Caleg DPR RI Bersaing Ketat, Pengamat: Sumbar Tetap Berat bagi PDIP dan PKB


Ahad, 28 Oktober 2018 - 10:22:20 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Caleg DPR RI Bersaing Ketat, Pengamat: Sumbar Tetap  Berat bagi PDIP dan PKB Pengamat politik dari Unand Edi Indrizal

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Edi Indrizal menilai, akan terjadi persaingan ketat dari bakal calon legislatif pemilu 2019 di Sumbar.

"Masing-masing akan memiliki tantangan tersendiri, bukan hanya tantangan dari lintas partai tapi juga internal," ungkap Edi.

Dihubungi harianhaluan.com, pengamat politik senior ini juga mengatakan, masing-masing memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan kursi di DPR RI, baik itu petahana maupun pendatang baru. Artinya, masing-masing mempunyai potensi untuk menang pada pemilu nanti.

Dari sisi partai menurutnya, ada selama ini sejumlah partai yang terbukti eksis di Sumbar dan ada juga beberapa partai yang cukup berat untuk mendapatkan suara di Sumbar. "Kalau untuk langganan tentu saja sangat potensial, seperti Gerindra, Golkar, namun peluangnya juga berbeda-beda," ungkapnya, Jumat kemarin.

Ia juga mencontohkan, misalnya saja partai PAN memiliki kekuatan di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 namun lemah di Dapil 2. Sebaliknya, partai Demokrat malah memiliki peluang di Dapil 2 namun lemah di Dapil 1. 

Sementara itu, menurutnya untuk PPP, PDIP, PKS cukup berat kerjanya untuk DPR RI. "PDIP walaupun partai pemenang di pusat, namun tidak sama di daerah. Begitu juga dengan Hanura, dan PKB, karena memang ada hal-hal yang tidak sejalan antara politik di tingkat nasional dengan daerah. Kalau secara nasional kan misalnya PDIP dan PKB cukup besar di nasional, namun di Sumbar cukup berat," jelasnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemenangan Caleg, yang pertama efek Jas, kedua mesin partai yang lebih rapih bekerja, dan usaha yang dilakukan oleh caleg itu sendiri. "Kerja politik dari caleg itu sendiri, bagaimana sistem kerjanya dan bagaimana triknya turun ke masyarakat serta sistem parpol," ujarnya.

Persaingan dalam pileg ini bukan hanya terjadi antar partai, tapi juga internal partai. Contohnya, PAN di dapil 1 (Padang) yang saat ini duduk Asli Chaidir namun pada pemilu 2019 ia mendapatkan lawan berat, salah satunya Shadiq Pasadigoe.

"Kalau cuma dapat satu kursi, PAP bukan tidak mungkin tapi justru bahkan bisa tergeser oleh yang lain. Begitu juga dengan Nasdem, dulu H Wen namun saat ini juga dapat lawan yang berat juga seperti ada Syamsurahim, Fauzi Bahar, Lisda Rawda dan yang lainnya," tambahnya.

Termasuk persaingan lintas partai, memiliki peluang dan ancaman masing-masing termasuk partai Nasdem sendiri karena pola pemilih di pusat berbeda dengan di daerah termasuk Sumbar. (rin)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Desember 2018 - 11:25:50 WIB

    Dukung Dua Caleg, Kepsek Dipanggil Bawaslu Pessel

    Dukung Dua Caleg, Kepsek Dipanggil Bawaslu Pessel PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), memanggil Titik Yulianti, selaku Kepala Sekolah Raudatul Anfal (RA) Aisyiyah Sago. Ia diduga terlibat politik praktis karena mendukung dua o.
  • Senin, 24 September 2018 - 08:24:15 WIB

    Pelepasan Caleg Golkar, Hendra Klaim 14 Kepala Daerah Siap Dukung Jokowi-Ma’ruf

    Pelepasan Caleg Golkar, Hendra Klaim 14 Kepala Daerah Siap Dukung Jokowi-Ma’ruf PADANG, HARIANHALUAN.COM — Sebanyak 14 kepala daerah di Sumbar siap menyatakan dukungannya terhadap pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019..
  • Kamis, 20 September 2018 - 11:55:45 WIB

    Caleg Perindo Dibekali Pengalaman Jokowi

    Caleg Perindo Dibekali Pengalaman Jokowi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka pembekalan calon anggota legislatif Partai Persatuan Indonesia (Perindo) bersama Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Kepada 575 caleg DPR RI, Jokowi ber.
  • Ahad, 16 September 2018 - 10:45:04 WIB

    Tenggat 90 Hari, KPU Masih Berhak Mencoret Caleg Mantan Koruptor 

    Tenggat 90 Hari, KPU Masih Berhak Mencoret Caleg Mantan Koruptor  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Mahkamah Agung (MA) memberikan waktu 90 hari ke KPU untuk pikir-pikir melaksanakan putusan judicial review. Oleh sebab itu, KPU masih berhak mencoret eks koruptor nyaleg..
  • Selasa, 21 Agustus 2018 - 09:25:45 WIB
    MENUJU GELANGGANG

    Realistis, Partai Demokrat Ingin Caleg Jadi Ujung Tombak

    Realistis, Partai Demokrat Ingin Caleg Jadi Ujung Tombak Bagi Partai Demokrat, pesta demokrasi, Pemilu tahun 2019 mendatang merupakan ajang merebut hati rakyat. Karenanya, calon anggota legislatif sebagai cerminan, diminta menjadi ujung tombak dengan hadir di tengah masyarakat dan .

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM