Diduga Lecehkan Agama, IRT di Padang Dijerat UU ITE


Kamis, 08 November 2018 - 09:47:09 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Diduga Lecehkan Agama, IRT di Padang Dijerat UU ITE Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kepolisian Lubug Begalung (Lubeg), Padang, sudah memproses kasus penistaan agama Islam yang dilakukan oleh ibu rumah tangga (IRT) berinisial DM (33) yang sempat viral di media sosial facebook, karena membuat komentar dengan kata-kata yang menghina agama atau menistakan agama.

Kapolsek Lubeg, AKP Rico Fernanda mengatakan, usai diamankan prsoes hukum masih tetap dilanjutkan dan yang bersangkutan sudah ditetapkaan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penistaan agama dan UU ITE.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dalam waktu dekat kita juga memintai keterangan dari saksi ahli, seperti ahli bahasa, ahli agama dan dari kominfo. Keterangan saksi ahli dibutuhkan dalam kasus ini,” kata Rico.

Rico menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik sekaligus melengkapi alat bukti, pelaku kemudian dilakukan penahanan. Pelaku saat ini ditahan di sel tahanan perempuan Polsek Padang Timur.

“Kuasa hukumnya saya belum tahu siapa. Kita akan terus melengkapi berkas perkaranya hingga tuntas. Untuk barang bukti yang kita sita berupa handphone yang digunakannya untuk mengupload komentar itu,” ucapnya.

Lebih lanjut Rico menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pelaku membuat komentar seperti itu dalam postingan facebook atas kesadarannya sendiri dan pelaku tidak menyangka dengan komentar seperti itu akan menimbulkan reaksi dari masyarakat banyak.

“Pelaku pengakuannya baru menggunakan facebook. Dia tidak tahu efeknya kepada masyarakat banyak, dan ia juga merasa kalau membuat komentar seperti itu identitasnya tidak akan diketahui orang,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, Rico mengimbau kepada masyarakat, agar percayakan proses hukumnya kepada polisi dan kepada masyatakat agar jangan percaya dengan isu-isu yang tidak benar, yang dapat memancing emosional dan bijaklah menggunakan media sosial.

Sebelumnya, sempat viral di media sosial facebook, karena membuat komentar dengan kata-kata yang menghina agama atau menistakan agama, IRT ini diamankan warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Lubeg, Senin (5/11) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku berinisial DM (33) warga Jalan Raya Tanjung Saba RT 02 RW 03, Kelurahan Tanjung Saba, Kecamatan Lubeg ini, diduga melakukan tindak pidana penistaan agama sesuai dengan pasal 156a KUHP jo pasal 28 ayat (2) UU ITE. (h/mg-rei)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM