4.303 ORANG IKUT SELEKSI CPNS PEMKO PADANG

Pelamar CPNS Gagal Silakan Lapor ke Pusat


Senin, 05 November 2018 - 17:02:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pelamar CPNS Gagal Silakan Lapor ke Pusat Dokumentasi Haluan

 PADANG, HARIANHALUAN.COM Ratusan pelamar CPNS untuk formasi di lingkup Pemko Padang terus mendesak penjelasan atas kegagalan mereka dalam pemberkasan. DPRD Kota Padang menilai ada kejanggalan, sedangkan Wali Kota Padang menegaskan Pemko telah melakukan penerimaan berkas sesuai aturan yang berlaku di pemerintahan pusat.

Ratusan peserta seleksi CPNS yang gagal administrasi tersebut untuk ketiga kalinya berunjuk rasa ke Kantor DPRD Kota Padang pada Jumat (2/11). Kedatangan pengunjuk rasa sejak pagi pukul 08.00 WIB tersebut mendapat penjagaan ketat dari personel Satpol PP Kota Padang.

“Hampir semua hanya masalah administrasi, ada yang berkas kami dinyatakan tidak sampai padahal ada tanda terimanya dari Pos, ada yang soal jurusan dan sebagainya. Padahal di daerah lain, semuanya aman-aman saja,” katanya.

“Kami mengadu ke DPRD Kota Padang agar bisa diperjuangkan. Sebab kami disebut gagal karena persoalan administrasi. Kami menduga kesalahan ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padang,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) aksi unjuk rasa, Toni Kusmiran dalam orasinya.

Bentuk kesalahan dari BKD tersebut, kata Toni, di antaranya tentang beberapa pelamar yang berkasnya dinyatakan tidak pernah sampai ke tangan panitia. Padahal, pelamar tersebut memiliki tanda terima dari PT POS, selaku pihak yang ditetapkan sebagai pengirim berkas.

“Di daerah lain juga kirim pakai POS, metodenya sama, dan aman-aman saja. Apalagi, pelamar yang dinyatakan tidak lolos itu jumlahnya tidak sedikit. Dari 8.000 lebih total pelamar, 3.500 lebih dinyatakan tidak lolos pemberkasan. Kalau bukan karena kelalaian luar biasa, tidak mungkin sebanyak itu,” kata Toni lagi.

Salah seorang pengunjuk rasa lain yang enggan menyebutkan nama mengatakan, di beberapa daerah lain memang terdapat pelamar yang dinyatakan tidak lengkap dalam pemberkasan. Namun, panitia penerima berkas lekas menghubungi pelamar tersebut untuk melengkapi.

“Seperti di Dharmasraya dan Solok, ada juga berkas pelamar tidak lengkap, tetapi BKD lekas menghubungi pelamar untuk melengkapinya. Kenapa di Kota Padang tidak seperti itu,” katanya.

Menanggapi tuntutan pengunjuk rasa tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra menjamin akan ikut menuntaskan persoalan tersebut. Pekan lalu, ia mengaku DPRD telah mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Negara di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi pelamar CPNS yang tidak lolos administrasi tersebut.

"Dalam persoalan ini, jangan menyalahkan wakil rakyat, tetapi akibat kelalaian BKD Kota Padang,” kata Wahyu.

Senada dengan Wahyu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, pihaknya menilai tidak ada itikad baik Pemko Padang untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Bahkan menurutnya, Wako Padang seharusnya mengirim surat permohonan penundaan ujian CPNS untuk formasi di lingkup Pemko Padang ke pemerintahaan pusat.

“Kami menduga ada yang naik di tengah jalan dalam penerimaan CPNS. Kami sudah sampaikan laporannya ke DPRD untuk diteruskan ke BKN. Minggu depan, DPRD akan menghadap ke BKN lagi bersama Ombudsman RI untuk menyampaikan ini," kata Maidestal.

Wako: Tidak ada Prioritas

Menanggapi tuntutan kejelasan dari pengunjuk rasa dan dugaan dari beberapa pihak tersebut, Wako Padang, Mahyeldi Ansharullah di hadapan pengunjuk rasa mengatakan, Pemko Padang telah melakukan penerimaan lamaran CPNS sesuai dengan aturan dan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Itu bukan kebijakan daerah. Pemko Padang hanya mengikuti pengumuman dan aturan yang dibuat oleh pemerintah pusat. Jika ada yang merasa dirugikan dan melihat ada pelanggaran, silakan lapor ke pihak yang berwenang sehingga persoalan ini jadi tuntas," ujar Mahyeldi.

Selain itu kata Mahyeldi, setiap pemerintah daerah memiliki aturan yang berbeda dalam penerimaan CPNS seperti mengutamakan pelamar yang merupakan putra daerah dibanding masyarakat umum. Namun ia menegaskan, Pemko Padang tidak memiliki skala prioritas tertentu untuk itu.

“Putra daerah atau bukan, semuanya mendapatkan kesempatan yang sama. Pemko Padang tidak bisa memutuskan dalam penerimaan CPNS ini,” sebutnya lagi.

4.303 orang Ikut Seleksi

Sementara itu, 4.303 pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Padang Tahun 2018, yang berlangsug di Ballroom Hospitaly Center Universitas Negeri Padang (UNP), Minggu (4/11).

Seleksi diampu oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, berkerja sama dengan BKN Pusat untuk mengisi formasi yang dibutuhkan di lingkup Pemko Padang.

Saat meninjau pelaksanaan ujian, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemko Padang ikut merasakan minat masyarakat untuk menjadi CPNS masih sangat tinggi. Ini terbukti dari 550 formasi kebutuhan Pemko Padang, diserbut oleh 8.000 lebih pelamar.

“Semoga ini langkah awal yang dilakukan Kemenpan RB dan BAKN Pusat untuk menjawab kebutuhan lapangan kerja saat ini, dan menjadi yang utama bagi Pemerintah kita dari Pusat sampai ke Daerah,” ujar Mahyeldi.

Selanjutnya menurut Mahyeldi, penerimaan CPNS seharusnya tidak menumpuk seperti saat ini, akan tetapi terus dilakukan penerimaan setiap tahun sehingga penerimaan tidak terkesan diborong pada sekali pelaksanaan penerimaan.

“Saya sangat berharap Kemenpan RB dan BAKN Pusat, agar setiap tahun itu ada penerimaan CPNS, sehingga transformasi pemahaman pengalaman dan juga suasana di birokrasi itu dapat mereka rasakan. Apalagi setiap tahun banyak sarjana baru yang menyelesaikan studi,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Ketua pelaksana penerimaan CPNS Kota Padang, Asnel, yang juga Sekretaris Daerah Kota Padang menyampaikan, dari 8.000 CPNS yang mendaftar, hanya 4.303 pelamar yang lulus seleksi administrasi, yang kemudian harus mengikuti SKD dan terbagi pada empat kelompok.

“Kami berharap dengan seleksi ini akan diperoleh CPNS yang berkualitas, sehingga dapat mengisi kekosongan di SKPD yang ada di Kota Padang,” kata Asnel, didampingi Kepala BKPSDM Kota Padang Habibul Fuady.(h/ade/mg-mal) 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 24 Maret 2018 - 00:57:39 WIB
    CDC UBH ADAKAN BURSA KERJA

    43 Perusahaan Diserbu Ribuan Pelamar

    43 Perusahaan Diserbu Ribuan Pelamar PADANG, HALUAN--Career Development Center (CDC) Universitas Bung Hatta kembali menyelenggarakan Job Fair yang bertajuk “Let Networking Light Up Your Career Path. .
  • Kamis, 17 Maret 2016 - 04:37:06 WIB

    Pelamar SNMPTN UNP Menurun

    Pelamar SNMPTN UNP Menurun PADANG, HALUAN — Hingga Rabu (16/3) pagi tercatat sebanyak 24.174 pelamar Seleksi Nasional Masuk Per­guruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Negeri Padang 2016 yang diterima oleh panitia. Jumlah ini mengalami penurunan d.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM