Pemko Padang Hadirkan Perpustakaan di Warung


Rabu, 07 November 2018 - 16:05:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pemko Padang Hadirkan Perpustakaan di Warung Wali Kota Padang, Mahyeldi, memberikan cendera mata kepada Kepala Direktorat Deposit Bahan Pustaka Perpusnas, Lucia Damayanti, setelah membuka seminar gerakan pembudayaan membaca di Aula Kampus STKIP PGRI Sumbar, Selasa (6/11). Pemko Padang berencana menghadirkan perpustakaan di warung-warung untuk meningkatkan minat baca masyarakat. IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Guna meningkatkan indeks literasi masyarakat di Padang, pemerintah kota setempat berencana menghadirkan perpustakaan di warung-warung. Pemko Padang melakukan hal itu juga untuk mendekatkan masyarakat pada bahan bacaan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang, Mahyeldi, saat membuka seminar bertajuk “Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca di Sumatera Barat” di Aula Kampus STKIP PGRI Sumbar, Selasa (6/11). Seminar ini diprakarsai dari pokok pikiran anggota DPR RI, Endre Saifoel, melalui Perpustakaan Nasional.

"Menghadirkan perpustakaan di lapau atau versi kekiniannya kafe dirasa lebih efektif sebab masyarakat kita umumnya senang duduk di lapau dalam pergaulan sehari-hari," ujarnya.

Mahyeldi mengutarakan, saat ini, perpustakaan-perpustakaan yang ada, baik di sekolah maupun di kantor, umumnya berada di pojok ruangan. Kondisi itu tidak menarik minat masyarakat dan tidak efektif untuk memupuk kegemaran membaca.

"Perpustakaan harus berada di depan atau di tempat-tempat yang paling sering dikunjungi. Kemudian, dilakukan kegiatan yang bersifat inovatif untuk mendorong masyarakat meminati literasi, salah satunya menghadirkan perpustakaan di lapau," tutur Mahyeldi.

Menurutnya, hal itu mendorong masyarakat lebih mencintai literasi dan menumbuhkan minat baca. Tujuan lain Pemko Padang melakukan hal itu adalah membumikan lagi perpustakaan sebagai gudang ilmu pengetahuan sebab dewasa ini perpustakaan agak dikesampingkan sejak ada gadget.

Kepala Direktorat Deposit Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Lucia Damayanti, mengatakan, menilai tingkat kegemaran membaca masyarakat tidak dapat dilihat hanya dari satu aspek, tetapi dari berbagai aspek, seperti aspek sosial, budaya, dan ekonomi. Karena itu, perlu dicermati kembali benar atau tidaknya minat baca masyarakat Indonesia rendah karena kondisi minat baca tersebut hasilnya bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia cukup tinggi.

“Kami tidak menganggap itu terendah karena berdasarkan hasil kajian kami yang terakhir, skala minat baca di Indonesia berada pada level 4. Jadi, tidak seperti yang disampaikan oleh UNESCO,” ucapnya.

Selain itu, menurut Lucia, indeks literasi juga berkorelasi atau berhubungan dengan indeks menulis. Buktinya, dari data Perpusnas pada 2017, ada 67.000 judul buku yang diajukan untuk mendapatkan International Standard Book Number (ISBN).

“Jadi, kami optimistis bahwa minat baca dan minat menulis di Indonesia bisa terus meningkat,” ujarnya.

Lucia menambahkan, minat baca masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya, fakta bahwa masyarakat Indonesia pada dasarnya merupakan masyarakat berbudaya tutur, yang bentuk pertukaran informasi masih dilakukan secara lisan. Faktor lainnya adalah keterbatasan bahan bacaan baik yang disediakan oleh perpustakaan maupun yang tersebar di tengah masyarakat. (h/mg-mal)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 13 Maret 2019 - 12:03:22 WIB

    Pemko Padang Bakal Terbitkan Perwako untuk Perlindungan Dai dan Ulama

    Pemko Padang Bakal Terbitkan Perwako untuk Perlindungan Dai dan Ulama PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang sebelumnya berencana melahirkan Peraturan Wali Kota (Perwako) perlindungan terhadap dai dan ulama, menggelar Focus Grup Discussion (FGD) untuk merumuskan perlin.
  • Selasa, 12 Maret 2019 - 21:22:54 WIB

    Pemko Padang Bakal Ubah Nama Ejaan Jalan Khatib Sulaiman

    Pemko Padang Bakal Ubah Nama Ejaan Jalan Khatib Sulaiman PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan mengusahakan perubahan ejaan nama Jalan Khatib Sulaiman menjadi Chatib Sulaiman, sesuai dengan ejaan yang benar dari nama pahlawan yang akan diajukan menjadi pah.
  • Rabu, 27 Februari 2019 - 12:20:00 WIB

    Pemko Padang Berencana Bangun Gedung Parkir di Samping Polresta

    Pemko Padang Berencana Bangun Gedung Parkir di Samping Polresta PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Minimnya lahan parkir di Kota Padang, Dinas Perhubungan (Dishub) rencananya akan segera bangun gedung parkir di pangkalan angkot samping Polresta Padang. Rencana tersebut saat ini sedang dalam pemb.
  • Kamis, 31 Januari 2019 - 15:04:06 WIB

    Pemko Akan Bangun Kolam Retensi

    Pemko Akan Bangun Kolam Retensi PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemko Padang melalui anggaran provinsi akan membangun retarding bansin atau kolam retensi guna mengatasi permasalahan banjir di Kota Padang. Retarding Bansin ini berguna untuk menampung debit huja.
  • Selasa, 29 Januari 2019 - 13:58:53 WIB

    Dewan Desak Pemko Padang Berantas Pemalak

    Dewan Desak Pemko Padang Berantas Pemalak PADANG, HARIANHALUAN.COM -- DPRD Kota Padang mendesak Pemko Padang untuk membasmi pemalakan liar di lokasi wisata Pantai Air Manis. Sebab, jika hal tersebut tidak dibenahi akan merugikan Kota Padang..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM