Kalahkan UEA, Timnas U-19 ke 8 Besar Asia


Kamis, 25 Oktober 2018 - 12:27:00 WIB
Kalahkan UEA, Timnas U-19 ke 8 Besar Asia Timnas U-19 melakukan sujud syukur usai unggul 1-0 atas UEA. NET
PADANG, HARIANHALUAN.COM- Setelah sempat membuka asa turnamen serupa tahun 2014 silam, Timnas U-19 yang diproyeksi ke arena Piala Dunia U-20 di Polandia tahun 2019 memastikan lolos dari fase grup. Satu kemenangan lagi di perempat final menghadapi Jepang, Indra Sjafri akan mengantongi tiket tersebut sekaligus menyamai sukses tahun 1979 lalu.

Indonesia menang 1-0 atas Uni Emirat Arab lewat gol tunggal Witan Sulaeman di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (24/10) dalam laga pamungkas Grup A Piala Asia U-19 2018. Hasil itu sudah cukup meloloskan tuan rumah ke babak 8 besar.
Klasemen akhir di Grup A menempatkan Indonesia menjadi runner up dengan enam poin. Indonesia hanya kalah selisih gol dari Qatar yang punya poin sama, namun unggul gol dari UEA yang juga mendulang enam poin dari tiga laga. Karena tiga tim ini memiliki poin yang sama, yakni enam poin setelah mereka saling mengalahkan, kemenangan atas China Taipe tak dihitung, sesuai regulasi AFC. .
 
Qatar memimpin grup A setelah punya produktifitas gol yang lebih baik, yakni 7-7, sementara Indonesia di posisi kedua punya produktivitas 6-6. UEA sendiri terdepak dari persaingan karena memiliki produktifitas gol paling rendah, yakni 2-2.
 
Keberhasilan Indonesia melaju ke perempatfinal Piala Asia U-19 membuat tim asuhan Indra Sjafri itu mengulangi capaian 40 tahun silam. Terakhir kali babak 8 besar dijejak Timnas U-19 ketika tampil di Piala Asia U-19 1978. Di perempatfinal Piala Asia U-19 2018, Indonesia akan menghadapi juara Grup B Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (28/10).
 
Kemenangan atas Uni Emirat Arab di laga ini sekaligus membayar tunai kegagalan di ajang lainnya, yakni Asian Games 2018 dan Piala Asia U-19 tahun 2013 lalu.  Di dua ajang ini, mimpi pesepakbola Indonesia untuk lolos di fase KO (knock out), digagalkan tim asa negeri kaya minyak tersebut.
Timnas Indonesia U-19 yang kala itu dibela Evan Dimas, Ilham Udin Arymain, Putu Gede, Yabes Roni, Zulfiandi, dan M. Hargianto menyudahi turnamen dengan rekor tiga kekalahan di Grup B.
 
Timnas U-19 digasak Uzbekistan 1-3, Australia 0-1, dan terakhir oleh UEA 1-4. Usai laga Indra Sjafri tampak terpukul. "Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini. Pemain sudah berjuang, tapi hasil akhir pertandingan tidak berpihak ke kami," ucap pelatih asal Sumatra Barat itu.
 
Kemenangan atas UEA di edisi terkini jadi revans yang sepadan. Timnas Indonesia U-19 lolos dari kemelut penyisihan Grup A.
Sebelumnya Tim Merah-Putih kalah menyakitkan 5-6 melawan Qatar, setelah pada pertandingan perdana menggasak Chinese Taipei 3-1. Nama UEA masih membekas di hati publik sepak bola Tanah Air. Pada bulan Agustus silam negara satu ini menggagalkan mimpi Timnas Indonesia U-23. lolos ke semifinal Asian Games 2018.
 
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Patriot, Bekasi, tim besutan Luis Milla kalah adu penalti 3-4 (2-2).
Witan Sulaeman menjadi pahlawan Timnas Indonesia U-19 lewat golnya di menit ke-23.Ini adalah gol ketiga Witan Sulaeman pada Piala AFC U-19 2018. Sebelumnya dia mencetak dua gol pada partai versus Chinese Taipei. 
 
Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan mengakhiri putaran awal sebagai runner-up Grup A. Garuda Nusantara mengakhiri fase awal dengan perolehan enam angka, sama seperti Qatar dan UEA. Timnas kalah pertemuan melawan Qatar (5-6) namun unggul atas UEA (1-0).  Dari capaian
Pelatih timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19, Ludovic Batelli, menyebut pemainnya tampil buruk saat takluk 0-1 dari timnas Indonesia U-19
Meski unggul jumlah pemain, UEA kesulitan menembus lini pertahanan Timnas Indonesia U-19. Berbagai peluang yang diciptakan gagal membuat jala gawang skuat Indra Sjafri bergetar.
 
"Babak pertama kami bermain dengan buruk. Kami kalah penguasaan bola. Mental para pemain kami juga sangat tidak bagus. Mustahil kami bisa menang pada babak pertama dengan permainan seperti itu," kata Ludovic setelah pertandingan.
 
"Para pemain saya lupa jika sepak bola adalah bermain secara kolektif. Mereka selalu berusaha untuk mengubah keadaan dengan cara sendiri. Saya tidak terkejut dengan hasil ini karena Indonesia adalah tim yang bagus," tutur Ludovic.
Apresiasi
 
 
Manajer Timnas Indonesia U-19, Daconi Khotob, menyebut kemenangan atas UEA sekaligus tiket lolos ke perempatfinal Piala AFC buah kerja keras seluruh elemen tim, terutama para pemain. Dia menyebut kemenangan atas Uni Emitar Arab dipersembahkan untuk semua masyarakat, termasuk suporter yang datang langsung ke stadion.
 
"Ini kemenangan kita semua, bangsa Indonesia. Terima kasih atas dukungan yang tak pernah berhenti dari masyarakat, suporter, PSSI, media, dan pemerintah. Kami akan terus bekerja keras untuk mewujudkan keinginan lolos ke Piala Dunia," ungkap Daconi kepada Bola.com, setelah pertandingan.
Daconi menyebut mental bertanding yang cukup kuat jadi salah satu kunci memenangkan pertandingan tersebut. Setelah kalah 5-6 dari Qatar dan wajib menang di pertai terakhir, Egy Maualan Vikri dan kawan-kawan membuktikan mampu keluar dari tekanan.
 
Dirinya optimistis performa Timnas U-19 semakin menanjak di pertandingan selanjutnya. Daconi berharap suporter dan masyarakat terus memberikan dukungan bagi perjuangan pasukannya.
 
"Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi bagi pemain Timnas Indonesia U-19, meskipun sebelumnya kalah dari Qatar. Ini sebagai bentuk ucapan terima kasih atas perjuangan mereka," tegasnya. (h/net/mat)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM