Bawaslu Sumbar Bawa Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Nevi Zuairina ke Penegak Hukum


Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:46:42 WIB
Bawaslu Sumbar Bawa Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Nevi Zuairina ke Penegak Hukum Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Hasil pleno dua perkara dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret calon anggota DPR RI Nevi Zuairina dan Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni akhirnya diteruskan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ke Polda dan Kejati Sumbar. Dua lembaga hukum itu akan ikut melakukan kajian.

Komisioner Bawaslu Sumbar Nurhaida Yetti menerangkan, usai melakukan kajian terhadap laporan terkait dugaan kampanye di luar jadwal oleh Nevi Zuairina, pihaknya meneruskan hasil pleno ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Polda dan Kejati Sumbar.

"Kami sudah melakukan proses sesuai tahapan dan aturan. Mulai dari klarifikasi kedua belah pihak, dan pihak-pihak terkait, hingga mengumpulkan bahan-bahan bukti. Terakhir menghadirkan ahli hukum pidana dan ahli bahasa," tutur Nurhaida Yetti yang bertugas di Divisi Hukum Bawaslu Sumbar, Kamis (18/10).

Penerusan perkara ke penegak hukum untuk dikaji, dilakukan setelah Bawaslu melakukan pleno dan kajian awal materi yang sudah diperoleh.

"Kalau kajian awal kan cuma internal Bawaslu saja. Setelah itu baru dibawa ke Gakkumdu, Polda dan Kejati Sumbar. Kemungkinan Sabtu depan akan dibahas secara bersama untuk dilanjutkan pada kajian kedua,” kata Nurhaida.

Setelah kajian kedua usai akan ada beberapa tahap yang akan dilewati. Jika perkaranya tidak memenuhi unsur pidana, bisa jadi dihentikan atau hanya disanksi secara administrasi. Namun kalau perkaranya memenuhi unsur maka akan dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

 “Polda dan Kejati Sumbar memiliki peran penting jika kasus ini sampai masuk ke tahap penyidikan,” ungkap Nurhaida.

Sementara itu, Bacaleg DPR RI atas nama Nevi Zuairina diduga melakukan kampanye di luar jadwal. Dari hasil temuan Bawaslu, Nevi yang merupakan istri Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno memasang iklan di salah satu media cetak di Sumbar di luar jadwal dan ketentuan dari KPU. Nevi mengakui perbuatannya itu dan mengaku awalnya tidak mengetahui aturan soal pemasangan iklan di media massa. “Ibu baru tahu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Haluan beberapa waktu lalu.(h/rin)

Baca juga: Dugaan-kampanye-di-luar-jadwal-nevi-zuairina-dipanggil-bawaslu



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM