Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang


Jumat, 02 November 2018 - 11:29:24 WIB
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang DITANAMI PISANG - Jalan rusak di Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau yang belum dapat perbaikan akhirnya Kamis (1/11) ditanami pohon pisang oleh pemuda setempat. ZUL

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Jalan kabupaten yang sudah lama rusak di Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, Habupaten Limapuluh Kota tidak kunjung dapat perbaikan. Menyikapi hal ini, akhirnya sejumlah pemuda di Nagari Lubuak Batingkok mengambil inisiatif dengan menanami pohon pisang di jalan rusak tersebut. Sedikitnya ada tiga pohon pisang yang ditanam di lubang jalan yang telah ditutupi air tersebut.

Kerusakan jalan kabupaten yang melewati Nagari Lubuak Batingkok itu kian hari kian parah. Disejumlah titik, badan jalan dipenuhi lubang yang menganga siap menunggu korban utamanya pengendara sepeda motor. Banyak lubang di jalan dipenuhi air hujan, sehingga pemakai jalan sulit memperkirakan mana lubang yang dalam akibat tertutup air.

Pantauan Haluan ke lokasi penanaman pohon pisang, Kamis (1/11), terlihat aksi pemuda setempat yang menanam pohon pisang. Aksi ini dilakukan sekitar pukul 09 WIB pagi, mereka menggotong batang pisang sebanyak dua buah yang ditanam di lubang jalan, kemudian ditambah satu lagi, sehingga menghambat kelancaran lalu lintas. Sebab truk nyaris tak bisa lewat, lagipula mobil tak dapat berpapasan akibat terhambat pohon pisang.

Ketua Himpala (Himpunan Pemuda Pemudi Libuak Batingkok), Egon Febri mengaku, penanaman pohon pisang di jalan ini menandakan keprihatinan warga dengan kerusakan jalan tersebut. “Kita meminta Pemkab Limapuluh Kota, melalui Dinas PU/PR setempat untuk memperbaiki jalan tersebut, karena sudah beberapa kali warga pengendara yang jatuh di jalan ini,” ulasnya.

Dikatakan, penanaman pisang di jalan rusak sudah yang kedua kali dilakukan pemuda, karena jalan tersebut belum juga diperbaiki sampai sekarang. Padahal lalu lintasnya cukup padat karena hubungan terdekat dari Kecamatan Payakumbuh dan Mungka, ke ibu Kota Kabupaten di Sarilamak di Kecamatan Harau. Hal itu juga didukung Wali Korong Lubuak Batingkok, Dt Kondo.

“Kami menyampaikan aspirasi ke instansi terkait melalui penanaman pohon pisang di jalan yang rusak, agar mendapat perhatian serius dari yang berwenang untuk memperbaiki jalan tersebut. Jalan yang banyak lubang itu hanya sepanjang 100-an meter saja, tapi sudah dipenuhi lubang. Para pemakai jalan tidak ada pilihan selain memasuki lubang jalan untuk lewat,” ungkapnya.

Wali Nagari Lubuak Batingkok, YE Dt Pengulu Basa, yang dihubungi melalui telepon genggamnya mengakui, jalan ditanami pohon pisang di jalan kabupaten nagari setempat, karena kerusakan jalan yang melewati nagari ini sudah bertambah parah karena sering diguyur air hujan. Sehingga lalu lintas di jalan tersebut sering terganggu, pengemudi mobil dan sepeda motor terpaksa menjalankan kendaraannya pelan pelan, agar tidak masuk lubang.

“Sejumlah lubang jalan di jalan kabupaten itu, semakin melebar akibat sering diguyur hujan dan dilindas ban mobil menimbulkan jalan tersebut berlumpur Dampaknya, membuat ke­ke­­cewaan bagi masyarakat yang melewati jalan ter­sebut. Namun kami bersama Camat Harau, Andri Yasmen sudah meninjau ke lokasi siang kemarin untuk mencarikan solisunya,” sebut YE Dt Panghulu Basa.

Ia menyampaikan, perbaikan jalan merupakan dambaan masyarakat, utamanya warga Nagari Lubuak Batingkok. Namun sampai sekarang belum memperoleh perbaikan dari dinas terkait. Sekarang ini di lokasi tersebut, tak jauh dari kantor wali nagari setempat, hampir merata kerusakan jalan, badan jalan dengan bahu jalan sama saja dipenuhi air hujan.

"Jika tetap dibiarkan kondisi jalan yang seperti itu, maka kita kha­wa­tir hubungan ke Sarilamak dari Lubuak Batingkok bakal terkendala. Mobil mapun sepeda motor yang lewat terpaksa berjalan hati hati. Karena selain jalan banyak lubang, lebar jalan juga tidak memadai ketika truk ber­papasan,” jelas Dt.Penghulu.

Sementara itu, salah seorang pemakai jalan yang tengah melintas mengaku bernama Anwar kemarin, juga berharap supaya Pemkab Limapuluh Kota, memprioritaskan perbaikan jalan tersebut. Karena jalan tersebut merupakan jalan alternatif terdekat dari Kecamatan Payakumbuh dan Kecamatan Mungka untuk menuju kantor bupati maupun pasar di Sarilamak.

Kepala Dinas PU/PR Kabupaten Li­ma­­puluh Kota, Yunire Yunirman yang hendak dikonfirmasi di kantornya sekaitan dengan jalan rusak yang ditanaman pohon pisang di Nagari Lubuak Batingkok, belum dapat dikonfirmasi karena yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat. Sementara itu, Kabid Bina Marga setempat, Rilza Hanif, yang dihubungi kemarin lewat HPnya juga belum berhasil. (h/zkf)

 

 

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM