Alirman Sori: Tidak Lagi Agen Perubahan, Pemuda Harus Jadi Pelaku Utamanya


Selasa, 30 Oktober 2018 - 14:41:48 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Alirman Sori: Tidak Lagi Agen Perubahan, Pemuda  Harus Jadi Pelaku Utamanya Alirman Sori menerima piagam penghargaan usai menjadi pembicara kunci pada Talkshow Kepemudaan dan Reuni KNPI Pesisir Selatan, Sabtu malam (27/10/2018). IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM-Pemuda sebagai penerus estafet kepemimpinan masa depan negeri ini, harus bangkit sebagai garda terdepan   membangun bangsa dan negara. 

"Kalau dulu dikatakan pemuda pemudi adalah  agen perubahan, sekarang harus menjadi pelaku utama untuk melakukan perubahan itu sendiri,"  ujar Alirman Sori, Selasa ini (30/10) .

Namun demikian, menurut tokoh muda Minang  yang juga Caleg DPD RI ini,  esensi penting pemuda sebagai pelaku utama  perubahan harus diawali dengan meningkatkan ilmu pengetahuan. "Tanpa ilmu pengetahuan sulit menerobos kemajuan yang sarat dengan tantangan perubahan yang melaju begitu cepat," ujarnya.

Dia mengingatkan, narasi "Bangun Pemuda, Bangun Bangsa", menginsyaratkan dan mengingatkan pemuda untuk bangkit mengejar ketertinggalan agar bisa berdiri sama tinggi, duduk sama rendah dengan dengan bangsa lain.

Ditanya tentang esensi  kekinian dari peringatan  Hari Sumpah Pemuda  28 Oktober, Alirman menyatakan, sekarang bagaimana peran pemuda mengisi kemerdekaan dengan hal-hal berkemajuan.

Saat ini kondisi bangsa tengah mengalami gejolak sosial karena dampak langsung dari pengaruh ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kalau dulu pendahulu kita berperang melawan penjajah dengan  menggunakan senjata, sekarang kita berjuang mengisi  kemerdekaan harus  dengan menggunakan  Iptek.

Dan, kalau  dulu kita di jajah bangsa asing, kita  hari ini   seperti dijajah secara internal,   melalui kebijakan yang tidak pro-rakyat," tegasnya.

Dia mengingatkan, tanggungjawab pemuda saat ini dan kedepan,  lebih berat dibandingkan di masa lalu, karena sekarang kita tidak  berperang secara fisik tetapi berperang secara non fisik.   Dengan kata lain,  kita dijajah secara ekonomi, bisnis, teknologi,  budaya dan sektor lainnya. 

Bila hal ini tidak segera dicegah, bisa menimbulkan konflik horizontal yang berkepanjangan dan mengancam stabilitas nasional. "Untuk itu peranan pemuda  harus menjadi pilar utama kekuatan untuk menyelamatkan tegaknya NKRI yang merupakan pesan konstitusi UUD NKRI Tahun 1945," pungkasnya. (dn/*)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM