Pembakaran Bendera Tauhid  oleh Oknum Banser Menuai Kecaman  Keras


Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:52:55 WIB
Pembakaran Bendera Tauhid  oleh Oknum Banser Menuai Kecaman  Keras Viral video oknum Banser Garud bakar bendera Tahuhid. dok. HIDCOM

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Beredarnya video berisi belasan anggota Banser Garut membakar bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid, dikecam sejumlah pihak.

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI),  mengecam keras pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid itu. 

Baca Juga : Ratusan Tabung Gas Subsidi 3 Kg Disita Petugas Polsek

Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus  menegaskan, bagi mereka kalimat tauhid merupakan esensi paling pokok dari ajaran Islam sehingga pembakaran tersebut dapat melukai hati umat Islam.

"Kalimat tauhid merupakan ajaran inti Islam. Insiden pembakaran kalimat tauhid BKPRMI kutuk keras karena melukai hati umat Islam," tegasnya dalam  keterangan pers seperti  dikutip Reublika,  Selasa (23/10).
 BKPRMI meminta agar pihak penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku pembakaran kalimat tauhid.

Baca Juga : Astaghfirullah, TKW di Malaysia Dianiaya Majikan, 5 Tahun Tak Digaji

"Karena dikhawatirkan akan merusak hubungan sosial antar umat Islam," tutur Said.
 

Sementara  Front Pembela Islam (FPI)menilai pembakaran itu tindakan biadab.

Baca Juga : Terduga Gembong 500 Gram Sabu Diciduk Polisi

"Ini tindakan biadab, tidak beradab mirip gaya PKI, kami sangat mengecam dan mengutuk dengan tindakan mereka, apa mereka tidak tahu di situ ada kalimat tauhid? Setan apa yang masuk ke mereka," kata juru bicara FPI Slamet Ma'arif  dilansir detik.com. 

Menurut Slamet, PBNU harus mengambil tindakan atas perbuatan Banser itu. Dia juga menuntut PBNU meminta maaf kepada seluruh umat Islam atas tindakan Banser tersebut. 

Baca Juga : Simpan Sabu Dalam Koper, Sepasang Pasutri Dicokok Polisi

"Ini mengarah kepada penodaan agama, polisi wajib usut dan tangkap pelakunya," ujarnya.

Senin malam,  Gabungan massa Ormas Islam berkumpul didepan Polres Garut.  Massa merasa tersinggung atas tindakan oknum Banser yang membakar bendera tauhid. Massa yang terdiri dari berbagai Ormas Islam dikabarkan ingin memastikan pelaku pembakar bendera tauhid tersebut sudah ditangkap pihak Kepolisian. 
 

Pelaku Sudah Ditangkap

Sementara itu, Dandim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Aziz S Sos mengatakan bahwa pelaku pembakaran bendera berlafadz kalimat tauhid yang dilakukan anggota Barisan Ansor  Serbaguna (Banser) Ansor, Nahdlatul Ulama (NU) Garut, sudah diamankan.

“Ya benar, sekarang sedang ditangani. Pelaku pembakaran bendera kalimat tauhid sudah kita amankan,” ujarnya seperti dilansir    Hidayatullah.Com.

Dandim 0611 Garut mengimbau semuah pihak agar menahan diri menyikapi kasus tersebut.

“Kepada semua pihak, agar semuanya menahan diri dan tidak melakukan tindakan-tindakan agresif,” ujar Dandim 0611 Garut.

Diketahui pembakaran itu terjadi dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-3 di Alun-Alun Blubur Limbangan, Kabupaten Garut.

Selumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muhammad Sulton Fatoni  telah memberikan penjelasan.

Sulton mengatakan, pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh Banser NU Garut merupakan upaya memuliakan kalimat tauhid. 

Menurut dia, bendera bertuliskan kalimat tauhid itu yang biasa dibawa aktivis ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Yang dilakukan Banser itu upaya memuliakan lafaz tauhid karena bendera HTI itu telah menyalahgunakan lafaz tauhid," ujar Sulton dikutip  Republika. (dn/hc)

 

 

Sumber: Republika

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]