Gempa Situbondo 6,4 SR, Robohkan Banyak Bangunan


Kamis, 11 Oktober 2018 - 08:57:56 WIB
Gempa Situbondo 6,4 SR, Robohkan Banyak Bangunan Bangunan rumah warga yang ambruk akibat gempa di Situbondo, Jatim. Kamis dini hari tadi. FB

 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Gempa dengan kekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10) dini hari tadi, mengakibatkan sejumlah kerusakan dan korban. 

"Data sementara dampak gempa dilaporkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers, Kamis (11/10) pagi.

Sutopo menyebut daerah yang terparah terdampak gempa adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur. Ketiga korban meninggal juga diketahui merupakan masyarakat di Kecamatan tersebut.

Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Sementara  penyebab gempa menurut siaran Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)-KESDM, berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya yang dangkal, gempa bumi ini di sebabkan oleh aktifitas sesar di lokasi tersebut yang mempunyai barat-baratlaut - timur-tenggara dengan mekanisme sesar naik.

Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Situbondo, Sumenep dan Denpasar dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) serta di Karangkates, Gianyar, Lombok Barat, Mataram, dan Pandaan sebesar III MMI. Berdasarkan informasi dari BNPB, guncangan gempa bumi telah mengakibatkan tiga korban jiwa di Sumenep serta beberapa kerusakan di berbagai wilayah. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi bawah laut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil. (dn/*)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 19 November 2019 - 09:03:01 WIB

    Gempa Bumi 5,3 SR Mengguncang Manokwari

    Gempa Bumi 5,3 SR Mengguncang Manokwari PERISTIWA, HARIANHALUAN.COM -- Gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter mengguncang kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, Selasa pukul 06.40 WIT, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami..
  • Ahad, 17 November 2019 - 15:25:29 WIB

    Sejarah Panjang Gempa nan Merusak di Laut Maluku

    Sejarah Panjang Gempa nan Merusak di Laut Maluku PERISTIWA, HARIANHALUAN.COM -- Gempa bumi kuat di Laut Maluku bukan hanya sekali terjadi seperti pada Kamis (14/11) malam, namun punya sejarah beberapa kali terjadi menimbulkan kerusakan termasuk tsunami yang mematikan..
  • Sabtu, 16 November 2019 - 19:04:43 WIB

    Ternyata Ini Penyebab Maluku Rawan Gempa

    Ternyata Ini Penyebab Maluku Rawan Gempa JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan penyebab Maluku kerap diguncang gempa, seperti yang terjadi di utara kawasan itu sepanjang Jumat (15/11)..
  • Sabtu, 16 November 2019 - 19:01:24 WIB

    Gempa Bermagnitudo 5,9 Guncang Bitung Sabtu Sore

    Gempa Bermagnitudo 5,9 Guncang Bitung Sabtu Sore JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gempa bumi bermagnitudo 5.9 mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (16/11)..
  • Sabtu, 16 November 2019 - 10:07:47 WIB

    Sudah  151 Kali Gempa Susulan Landa Maluku

    Sudah  151 Kali Gempa Susulan Landa Maluku JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Hingga Sabtu pagi,  sudah 151 kali gempa bumi susulan (aftershock) terjadi di Laut Maluku pascagempa magnitudo 7,1 yang mengguncang wilayah tersebut pada Jumat (15/11/2019) dini hari. .

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM