Hingga Kamis Ini, Banyak Kampung di Pasaman Masih Terendam Banjir


Kamis, 11 Oktober 2018 - 12:27:27 WIB
Hingga Kamis Ini,  Banyak Kampung di Pasaman Masih Terendam Banjir Kondisi kampung Pancah, Nagari Lubuk Layang, Rao Selatan., masih digenangi banjir, Kamis ini. YUDHI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM-Hari kedua pasca bencana banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Pasaman, BPBD setempat belum bisa menghitung jumlah kerugian dan mendata kerusakan akibat bencana tersebut. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Maspet Kennedy saat ditemui di kantornya, Kamis (11/10) menyebutkan, bahwa pihaknya masih kewalahan mendata sejumlah kerusakan akibat bencana banjir di daerah tersebut. 

"Kita masih kewalahan ini. Data spesifik belum bisa kita relis ke media. Sebab, kita masih disibukkan menangani bencana di daerah terdampak," ucap Maspet. 

Namun, kata Maspet, kerusakan terparah dari bencana banjir tersebut melanda kawasan Rao, Rao Selatan dan Panti. Banjir tersebut, kata dia, merusak tiga unit jembatan. 
"Jembatan gantung Lubuk Aro, putus. Jembatan Kubu rusak berat sama dengan jembatan di Rumbio, Rao Utara. Baru itu yang bisa kami sebutkan," katanya. 

Disinyalir, banyaknya wilayah terdampak bencana di daerah itu menjadi salah satu penyebab lambannya pihak BPBD menyajikan data kerusakan ke publik. Hingga saat ini, sejumlah perkampungan warga masih terendam banjir. 

Seperti di Kampung Pancah, Nagari Lubuk Layang, Rao Selatan. Debit air masih mencapai ketinggian satu meter. Banjir menyebabkan akses jalan dari Lansekkadok menuju Silayang, Mapattunggul Selatan terputus. Disini, warga berharap bantuan perahu karet

Selanjutnya, di Jorong 1 Lubuk Layang, Jorong 3 Padang Nunang, Jorong 4 Kubu dan Jorong 5 Curanting, Nagari Lubuk Layang. Dilaporkan puluhan rumah warga masih terendam dengan ketinggian 40-60 centimeter. 

Terbaru, kata Maspet, bencana tanah longsor melanda kawasan permukiman warga di Ganting, Nagari Lubuk Layang, Kecamatan Rao Selatan. Pihaknya, kata dia, belum bisa memastikan jumlah kerusakan akibat peristiwa itu. 

"Tadi pagi kita mendapatkan telepon dari anggota dewan dari Dapil itu, pak Adel. Beliau melaporkan telah terjadi bencana longsor, menimpa rumah, sawah dan jalan. Untuk korban jiwa, belum bisa kita pastikan," katanya. 

Sementara Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, kepada wartawan mengatakan, akan mengunjungi daerah terdampak bencana terparah siang ini. Setelah itu, kata dia, barulah pemerintah daerah mengambil sikap. 

"Saya belum bisa kasih komentar, sebelum saya tinjau dulu ke lapangan seperti apa. Rencananya, nanti siang setelah sidang paripurna di DPRD saya akan tinjau. Ini mau ke Cubadak, Duokoto dulu," tukas Yusuf Lubis. 

Terkait proses pendataan tersebut, pihak Dinas Sosial Pasaman belum bisa mendistribusikan bantuan pada masyarakat yang terdampak banjir. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Efka Emi, saat dihubungi wartawan. 

Menurut dia, untuk penyaluran bantuan pihaknya harus mengetahui terlebih dulu jumlah korban dan kerusakan fasilitas akibat bencana itu secara rinci dan mendetail.

"Kita belum mendapat data dari BPBD, akibat bencana banjir disejumlah kawasan. Kita tau banjir baru melalui media sosial. Belum ada laporan dari BPBD atau nagari yang terdampak banjir," jelas dia.

Untuk bantuan sendiri, sebut dia, pihaknya sudah menyediakan sejumlah barang berupa tenda dan makanan cepat saji di kantornya. Namun untuk penyaluran harus berdasarkan data dari BPBD terlebih dahulu.

"Bantuan ada, semua standby di kantor, termasuk petugasnya. Hanya perlu menunggu data dari BPBD saja," pungkas Efka Emi. (h/yud)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 16 Juni 2019 - 16:36:06 WIB

    Gagal di Tanjakan Lubuk Sikaping, Bus Sipirok Nauli Mundur Hingga Terguling

    Gagal di Tanjakan Lubuk Sikaping, Bus Sipirok Nauli Mundur Hingga Terguling PASAMAN, HARIANHALUAN.COM – Bus Sipirok Nauli, jurusan Padangsidempuan-Jambi, terguling di Jalan Raya Lubuksikaping, tepatnya di Jorong 5, Kenagarian Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Minggu (16.
  • Ahad, 09 Juni 2019 - 23:16:15 WIB

    Gempa Cilacap Terasa hingga Bandung, Yogyakarta dan Kebumen

    Gempa Cilacap Terasa hingga Bandung, Yogyakarta dan Kebumen JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Gempa bumi bermagnitudo 5,7 mengguncang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu (9/6) pukul 16.32 WIB. Guncangannya dirasakan hingga Bandung dalam skala intensitas II MMI..
  • Senin, 01 April 2019 - 07:45:23 WIB

    Oknum Guru Cabul di Limapuluh Kota, Korbannya Puluhan Anak SD Hingga SMA

    Oknum Guru Cabul di Limapuluh Kota, Korbannya Puluhan Anak SD Hingga SMA LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN. COM--Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru honorer di salah satu sekolah dasar negeri sekitar Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota terus didalami. .
  • Sabtu, 02 Februari 2019 - 17:21:51 WIB

    Gempa Mentawai Terasa Hingga ke Riau

    Gempa Mentawai Terasa Hingga ke Riau PADANG, HARIANHALUAN. COM- Warga Kota Padang waspada akibat gempa berkekuatan 6 skala richter (SR) sekira pukul 16.27 WIB. Bahkan, gempa juga dirasakan hingga Solok Selatan (Solsel). .
  • Selasa, 13 November 2018 - 12:00:42 WIB

    Bus PO Sinamar Malah Tabrak Bocah Hingga Tewas di Limapuluh Kota

    Bus PO Sinamar Malah Tabrak Bocah Hingga Tewas di Limapuluh Kota LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM -- Bus PO Sinamar menabrak bocah bernamaLatief (10), di Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota pada Senin (12/11) sekitar pukul 15.30 WIB. Selain korban tewas, bus tersebut juga melukai bocah lainny.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM