) dan demi keamanan para penda.
  • Jumat, 14 September 2018 - 18:02:29 WIB

    Jumlah Kasus KDRT Meningkat di Pariaman

    Jumlah Kasus KDRT Meningkat di Pariaman PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM—Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Pariaman masih tinggi saat ini. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariam.
  • Kamis, 13 September 2018 - 12:22:14 WIB

    Dua Tersangka Kasus Ambulans Maut Diciduk di Pessel

    Dua Tersangka Kasus Ambulans Maut Diciduk di Pessel PADANG, HARIANHALUAN.COM-Kepolisian Resor Kota Padang, sudah mengamankan pelaku penabrakan dengan mobil ambulance, yang menyebabkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di Sawahan Dalam, Kota Padang..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM